Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»DOB Samarinda Seberang Kembali Didengungkan, Komisi I Siapkan Raperda
    DPRD Samarinda

    DOB Samarinda Seberang Kembali Didengungkan, Komisi I Siapkan Raperda

    AdminBy AdminJanuari 29, 202003 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nada – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Daerah Otonomi Baru (DOB) Samarinda Seberang kembali menjadi perbincangan apalagi setelah ibu kota negara (IKN) ditetapkan di Kaltim.

    Diketahui sebelumnya DOB itu sudah membentuk panitia. Hal ini disampaikan oleh Joha Fajal Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda.

    “Mungkin karena ketua tidak ada ditempat sehingga teman-teman pemuda dari seberang Loa Janan dan Palaran bahwa ini harus didengungkan makanya mereka meminta hearing untuk mempertanyakan itu,” ungkapnya yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (29/1/2020).

    Ia mengatakan, pada prinsipnya DOB ini memang harus berjalan sesuai dengan apa yang dikawal oleh masyarakat.

    “Karena semua komponen pemerintah kota itu juga memberi dukungan. Bukti-bukti memberi dukungan dengan adanya terbentuk panitia bahkan akademisi itu sudah ada presentase sosialisasi,” terangnya.

    Ia menyatakan permalasahan DOB ini karena baru tiga kecamatan.

    “Sedangkan dalam ketentuan itu lima kecamatan. Mempercepat memekarkan kelurahan dan kecamatan. Ini sudah dilakukan dari Kecamatan Loa Janan Ilir,” tambahnya.

    Joha, sapaannya, menyampaikan dari lima kelurahan akan dimekarkan menjadi sembilan.

    “Samarinda Sebarang, dari enam kelurahan menjadi tujuh. Palaran dari lima kelurahan menjadi dua belas,” lanjutnya.

    Menurut Joha, Komisi I akan mengupayakan terkait perencanaan pemekaran termasuk anggarannya dan sudah direncanakan sebaik mungkin, termasuk Perda juga harus ada.

    “Kalau semua sudah berjalan sesuai dengan ketentuan syarat baru kami ke kementerian. Kaitan dengan keinginan masyarakat Loa Janan dan Palaran ini untuk meminta dipisah dari Samarinda. Ini kan kemauan masyakat secara menyeluruh. Pemerintah beri dukungan masyarakat punya keinginan tidak ada yang sulit,” kata Joha.

    Rudiansyah R Ketua Forum DOB Samarinda Seberang menuturkan bahwa tidak ada dualisme.

    “Pada prinsipnya kami bersama dewan presidium sebelumnya adalah satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan. Gerakan kami lebih kepada membangun sosialisasi, membangun mindset masyarakat agar bahwa DOB ini dapat diterima masyarakat,” tegasnya.

    Ia mengaku sampai saat ini dirinya sudah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan akademisi serta birokrasi. Langkah selanjutnya adalah dirinya akan menyelenggarakan forum grup diskusi yang nanti akan melahirkan naskah akademis.

    “Artinya ini kebutuhan karena sekali lagi kami tidak menafikan pembangunan di seberang itu ada. Kenapa harus jadi otonomi baru, karena memang takdirnya seperti itu, dari sisi luas wilayah dari sisi penduduk,” bebernya.

    Diakhir wawancara, alasan mendasar adanya DOB karena Samarinda saat ini penuh dengan persoalan.

    “Dia (Samarinda) sangat tidak ideal. Mengingat bahwa menjadi Ibu Kota provinsi belum lagi bebannya terlalu tinggi. Saya pikir DOB juga untuk menjadi sebuah daerah yang sejahtera maju secara infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM). Memang BOD ada kebutuhan dan harga mati,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    AminahOktober 4, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Timur (Kaltim) belum sepenuhnya…

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026
    1 2 3 … 3,373 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.