Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»DOB Samarinda Seberang Kembali Didengungkan, Komisi I Siapkan Raperda
    DPRD Samarinda

    DOB Samarinda Seberang Kembali Didengungkan, Komisi I Siapkan Raperda

    AdminBy AdminJanuari 29, 202003 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nada – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Daerah Otonomi Baru (DOB) Samarinda Seberang kembali menjadi perbincangan apalagi setelah ibu kota negara (IKN) ditetapkan di Kaltim.

    Diketahui sebelumnya DOB itu sudah membentuk panitia. Hal ini disampaikan oleh Joha Fajal Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda.

    “Mungkin karena ketua tidak ada ditempat sehingga teman-teman pemuda dari seberang Loa Janan dan Palaran bahwa ini harus didengungkan makanya mereka meminta hearing untuk mempertanyakan itu,” ungkapnya yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (29/1/2020).

    Ia mengatakan, pada prinsipnya DOB ini memang harus berjalan sesuai dengan apa yang dikawal oleh masyarakat.

    “Karena semua komponen pemerintah kota itu juga memberi dukungan. Bukti-bukti memberi dukungan dengan adanya terbentuk panitia bahkan akademisi itu sudah ada presentase sosialisasi,” terangnya.

    Ia menyatakan permalasahan DOB ini karena baru tiga kecamatan.

    “Sedangkan dalam ketentuan itu lima kecamatan. Mempercepat memekarkan kelurahan dan kecamatan. Ini sudah dilakukan dari Kecamatan Loa Janan Ilir,” tambahnya.

    Joha, sapaannya, menyampaikan dari lima kelurahan akan dimekarkan menjadi sembilan.

    “Samarinda Sebarang, dari enam kelurahan menjadi tujuh. Palaran dari lima kelurahan menjadi dua belas,” lanjutnya.

    Menurut Joha, Komisi I akan mengupayakan terkait perencanaan pemekaran termasuk anggarannya dan sudah direncanakan sebaik mungkin, termasuk Perda juga harus ada.

    “Kalau semua sudah berjalan sesuai dengan ketentuan syarat baru kami ke kementerian. Kaitan dengan keinginan masyarakat Loa Janan dan Palaran ini untuk meminta dipisah dari Samarinda. Ini kan kemauan masyakat secara menyeluruh. Pemerintah beri dukungan masyarakat punya keinginan tidak ada yang sulit,” kata Joha.

    Rudiansyah R Ketua Forum DOB Samarinda Seberang menuturkan bahwa tidak ada dualisme.

    “Pada prinsipnya kami bersama dewan presidium sebelumnya adalah satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan. Gerakan kami lebih kepada membangun sosialisasi, membangun mindset masyarakat agar bahwa DOB ini dapat diterima masyarakat,” tegasnya.

    Ia mengaku sampai saat ini dirinya sudah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan akademisi serta birokrasi. Langkah selanjutnya adalah dirinya akan menyelenggarakan forum grup diskusi yang nanti akan melahirkan naskah akademis.

    “Artinya ini kebutuhan karena sekali lagi kami tidak menafikan pembangunan di seberang itu ada. Kenapa harus jadi otonomi baru, karena memang takdirnya seperti itu, dari sisi luas wilayah dari sisi penduduk,” bebernya.

    Diakhir wawancara, alasan mendasar adanya DOB karena Samarinda saat ini penuh dengan persoalan.

    “Dia (Samarinda) sangat tidak ideal. Mengingat bahwa menjadi Ibu Kota provinsi belum lagi bebannya terlalu tinggi. Saya pikir DOB juga untuk menjadi sebuah daerah yang sejahtera maju secara infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM). Memang BOD ada kebutuhan dan harga mati,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Didesak Maju Pilwali Samarinda, Saefuddin Zuhri Pilih Fokus Bekerja Ketimbang Berpolitik

    Juni 19, 2026

    Pangkas Celah Titipan, Parlemen Kaltim Minta Kuota Sekolah Negeri Dikunci

    Juni 18, 2026

    Lahan Pemakaman Menyusut, Pengembang Perumahan Akan Wajib Sediakan Area Makam

    Juni 17, 2026

    Belum Kantongi Andalalin, Ronal Desak Pemkot Tindak Tegas THM W Superclub

    Juni 17, 2026

    Permohonan Hibah TPU ke PT BBE Belum Terealisasi, DPRD Memfasilitasi Realisasi Permintaan Lahan

    Juni 17, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Nur AjijahJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga saat ini, sebanyak 18 ribu warga, penerima manfaat telah terdata dan memperoleh…

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,156 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.