Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kepesertaan KB di Samarinda Masih Rendah, Sri Puji Dorong Edukasi Sejak Calon Pengantin

    Agustus 20, 2026

    Ribuan Ruang Belajar SD-SMP di Samarinda Butuh Perbaikan, DPRD Dorong Skala Prioritas

    Agustus 20, 2026

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    Agustus 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Disperindagkop dan UKM Kaltim Kaji Peluang Optimalisasi Potensi Komoditi Unggulan Dengan RPB
    Diskominfo Kaltim

    Disperindagkop dan UKM Kaltim Kaji Peluang Optimalisasi Potensi Komoditi Unggulan Dengan RPB

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaOktober 19, 2023Updated:Oktober 19, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Perindagkop Heni Purwaningsih beserta jajaran di Jakarta
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Jakarta – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Perindagkop) dan UKM Provinsi Kalimantan Timur berupaya meningkatkan perekonomian daerah dengan membangun Rumah Produksi Bersama (RPB).

    Sesuai kebijakan Presiden RI Joko Widodo untuk memberikan nilai tambah produk-produk unggulan di Indonesia, Kepala Dinas Perindagkop Heni Purwaningsih beserta jajaran bergerak langsung melakukan pengumpulan berbagai informasi terkait RPB atau factory sharing ke Kementerian Koperasi dan UKM, serta para mitra terkait lainnya di Jakarta.

    “Kami ingin mengumpulkan banyak informasi terkait rencana RPB ini,” kata Heni pada Rabu, (18/10/2023) di Jakarta.

    Hal tersebut, lanjutnya, dilakukan untuk memaksimalkan potensi produk dan komoditi unggulan yang nantinya akan memberikan keuntungan bagi masyarakat Kaltim.

    Pada kesempatan itu, Heni menjelaskan berbagai komoditi unggulan yang dimiliki Kaltim. Crude palm oil (CPO) menjadi salah satu produk unggulan dimana Kaltim menjadi penyumbang terbesar CPO secara nasional.

    Selain itu, hasil perikanan tangkap dan budidaya, rumput laut, udang, ikan asin, pisang kepok dan karet juga menjadi produk unggulan Kaltim. Namun, ia menjelaskan penjualan berbagai produk unggulan masih bersifat bahan mentah, padahal menurutnya produk tersebut bisa diolah menjadi sesuatu yang lebih bernilai tambah.

    “Padahal ikan-ikan itu bisa diolah menjadi tepung ikan misalnya,” jelas Heni.

    Pada tahun 2022, beberapa tempat yang menjadi lokasi RPB di antaranya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berupa biofarmaka, pengembangan sapi di NTT dan kelapa di Minahasa Selatan.

    Berbeda dengan tahun lalu, di 2023 ini terdapat sejumlah RPB yang sedang dikembangkan. Di antaranya berada di Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Bali, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan NTT.

    “Karena itu kami perlu melakukan konsultasi ke sini,” imbuhnya.

    Dengan melibatkan akademisi Universitas Mulawarman dan TGUP3 Kaltim perencanaan tersebut dimulai dengan pengkajian awal di tahun 2024. Lalu rencananya pada tahun 2025-2026 proses pembangunan RPB dan setelah beroperasi sekitar setahun, selanjutnya operasional akan dipercayakan kepada koperasi setempat. Cara ini sekaligus bertujuan untuk memberdayakan koperasi.

    RPB tidak hanya hadir untuk memberikan nilai tambah produk unggulan, namun juga menjadi salah satu upaya memecahkan kesulitan UMKM khususnya mengenai pemenuhan kebutuhan bahan mentah yang nantinya akan berimbas konsistensi produksi.

    CPO Diaperindagkop dan UKM Kaltim Heni Purwaningsih RBP
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Genjot Pertumbuhan UMKM, DPPKUKM Kaltim Cetak 50 Wirausaha Baru Tahun Ini

    Juli 25, 2026

    Koperasi Merah Putih, Antara Ambisi Negara dan Ujian Kemandirian Desa

    Juli 15, 2026

    Memiliki Beragam Produk Mengantisipasi Lemahnya Pasar Domestik, UMKM Kaltim Diminta Bidik Pasar Ekspor

    Juli 9, 2026

    PHK dan Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Tekan Daya Beli Masyarakat Kaltim

    Juli 8, 2026

    Bukan Pesaing Ritel Modern, Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa

    Juli 7, 2026

    Kopdes Merah Putih dan BUMDes, Beriringan Fokus Lengkapi Ekonomi Desa

    Juli 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kepesertaan KB di Samarinda Masih Rendah, Sri Puji Dorong Edukasi Sejak Calon Pengantin

    Andika SaputraAgustus 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Sri…

    Ribuan Ruang Belajar SD-SMP di Samarinda Butuh Perbaikan, DPRD Dorong Skala Prioritas

    Agustus 20, 2026

    34 Persen Ekonomi Kaltim Masih Bergantung Batu Bara, Transformasi Ekonomi Dikebut Menuju 2045

    Agustus 19, 2026

    Singapura Menang 2-1, Thailand Tetap Lolos ke Final Piala AFF 2026

    Agustus 19, 2026

    4.578 Pekerja Rentan Samarinda Sudah Terlindungi, Ribuan Lain Masih Menunggu Jaminan Sosial

    Agustus 19, 2026
    1 2 3 … 3,285 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.