Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Disdikbud Bontang Berikan Penghargaan Pada Guru Penyusun LKS
    Diskominfo Bontang

    Disdikbud Bontang Berikan Penghargaan Pada Guru Penyusun LKS

    AdminBy AdminOktober 1, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Saparudin
    Saparudin, memberikan penghargaan kepada tim penyusun LKS, di Aula Autis Center, Kamis (1/10/2020).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Mohammad- Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar (Kabid Dikdas) Saparudin memberikan penghargaan kepada guru penyusun Lembar Kerja Siswa (LKS). Ada 16 guru mendapatkan piagam dan surat keputusan dalam penyusunan LKS.

    “Alhamdulah di saat pandemi ini kita masih bisa berbuat baik kepada sesama. Berkolaborasi untuk menghormati karya-karya guru kita,” ungkapnya kepada insitekaltim.com Kamis (1/10/2020).

    Dalam acara tersebut hadir juga guru-guru yang akan menjadi tim penyusunan LKS semester 2. Tim Guru yang baru tergabung ini sebanyak 14 orang.

    “Hari ini kami mengundang guru SD yang terlibat penyusunan LKS dan penyusunan tim guru untuk menyusun LKS semester 2,” tambahnya.

    Menurut Saparudin, dalam penyusunan LKS tersebut membutuhkan waktu 45 hari. Nantinya, tahap penyusunan LKS akan disusun dibulan Oktober-November 2020 dan akan di cetak pada bulan Januari 2021.

    Selanjutnya tim guru di bagi menjadi tim guru kelas atas (kelas 4-6) dan tim guru kelas bawah (1-3). Untuk pembuatan LKS semester 2 Saparudin akan menyesuaikan dengan anggaran tahun 2021.

    “Kami berharap nanti guru swasta juga dapat berkolaborasi. Harapannya tiga orang dari negeri dan satu orang dari swasta,” tutur Saparudin.

    Sementara itu, salah satu tim penyusun LKS untuk SD, Ibu Yani Astutik, M.Pd mengaku tidak ada kendala dalam penyusunan LKS tersebut. Kepala sekolah SDN 01 Bontang Utara ini dilibatkan dalam tim penyusunan LKS kelas 4 bahasa Indonesia, bertugas menyusun tematik 1-5 pada kelas 4 SD.

    “Kendala waktu terlalu mepet, tapi Alhamdulillah dari tenggang waktu 15 Agustus yang diberikan, kami tim bahasa Indonesia tanggal 13 Agustus sudah selesai,” ungkap ibu Yani.

    Dalam acara penghargaan tersebut juga hadir kasi kurikulum pendidikan dasar Ani Maryani. Dan kasi kepegawaian Bapak Kristo serta pengurus kelompok kerja guru (KKG) Bontang.

    Penyusunan LKS ini menjadi angka kredit untuk kenaikan pangkat PNS. Hal ini tertuang dalam juklak kenaikan pangkat guru sesuai PermenPAN-RB dan Peraturan Bersama Mendiknas dan Kepala BKN.

    Guru yang PNS wajib melaksanakan kegiatan pengembangan diri (pelatihan dan kegiatan kolektif guru) yang besarnya 3 angka kredit dan publikasi ilmiah/karya inovatif (karya tulis ilmiah, membuat alat peraga, alat pelajaran, karya teknologi/seni) dengan 4 angka kredit.

    Hal ini, tertuang dalam pasal 16 ayat (1) Perbes No. 14 tahun 2014, memungkinkan guru dapat mengajukan kenaikan pangkat dan golongan kurang dari 4 tahun.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Belajar dari Polemik Guru, DPRD Dorong Penguatan Beasiswa Ikatan Dinas Medis Kaltim

    Juni 18, 2026

    Sengketa Lahan Yayasan Melati Belum Berakhir, Kadisdikbud Kaltim Prioritaskan Stabilitas

    Juni 18, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026

    Distribusi Guru Tak Merata, Sekolah di Kaltim Terpaksa Berbagi Tenaga Pengajar

    Juni 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Nur AjijahJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga saat ini, sebanyak 18 ribu warga, penerima manfaat telah terdata dan memperoleh…

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,156 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.