Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Dinkes Samarinda Imbau Warga Antisipasi Gangguan Pencernaan Selama Ramadan
    Pemkot Samarinda

    Dinkes Samarinda Imbau Warga Antisipasi Gangguan Pencernaan Selama Ramadan

    RidhoBy RidhoFebruari 24, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Kesehatan, Ismed Kusasih saat ditemui awak media (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda mengimbau masyarakat untuk mewaspadai gangguan saluran pencernaan selama menjalankan ibadah puasa Ramadan. Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Kota Samarinda Ismed Kusasih.

    Ismed menjelaskan, secara umum puasa memiliki manfaat baik bagi kesehatan apabila dijalankan sesuai kaidah yang benar. Bahkan, dari sisi agama, puasa diyakini membawa kebaikan bagi tubuh karena memberikan waktu istirahat bagi sistem pencernaan.

    “Di bulan puasa biasanya justru kalau kita lihat dari sisi agama, puasa itu sangat baik untuk kesehatan. Makanya kalau ditanya apa yang harus diantisipasi, yang penting caranya dulu,” ujarnya Selasa, 24 Februari 2026.

    Menurutnya, permasalahan kesehatan kerap muncul bukan pada awal Ramadan, melainkan saat memasuki pertengahan hingga akhir bulan puasa. Kondisi tersebut dipicu meningkatnya nafsu makan saat berbuka sehingga konsumsi makanan menjadi tidak terkontrol.

    “Biasanya di awal puasa masih bagus. Tapi ketika di tengah, hawa nafsunya meningkat, semua mau dimakan. Akhirnya yang terjadi justru gangguan pencernaan,” jelasnya.

    Ia menyebut sejumlah penyakit yang perlu diantisipasi antara lain maag, diare, serta gangguan saluran cerna lainnya. Oleh karena itu, masyarakat diminta menjaga pola makan seimbang dan tidak berlebihan saat berbuka maupun sahur.

    Lebih lanjut, Ismed menjelaskan bahwa dari sisi kelembagaan, Dinkes melakukan dua langkah antisipatif, yakni penguatan perilaku individu dan pengawasan keamanan pangan. Edukasi kepada masyarakat dilakukan agar warga memahami cara berpuasa yang sehat.

    “Kalau dari sisi Dinas Kesehatan ada dua hal. Pertama perilaku individunya, kemudian kita juga menjaga keamanan pangan. Di kami ada kesehatan lingkungan yang melakukan pengawasan di lapangan,” terangnya.

    Ia menambahkan, pengawasan tersebut juga dilakukan melalui survei dan pemantauan terhadap makanan yang beredar di masyarakat guna memastikan keamanan konsumsi selama Ramadan.

    Dengan langkah tersebut, Dinkes berharap masyarakat Kota Samarinda dapat menjalankan ibadah puasa dengan sehat, aman, dan terhindar dari gangguan kesehatan yang tidak diinginkan.

     

    Dinas Kesehatan Samarinda Dinkes Samarinda Ismed Kusasih Puasa
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Kasus HIV dan TBC Meningkat, Dinkes Samarinda Tegaskan Fokus pada Deteksi Dini

    April 15, 2026

    Pengalihan 49 Ribu Peserta JKN, Dinkes Samarinda Pastikan Pelayanan Tetap Jalan

    April 15, 2026

    Labkesda Samarinda Terbaik Se-Indonesia, Puskesmas BLUD Dominasi Layanan Publik

    April 15, 2026

    28 BLUD Kesehatan Terbentuk, Dinkes Samarinda Perkuat Layanan Publik

    April 15, 2026

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    Ratu ArifanzaApril 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar mengungkapkan efektivitas penggunaan…

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026

    Kasus HIV dan TBC Meningkat, Dinkes Samarinda Tegaskan Fokus pada Deteksi Dini

    April 15, 2026

    Sensus Ekonomi 2026 Segera Digelar, Tantangan Kepercayaan Warga Jadi Catatan DPRD

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,058 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.