Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Dinkes Kaltim Fokus Vaksinasi dan Tes Fisik Jemaah Haji
    Diskominfo Kaltim

    Dinkes Kaltim Fokus Vaksinasi dan Tes Fisik Jemaah Haji

    AbdiBy AbdiFebruari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Jaya Mualimin, Kepala Dinas Kesehatan Kaltim (Insitekaltim/Abdi)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Jaya Mualimin menyatakan koordinasi lintas sektor dengan Kementerian Haji telah dilakukan guna memastikan seluruh tahapan kesehatan jemaah berjalan tanpa kendala, terutama terkait ketersediaan stok vaksin dan kesiapan fisik jemaah.

    Dinkes Provinsi Kaltim mulai memacu persiapan medis menjelang musim haji tahun 2026. Fokus utama saat ini meliputi pelaksanaan vaksinasi meningitis secara massal di tingkat kecamatan hingga pelatihan khusus bagi tenaga kesehatan yang akan mendampingi jemaah di tanah suci.

    Untuk memudahkan akses bagi calon jemaah haji, Jaya menegaskan bahwa layanan vaksinasi meningitis kini didekatkan ke domisili masing-masing jemaah melalui Puskesmas. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi penumpukan di rumah sakit.

    “Vaksin untuk calon haji, terutama meningitis, dilakukan oleh Puskesmas masing-masing. Kami sudah berkoordinasi dengan kementerian terkait dan ketersediaannya aman. Di Samarinda ada 26 Puskesmas, di Balikpapan juga 26 Puskesmas, semuanya disiapkan untuk melayani jemaah sesuai alamat terdekat mereka,” ujar Jaya Mualimin.

    Selain kesiapan jemaah, kualitas pendampingan medis juga menjadi prioritas. Dinkes Kaltim telah menyiapkan puluhan tenaga kesehatan yang terdiri dari dua kelompok utama, yakni Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dan Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD).

    Para petugas ini akan menjalani pelatihan intensif untuk membekali mereka menghadapi tantangan medis di Arab Saudi.

    “Hari Kamis dan Jumat ini akan ada pelatihan di Manggar untuk Tenaga Kesehatan Haji Indonesia. Total ada 21 orang untuk TKHI dan 11 orang untuk Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD). Saya sendiri yang akan membuka pelatihannya selama dua hari untuk memastikan mereka siap bertugas,” tambahnya.

    Jaya Mualimin juga memberikan peringatan penting mengenai standar Istitha’ah atau kemampuan jemaah secara kesehatan.

    Sesuai regulasi terbaru, status kesehatan kini menjadi syarat mutlak yang menentukan apakah seorang jemaah diperbolehkan melunasi Ongkos Naik Haji (ONH) atau tidak.

    Pemeriksaan kesehatan akan dilakukan secara ketat untuk menyaring jemaah yang memiliki penyakit berat yang tidak memungkinkan untuk melakukan aktivitas fisik berat di tanah suci.

    “Kesehatan adalah syarat mutlak atau istilahnya Istitha’ah. Jika kesehatannya tidak memenuhi syarat misalnya sedang dirawat atau menderita penyakit yang tidak bisa diobati, maka jemaah tersebut dinyatakan tidak Istitha’ah dan tidak diperbolehkan melunasi ONH. Ini demi keselamatan jemaah itu sendiri,” tegasnya.

    Dinas Kesehatan Kaltim berharap melalui persiapan yang matang sejak dini, angka kesakitan dan kematian jemaah haji asal Katim dapat ditekan seminimal mungkin selama menjalankan ibadah di tanah suci.

     

    Dinkes Kaltim Haji Jaya Mualimin Tim Kesehatan Haji Vaksinasi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Abdi

    Related Posts

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Tiga Bulan Tersisa, Kepala Dinkes Kaltim Baru Dihadapkan Sejumlah Persoalan Kesehatan

    September 29, 2026

    Gratispol Pendidikan dan Kesehatan Jadi Sorotan, Arah Pembangunan SDM Kaltim Dapat Pengakuan Nasional

    September 26, 2026

    Kasus ISPA Kaltim Mulai Turun, Asap dan Minim Hujan Masih Jadi Ancaman

    September 24, 2026

    Transisi Global Fund, Kaltim Mulai Hitung Kebutuhan Anggaran Penanggulangan HIV/AIDS

    September 23, 2026

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Ratu ArifanzaOktober 3, 2026

    Insitekaltim, Kukar – Hutan kerap dipandang sebatas hamparan pepohonan yang menghijau. Padahal, keberadaannya memiliki fungsi…

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026
    1 2 3 … 3,372 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.