Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dishub Kaji Kebutuhan Armada Blue Bird, Tak Ingin Taksi Tambah Beban Jalan

    September 21, 2026

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Dinkes Imbau Masyarakat Tidak Fokus Foging Tapi 5M
    Advertorial

    Dinkes Imbau Masyarakat Tidak Fokus Foging Tapi 5M

    MartinusBy MartinusApril 30, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Kasi Survailance dan Imunisasi MR, Dinkes Bontang, Adi permana membeberkan beberapa hasil risetnya mengenai Foging yang selama ini dianggap mampu membunuh nyamuk Aedes Aegypti, sayangnya banyak informasi yang beredar ternyata salah, efeknya banyak masyarakat yang menuntut pemerintah untuk melakukan foging ke daerah yang terkena kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

    Belum lama ini, Adi mengungkapkan, Foging hanyalan membuang uang dan waktu saja, sementara hal itu hanya mampu membunuh nyamuk sekitar 50 persen saja.,” Banyak masyarakat kita percaya foging dapat membunuh nyamuk, namun anggapan itu salah, foging hanya mampu membuat nyamuk pergi, kemudan kembali lagi, dapat juga menyebabkan nyamuk berpindah, saya rasa ini tidak efektif selain harganya yang mahal,” jelas Adi.
    Lebih lanjut, ada beberapa hal yang salah kerap kali dilakukan, yaitu dengan melakukan foging di luar rumahnya saja, sementara nyamuk Aedes Aegypti biasanya bersarang di rumah, seperti bak kamar mandi yang menjadi tempatnya berkembang biak.

    “Biasanya foging hanya diluar saja, ini menyebabkan nyamuk masuk kedalam rumah,” ujarnya.
    Selain itu, waktu foging kerap kali keliru. Dimana foging dilakukan dari pagi hingga siang, padahal racunnya akan hilang jika terkena sinar UV (Matahari)
    “Banyak bertanya kenapa foging gak sampai selesai, sementara masih banyak lingkungan RT yang belum terkena foging, inilah anggapan masyarakat yang keliru. Foging itu dilakukan hanya dari jam 7- 9 pagi, dan jam 5-6 sore,” paparnya.
    Minimnya pengetahuan masyarakat soal foging menyebabkan suatu kendala, dirinya berharap masyarakat dapat melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan selalu menguras bak mandi.

    ” Kalau dulu hanya 3M yaitu menguras, menutup dan mengubur, tapi sekarang menjadi 5M yaitu ditambah memakai lotion atau kelambu dan membasbi jumantik,” ujarnya.

    Dirinya berharap, masyarakat tidak lagi hanya mengandalkan foging, namun juga melalukan 5M, dimana lebih efektif,” Jika Masyarakat tidak melakukan 5M dan hanya mengandalkan foging, tentu saja itu percuma,”tandasnya (yulianti)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dishub Kaji Kebutuhan Armada Blue Bird, Tak Ingin Taksi Tambah Beban Jalan

    Ratu ArifanzaSeptember 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rencana pengembangan layanan angkutan taksi di Kota Samarinda tak langsung disambut dengan…

    Gerindra Punya Dua Nama di Bursa Pilwali Samarinda, Helmi: Semua Kader Punya Potensi

    September 21, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Dibayangi Dana Kurang Salur dan PAD Seret

    September 21, 2026

    Antrean Pertalite Mengular di 6 SPBU Samarinda, Pemkot Siapkan Skema Sistem Kupon

    September 21, 2026
    1 2 3 … 3,355 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.