Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Terhenti, Pemkot Samarinda Cari Solusi Atasi Hambatan Anggaran

    Juli 17, 2026

    Beban Utang Masih Rp411 Miliar, Pemkot Andalkan Efisiensi dan Peningkatan PAD

    Juli 17, 2026

    Cuaca Ekstrem Ancam Latihan Paskibraka, Kesbangpol Atur Intensitas Demi Jaga Kondisi Peserta

    Juli 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Dinkes Imbau Masyarakat Tidak Fokus Foging Tapi 5M
    Advertorial

    Dinkes Imbau Masyarakat Tidak Fokus Foging Tapi 5M

    MartinusBy MartinusApril 30, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Kasi Survailance dan Imunisasi MR, Dinkes Bontang, Adi permana membeberkan beberapa hasil risetnya mengenai Foging yang selama ini dianggap mampu membunuh nyamuk Aedes Aegypti, sayangnya banyak informasi yang beredar ternyata salah, efeknya banyak masyarakat yang menuntut pemerintah untuk melakukan foging ke daerah yang terkena kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

    Belum lama ini, Adi mengungkapkan, Foging hanyalan membuang uang dan waktu saja, sementara hal itu hanya mampu membunuh nyamuk sekitar 50 persen saja.,” Banyak masyarakat kita percaya foging dapat membunuh nyamuk, namun anggapan itu salah, foging hanya mampu membuat nyamuk pergi, kemudan kembali lagi, dapat juga menyebabkan nyamuk berpindah, saya rasa ini tidak efektif selain harganya yang mahal,” jelas Adi.
    Lebih lanjut, ada beberapa hal yang salah kerap kali dilakukan, yaitu dengan melakukan foging di luar rumahnya saja, sementara nyamuk Aedes Aegypti biasanya bersarang di rumah, seperti bak kamar mandi yang menjadi tempatnya berkembang biak.

    “Biasanya foging hanya diluar saja, ini menyebabkan nyamuk masuk kedalam rumah,” ujarnya.
    Selain itu, waktu foging kerap kali keliru. Dimana foging dilakukan dari pagi hingga siang, padahal racunnya akan hilang jika terkena sinar UV (Matahari)
    “Banyak bertanya kenapa foging gak sampai selesai, sementara masih banyak lingkungan RT yang belum terkena foging, inilah anggapan masyarakat yang keliru. Foging itu dilakukan hanya dari jam 7- 9 pagi, dan jam 5-6 sore,” paparnya.
    Minimnya pengetahuan masyarakat soal foging menyebabkan suatu kendala, dirinya berharap masyarakat dapat melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan selalu menguras bak mandi.

    ” Kalau dulu hanya 3M yaitu menguras, menutup dan mengubur, tapi sekarang menjadi 5M yaitu ditambah memakai lotion atau kelambu dan membasbi jumantik,” ujarnya.

    Dirinya berharap, masyarakat tidak lagi hanya mengandalkan foging, namun juga melalukan 5M, dimana lebih efektif,” Jika Masyarakat tidak melakukan 5M dan hanya mengandalkan foging, tentu saja itu percuma,”tandasnya (yulianti)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    Juli 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    Juli 8, 2026

    Andalkan Aplikasi Lawas 2024, Penentuan Jarak Domisili SPMB Samarinda Ternyata Masih Manual

    Juli 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Terhenti, Pemkot Samarinda Cari Solusi Atasi Hambatan Anggaran

    R’syaJuli 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menegaskan kendala pengelolaan anggaran maupun persoalan administratif tidak…

    Beban Utang Masih Rp411 Miliar, Pemkot Andalkan Efisiensi dan Peningkatan PAD

    Juli 17, 2026

    Cuaca Ekstrem Ancam Latihan Paskibraka, Kesbangpol Atur Intensitas Demi Jaga Kondisi Peserta

    Juli 17, 2026

    Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Duel Dominasi La Roja Kontra Mental Juara Albiceleste

    Juli 17, 2026

    Anggaran Logistik Dinsos Samarinda Untuk Penanggulangan Bencana Tetap Aman

    Juli 17, 2026
    1 2 3 … 3,221 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.