Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    April 15, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Di Tengah Ekonomi Sulit, Penjual Pentol di Depan Katedral Samarinda Tetap Bertahan
    Samarinda

    Di Tengah Ekonomi Sulit, Penjual Pentol di Depan Katedral Samarinda Tetap Bertahan

    Andika SaputraBy Andika SaputraDesember 24, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Bu Feni, penjual pentol di depan Gereja Katedral Jalan Jenderal Sudirman Samarinda
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Aktivitas jual beli pentol yang dilakukan Feni, seorang pedagang kaki lima di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Kota Samarinda, masih berjalan fluktuatif dari hari ke hari. Meski demikian, ia tetap bertahan dan bersyukur atas rezeki yang diperoleh.

    Feni, yang biasa berjualan di sekitar Gereja Katedral Samarinda, mulai membuka lapaknya sejak pukul 16.00 Wita. Menurutnya, jumlah pembeli yang datang tidak menentu, namun tetap ada pembeli setiap harinya.

    “Alhamdulillah tetap ada yang beli. Dibilang ramai tidak terlalu, tapi juga tidak sepi sekali,” ujar Feni Rabu, 24 Desember 2025.

    Ia mengungkapkan, lokasi berjualan yang digunakannya saat ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya ia berjualan tepat di depan gereja, tahun ini ia harus bergeser ke lokasi lain karena adanya pembatasan aturan.

    “Tahun kemarin saya jualan di depan gereja, tapi tahun ini tidak diperbolehkan, jadi pindah ke depan sini,” jelasnya.

    Feni mengakui, penghasilan dari berjualan pentol tidak dapat dipastikan setiap hari. Kondisi ramai atau sepi sangat bergantung pada lokasi dan situasi di lapangan.

    “Namanya jualan, kadang ramai, kadang sepi. Tidak tentu,” katanya.

    Selain berjualan musiman, Feni juga kerap berjualan di kawasan kampus seperti di Jalan Harmonika dan sekitar Pahlawan. Menurutnya, area kampus memberikan pemasukan yang relatif lebih stabil dibandingkan berjualan saat kegiatan atau event tertentu.

    “Kalau di kampus alhamdulillah tetap ada pembeli setiap hari. Tapi kalau di event, harganya bisa lebih tinggi,” ungkapnya.

    Ia juga menyinggung kondisi ekonomi yang dirasakannya semakin menantang. Feni menilai tahun 2025 menjadi periode yang cukup berat bagi pedagang kecil, bahkan lebih sulit dibandingkan tahun sebelumnya.

    “Tahun ini ekonominya terasa lebih susah daripada 2024,” ujarnya.

    Meski demikian, ia berharap kondisi ekonomi ke depan dapat membaik sehingga penjualannya kembali meningkat.

    “Mudah-mudahan ke depannya lebih ramai dan ekonomi juga semakin baik,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Kasus HIV dan TBC Meningkat, Dinkes Samarinda Tegaskan Fokus pada Deteksi Dini

    April 15, 2026

    Pengalihan 49 Ribu Peserta JKN, Dinkes Samarinda Pastikan Pelayanan Tetap Jalan

    April 15, 2026

    Labkesda Samarinda Terbaik Se-Indonesia, Puskesmas BLUD Dominasi Layanan Publik

    April 15, 2026

    28 BLUD Kesehatan Terbentuk, Dinkes Samarinda Perkuat Layanan Publik

    April 15, 2026

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026

    Andi Harun Tegaskan Samarinda Mampu Bayar Tapi Secara Hukum Tidak Benar

    April 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Halte Tak Terpakai dan Rendahnya Disiplin Pelican Crossing

    Ratu ArifanzaApril 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar mengungkapkan efektivitas penggunaan…

    Komisi III DPRD Samarinda Dorong Perbaikan Lampu Jembatan dan Realisasi Transportasi Massal

    April 15, 2026

    Komisi II DPRD Samarinda Soroti Disporapar, Dorong Pemisahan hingga Kritik Pengelolaan Teras Samarinda

    April 15, 2026

    Kasus HIV dan TBC Meningkat, Dinkes Samarinda Tegaskan Fokus pada Deteksi Dini

    April 15, 2026

    Sensus Ekonomi 2026 Segera Digelar, Tantangan Kepercayaan Warga Jadi Catatan DPRD

    April 15, 2026
    1 2 3 … 3,058 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.