Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Seribu Rumah Seribu Harapan, Kaltim Gaspol Perbaiki Hunian Warga di 2026

    Mei 7, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Mahasiswa Lakukan Aksi Simbolik, Pemprov Kaltim Sebut Tak Ada Undangan Resmi

    Mei 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Desa Rapak Lambur Fokus Kembangkan Durian Jadi Produk Unggulan Kukar
    Diskominfo Kukar

    Desa Rapak Lambur Fokus Kembangkan Durian Jadi Produk Unggulan Kukar

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 5, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Desa Rapak Lambur Muhammad Yusuf
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Kukar – Pemerintah Desa Rapak Lambur, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berkomitmen untuk mengembangkan sektor perkebunan dan pertanian di daerah mereka.

    Terlebih lagi, mereka fokus mempromosikan kedua sektor ini sebagai program andalan dari desa tersebut.

    Kepala Desa Rapak Lambur Muhammad Yusuf menjelaskan bahwa mereka berusaha meningkatkan produksi buah durian sebagai produk unggulan.

    “Untuk sektor perkebunan adalah dengan menonjolkan produksi buah durian. Sebenarnya produk ini sudah ada di Desa Rapak Lambur sejak tahun 2003 lalu,” ungkapnya kepada MSI Group, beberapa waktu lalu.

    Menurut Yusuf, sektor perkebunan dan pertanian belum mendapat perhatian serius dan pemerintah desa berencana meningkatkannya melalui kerja sama dengan pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian.

    Rencananya, tahun depan program ini akan dimulai, dengan pendampingan yang meliputi teknik pembuahan, pemupukan dan aspek lainnya. Tujuan utama adalah meningkatkan kualitas produksi durian agar sesuai dengan harapan konsumen.

    Yusuf juga mengungkapkan bahwa jenis durian beragam, termasuk durian montong dan sitokong, melak dengan kebanyakan ditemukan sitokong.

    Meskipun modernisasi telah memengaruhi desa ini, ia menyebut bahwa masih banyak warga masih mempertahankan kebun durian mereka karena memiliki nilai ekonomis yang signifikan.

    “Banyak yang masih mempertahankan karena dari segi ekonomisnya sangat besar, termasuk saya juga masih mempertahankan kebun saya itu,” ujarnya.

    Kades yang sebelumnya penjual durian itu menjelaskan bahwa durian adalah aset berharga bagi desa.

    “Sebelum saya menjabat kepala desa, saya adalah penjual durian. Jadi saya mengetahui oh ini hasilnya seperti ini. Makanya saya tidak mau durian ini hilang, karena ini adalah suatu aset yang berharga,” tutur Yusuf.

    Lebih lanjut, ia menceritakan dukungan dari Dinas Pertanian yang telah membantu desa ini melalui pelatihan dan pembinaan untuk meningkatkan produksi durian.

    Pada tahun ini, lanjut Yusuf, desa Rapak Lambur sudah dua kali panen durian dan rencananya untuk tahun 2024 adalah meningkatkan kapasitas petani dalam budidaya durian.

    Selain itu, salah satu harapan yang Yusuf sampaikan adalah agar dapat hadirnya Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang khusus untuk durian.

    “PPL di sini masih kurang, karenanya dengan ini kami menyampaikan kepada bapak bupati supaya mendatangkan PPL durian untuk kami,” ujarnya.

    Desa Rapak Lambur mengambil contoh dari Desa Batuah yang telah sukses dengan buah lainya dan berharap dapat mengembangkan durian menjadi produk unggulan di Kutai Kartanegara.

    “Kami ingin begitu juga, durian di desa kami bisa kami kembangkan dan bisa menjadi unggulan untuk Kutai Kartanegara,” tandas Yusuf. (Adv)

    Kepala Desa Rapak Lambur Muhammad Yusuf PPL Sektor Perkebunan dan Pertanian
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Kukar Terdepan Tekan Stunting di Kaltim, Rendi Soroti Peran Ketahanan Fiskal Daerah

    November 18, 2025

    Aulia-Rendi Undang Media, Silakan Kritik Kami No Baper

    Juli 2, 2025

    Aulia Resmi Dilantik, Kukar Idaman akan Jadi Prioritas di 100 Hari Pertama

    Juni 23, 2025

    Kurban Bukan Sekadar Simbol Pengorbanan Spritual, Tapi Cermin Solidaritas

    Juni 7, 2025

    Kepala Desa Segihan: Infrastruktur Pertanian Jadi Program Prioritas Tahun Ini

    Juni 4, 2025

    Bupati Kukar Keluarkan Surat Edaran Penggunaan Plastik Hewan Kurban 2025

    Juni 4, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Seribu Rumah Seribu Harapan, Kaltim Gaspol Perbaiki Hunian Warga di 2026

    Ratu ArifanzaMei 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya memperbaiki kualitas hidup masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) kini masuk ke ruang…

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Mahasiswa Lakukan Aksi Simbolik, Pemprov Kaltim Sebut Tak Ada Undangan Resmi

    Mei 6, 2026

    Dinamika di Balik Rp288,5 Miliar, Gratispol Fokuskan Tepat Sasaran

    Mei 6, 2026

    Dari Samarinda untuk Indonesia, PKN II Angkatan X Targetkan Lahirkan Pemimpin Transformasional

    Mei 6, 2026
    1 2 3 … 3,089 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.