Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Demi Akses Kesehatan Layak dan Terjangkau, Andi Satya akan Perjuangkan Pengoperasian Kembali Rumah Sakit Islam Samarinda
    DPRD Kaltim

    Demi Akses Kesehatan Layak dan Terjangkau, Andi Satya akan Perjuangkan Pengoperasian Kembali Rumah Sakit Islam Samarinda

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 11, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kaltim Dapil I Samarinda Andi Satya Adi Saputra.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Seperti gelombang pasang yang terus menerjang, kebutuhan layanan kesehatan di Samarinda kian menuntut perhatian serius. Warga, khususnya mereka yang kurang mampu, semakin kesulitan mendapatkan pelayanan medis layak di tengah lonjakan pasien di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS).

    Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai provinsi dengan populasi 4,05 juta jiwa, masih dihadapkan pada tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat. Di RS AWS, antrean panjang dan keterbatasan tempat tidur kerap kali menjadi pemandangan, mengharuskan banyak warga bersabar menunggu kesempatan untuk dirawat.

    Rumah sakit terbesar di Samarinda ini juga beberapa kali mengalami lonjakan pasien yang tak terhindarkan, sehingga antrean panjang menjadi situasi yang akrab bagi warga. Tempat tidur yang terbatas serta beban pelayanan yang melebihi kapasitas, membuat kondisi semakin sulit bagi pasien yang membutuhkan perawatan cepat dan layak.

    Anggota DPRD Kaltim Dapil I Samarinda Andi Satya Adi Saputra menegaskan pentingnya kehadiran alternatif layanan kesehatan di Samarinda. Menurutnya, pengembalian operasional Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda bisa menjadi jalan keluar.

    RSI yang dahulu menjadi andalan masyarakat menengah ke bawah diyakini mampu mengurangi tekanan di RS AWS sekaligus menyediakan layanan medis yang lebih terjangkau.

    “Pengoperasian kembali RSI ini akan sangat membantu, terutama bagi warga yang merasa terbebani dengan biaya layanan di rumah sakit besar,” ujar Andi seusai reses di Kelurahan Rapak Dalam, Rabu (6/11/2024).

    “RSI ini punya sejarah menjadi fasilitas utama bagi masyarakat Samarinda dan kita perlu menghidupkan kembali perannya,” sambungnya.

    Andi pun mengingatkan, pemerintah sebelumnya pernah berjanji untuk mendukung keberadaan RSI sebagai wujud perhatian terhadap layanan kesehatan murah. Janji ini, menurutnya, tidak boleh sekadar menjadi angin lalu.

    “Kesehatan adalah hak mendasar. Pemerintah harus hadir, memastikan seluruh warga bisa mendapat layanan medis yang layak tanpa khawatir soal biaya,” lanjut Andi.

    Dalam kondisi mendesak seperti ini, Andi Satya berharap agar pemerintah provinsi dan kota mempertimbangkan kembali hadirnya RSI sebagai alternatif layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan. Warga Samarinda membutuhkan solusi nyata yang dapat diakses tanpa hambatan dan RSI bisa menjadi jawaban atas keresahan ini.

    Kondisi yang dialami RSUD AWS menjadi pengingat pentingnya penambahan fasilitas kesehatan di Samarinda. Pengembalian operasional RSI dapat menjadi titik terang dalam memenuhi kebutuhan layanan medis terjangkau yang menjadi hak setiap warga.

    Pemerintah pun diharapkan tidak hanya mewujudkan janji, tetapi juga memastikan bahwa layanan kesehatan dapat dijangkau oleh semua kalangan di Samarinda.

    Andi Satya Adi Saputra DPRD Kaltim RSUD AWS
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Jembatan Lembak Cermin Ketimpangan Anggaran, Legislator Kaltim Sebut Kebijakan Pusat Zalim

    September 19, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Hampir 20 Tahun STS Berjalan, DPRD Kaltim Ancam Ubah Kawasan Jadi Zona Nelayan

    September 17, 2026

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026

    Di Tengah Upaya Perluas Deteksi HIV, Fasilitas Lab Kaltim Belum Terpakai

    September 16, 2026

    Fender Jembatan Mahakam Habis Ditabrak Dua Kali, DPRD Kaltim Targetkan Perbaikan Rampung November

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    IraSeptember 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samarinda menyoroti potensi defisit sekitar Rp600 miliar dalam…

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026

    Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet, Ini yang Terjadi pada Tubuh

    September 20, 2026

    Air Tanah Jadi Cadangan Saat Kemarau, Ini Temuan Unmul soal Sumur Bor di Kaltim

    September 20, 2026
    1 2 3 … 3,353 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.