Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    38 Hektare Lahan Terbakar, Disbun Kaltim Mulai Waspadai Api Merembet ke Perkebunan

    Oktober 20, 2026

    Golkar Samarinda Bidik Kursi Ketua DPRD pada Pemilu 2029

    Oktober 20, 2026

    Andi Harun: Pemusnahan Barang Bukti Jadi Bukti Kepastian Hukum

    Oktober 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Delegasi Korea Selatan Disambut Meriah di SMAN 16 Samarinda dalam EBIFF 2025
    Kaltim

    Delegasi Korea Selatan Disambut Meriah di SMAN 16 Samarinda dalam EBIFF 2025

    AminahBy AminahJuli 28, 2025Updated:Juli 28, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – SMAN 16 Samarinda kembali menjadi tuan rumah kunjungan internasional dalam rangka East Borneo International Folklore Festival (EBIFF) 2025. Kali ini, delegasi budaya asal Korea Selatan hadir pada Senin, 28 Juli 2025, membawa semangat pertukaran budaya dan persahabatan antarbangsa yang terasa hangat sejak awal kedatangan.

    Sejak pukul 09.00 WITA, ratusan siswa SMAN 16 telah berbaris rapi menyambut kedatangan rombongan. Para guru dan sebagian siswa mengenakan pakaian adat daerah, memperkuat nuansa budaya lokal yang ingin ditampilkan kepada tamu mancanegara.

    Dalam sambutannya, Kepala SMAN 16 Samarinda Abdul Rozak Fahruddin mengapresiasi kehadiran tamu dari Korea Selatan dan menekankan pentingnya momen ini sebagai ruang belajar lintas budaya.

    “Terima kasih sudah mengunjungi SMAN 16. Kita bisa saling bertukar budaya di sini. Mudah-mudahan kerja sama dan hubungan kekeluargaan kita bisa terus berjalan baik,” tuturnya.

    Kehadiran Choi Eunjung, direktur Choi Eunjung Dance Company, sebagai perwakilan delegasi Korea membawa kesan mendalam bagi seluruh peserta. Ia mengaku sangat terharu atas sambutan yang diberikan siswa dan guru SMAN 16.

    “Terima kasih telah menyambut kami dengan hangat. Pertunjukannya sangat menyenangkan. Kami benar-benar tersentuh karena kalian memberikan cinta yang tulus kepada budaya Korea,” ujar Choi.

    Kegiatan berlangsung meriah dengan pertunjukan seni dari kedua pihak. Dari Indonesia, para siswa menampilkan tarian tradisional seperti Tari Jepin, yang bahkan mengajak delegasi Korea menari bersama. Sementara dari pihak Korea, ditampilkan tarian tradisional yang dipadukan dengan sentuhan modern, termasuk tarian bertema Blackpink, yang langsung disambut sorak antusias dari para siswa.

    Alexander, siswa kelas 12 IPA, mengaku senang karena sekolahnya kembali dikunjungi oleh tamu luar negeri setelah sebelumnya menerima kunjungan dari Filipina dan Jerman.

    “Ini luar biasa, lita bisa berbagi pengalaman. Saya pribadi sangat cinta budaya Korea. Sejak 2016 saya sudah jadi Kpopers, dan suka banget sama Blackpink,” katanya.

    Siswa lainnya, Erol, juga mengungkapkan kebanggaannya atas kunjungan ini.

    “Sangat mengesankan, kita bisa belajar budaya mereka dan sebaliknya. Saya suka drakor, Kpop juga. Jadi ini kesempatan emas,” ungkapnya.

    Selain pertunjukan seni, para delegasi Korea juga mencoba berbagai permainan tradisional Indonesia seperti bakiak, gangsing, dan balogo. Puluhan stan makanan khas Indonesia turut menyemarakkan suasana, menyajikan ragam kuliner tradisional seperti cendol, kue cincin, ilat sapi, hingga kue basah.

    Momen-momen kebersamaan terekam dalam antusiasme siswa yang berebut mengajak delegasi Korea untuk berfoto bersama. Senyum dan tawa dari dua budaya yang berbeda namun saling menyapa menunjukkan bahwa diplomasi antarbangsa dapat dimulai dari ruang-ruang sekolah.

    EBIFF 2025 bukan sekadar festival, tapi jembatan nyata yang mempertemukan dua budaya dalam semangat saling mengenal dan menghormati.

    Abdul Rozak Fahruddin EBIFF 2025 SMAN 16 Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Aksi Karhutla Berlanjut, DP3A Kaltim Negosiasi agar Massa Pindah ke Dalam Ruangan

    Oktober 19, 2026

    Bayi Diduga Terdampak Asap Karhutla, TRC PPA Kaltim Desak Status Bencana Nasional

    Oktober 19, 2026

    Jahidin Meninggal Dunia, Kaltim Kehilangan Legislator Senior

    Oktober 15, 2026

    Vape Terancam Dilarang di Kaltim, Polda Segera Panggil Para Pedagang

    Oktober 14, 2026

    Vape Bisa Diisi Etomidate hingga Sabu, Kaltim Siapkan Aturan Pelarangan

    Oktober 13, 2026

    El Nino Kuat, Musim Hujan Kaltim 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek

    Oktober 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    38 Hektare Lahan Terbakar, Disbun Kaltim Mulai Waspadai Api Merembet ke Perkebunan

    AminahOktober 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim) masih perlu…

    Golkar Samarinda Bidik Kursi Ketua DPRD pada Pemilu 2029

    Oktober 20, 2026

    Andi Harun: Pemusnahan Barang Bukti Jadi Bukti Kepastian Hukum

    Oktober 20, 2026

    Sri Puji Nilai PJJ akibat Karhutla Belum Efektif bagi Semua Siswa

    Oktober 20, 2026

    Borneo FC Menang di AFC Challenge League, Pemkot Samarinda Dorong Kemajuan Sepak Bola Daerah

    Oktober 20, 2026
    1 2 3 … 3,395 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.