Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Koperasi Merah Putih, Antara Ambisi Negara dan Ujian Kemandirian Desa

    Juli 15, 2026

    Bawaslu Bontang Gandeng Media Perangi Hoaks dan Politik Uang Jelang Pemilu 2029

    Juli 15, 2026

    Rp20 Miliar APBD Perubahan untuk Porprov Kaltim Dipastikan Tak Sentuh Pembangunan Venue

    Juli 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Delegasi Korea Selatan Disambut Meriah di SMAN 16 Samarinda dalam EBIFF 2025
    Kaltim

    Delegasi Korea Selatan Disambut Meriah di SMAN 16 Samarinda dalam EBIFF 2025

    SittiBy SittiJuli 28, 2025Updated:Juli 28, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – SMAN 16 Samarinda kembali menjadi tuan rumah kunjungan internasional dalam rangka East Borneo International Folklore Festival (EBIFF) 2025. Kali ini, delegasi budaya asal Korea Selatan hadir pada Senin, 28 Juli 2025, membawa semangat pertukaran budaya dan persahabatan antarbangsa yang terasa hangat sejak awal kedatangan.

    Sejak pukul 09.00 WITA, ratusan siswa SMAN 16 telah berbaris rapi menyambut kedatangan rombongan. Para guru dan sebagian siswa mengenakan pakaian adat daerah, memperkuat nuansa budaya lokal yang ingin ditampilkan kepada tamu mancanegara.

    Dalam sambutannya, Kepala SMAN 16 Samarinda Abdul Rozak Fahruddin mengapresiasi kehadiran tamu dari Korea Selatan dan menekankan pentingnya momen ini sebagai ruang belajar lintas budaya.

    “Terima kasih sudah mengunjungi SMAN 16. Kita bisa saling bertukar budaya di sini. Mudah-mudahan kerja sama dan hubungan kekeluargaan kita bisa terus berjalan baik,” tuturnya.

    Kehadiran Choi Eunjung, direktur Choi Eunjung Dance Company, sebagai perwakilan delegasi Korea membawa kesan mendalam bagi seluruh peserta. Ia mengaku sangat terharu atas sambutan yang diberikan siswa dan guru SMAN 16.

    “Terima kasih telah menyambut kami dengan hangat. Pertunjukannya sangat menyenangkan. Kami benar-benar tersentuh karena kalian memberikan cinta yang tulus kepada budaya Korea,” ujar Choi.

    Kegiatan berlangsung meriah dengan pertunjukan seni dari kedua pihak. Dari Indonesia, para siswa menampilkan tarian tradisional seperti Tari Jepin, yang bahkan mengajak delegasi Korea menari bersama. Sementara dari pihak Korea, ditampilkan tarian tradisional yang dipadukan dengan sentuhan modern, termasuk tarian bertema Blackpink, yang langsung disambut sorak antusias dari para siswa.

    Alexander, siswa kelas 12 IPA, mengaku senang karena sekolahnya kembali dikunjungi oleh tamu luar negeri setelah sebelumnya menerima kunjungan dari Filipina dan Jerman.

    “Ini luar biasa, lita bisa berbagi pengalaman. Saya pribadi sangat cinta budaya Korea. Sejak 2016 saya sudah jadi Kpopers, dan suka banget sama Blackpink,” katanya.

    Siswa lainnya, Erol, juga mengungkapkan kebanggaannya atas kunjungan ini.

    “Sangat mengesankan, kita bisa belajar budaya mereka dan sebaliknya. Saya suka drakor, Kpop juga. Jadi ini kesempatan emas,” ungkapnya.

    Selain pertunjukan seni, para delegasi Korea juga mencoba berbagai permainan tradisional Indonesia seperti bakiak, gangsing, dan balogo. Puluhan stan makanan khas Indonesia turut menyemarakkan suasana, menyajikan ragam kuliner tradisional seperti cendol, kue cincin, ilat sapi, hingga kue basah.

    Momen-momen kebersamaan terekam dalam antusiasme siswa yang berebut mengajak delegasi Korea untuk berfoto bersama. Senyum dan tawa dari dua budaya yang berbeda namun saling menyapa menunjukkan bahwa diplomasi antarbangsa dapat dimulai dari ruang-ruang sekolah.

    EBIFF 2025 bukan sekadar festival, tapi jembatan nyata yang mempertemukan dua budaya dalam semangat saling mengenal dan menghormati.

    Abdul Rozak Fahruddin EBIFF 2025 SMAN 16 Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Kaltim Bidik Pertahankan Juara Umum MTQN, LPTQ Tekankan Pembinaan Berbasis Pengabdian

    Juli 14, 2026

    Produksi Ikan Kaltim Meningkat, DKP Pastikan Pasok Bahan Baku MBG Aman

    Juli 13, 2026

    PT PSB Hanya Kirim Kuasa Hukum, Komisi IV DPRD Kaltim Tunda Pembahasan Hasil Supervisi

    Juni 29, 2026

    Supervisi DPRD Kaltim Temukan Dugaan Pengelolaan Limbah PT PSB Tak Sesuai Dokumen Lingkungan

    Juni 29, 2026

    80 Persen Warga Kaltim Terhubung Internet, Penyebaran Hoaks Kian Masif

    Juni 13, 2026

    Mental Ingin Cepat Kaya Jadi Pemicu Utama Terjerat Judi Online

    Mei 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Koperasi Merah Putih, Antara Ambisi Negara dan Ujian Kemandirian Desa

    SittiJuli 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Gagasan menempatkan desa sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi kembali mengemuka melalui peluncuran program…

    Bawaslu Bontang Gandeng Media Perangi Hoaks dan Politik Uang Jelang Pemilu 2029

    Juli 15, 2026

    Rp20 Miliar APBD Perubahan untuk Porprov Kaltim Dipastikan Tak Sentuh Pembangunan Venue

    Juli 15, 2026

    Dinkes Kota Samarinda Genjot Skrining HIV, Baru Capai 45 Persen, Dari Target 43.189 Sasaran

    Juli 15, 2026

    Kemiskinan Samarinda Turun, Serapan Anggaran Dinsos Baru 31 Persen

    Juli 15, 2026
    1 2 3 … 3,216 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.