Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Akan Tarik Kios Pasar Pagi yang Tak Kunjung Ditempati Pedagang Hingga Akhir Agustus

    Juli 14, 2026

    Aduan Warga Berbuah Hasil, PT REA Lanjutkan Kerja Sama Angkutan Sawit dengan 13 BUMDes

    Juli 14, 2026

    Kedekatan Helmi dan Budisatrio Jadi Jembatan Aspirasi Kaltim ke Senayan

    Juli 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Delapan Ruang Kelas Terbakar, Wali Kota Minta Analisis Struktur SMP 2 Samarinda
    Samarinda

    Delapan Ruang Kelas Terbakar, Wali Kota Minta Analisis Struktur SMP 2 Samarinda

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 2, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat menyampaikan pernyataan Pers (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun meninjau langsung kondisi bangunan pascakebakaran yang terjadi di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2 Samarinda.

    Dalam peninjauan tersebut, ia memastikan langkah cepat segera dilakukan untuk menjamin keselamatan dan kelangsungan proses belajar mengajar.

    Hasil peninjauan awal bangunan yang terdampak terdiri dari dua lantai, dengan total delapan ruang kelas, masing-masing empat kelas di lantai satu dan empat kelas di lantai dua.

    “Langkah cepat harus segera dilakukan untuk menjamin keselamatan serta kelangsungan proses belajar mengajar. Dari hasil peninjauan awal, terdapat delapan ruang kelas terdampak, masing-masing empat kelas di lantai satu dan empat kelas di lantai dua,” ujarnya, Kamis 2 April 2026.

    Secara kasat mata, lantai satu terlihat relatif aman, sementara kerusakan berat terjadi pada empat ruang kelas di lantai dua.

    Meski demikian, Andi Harun menegaskan penilaian visual tidak dapat dijadikan acuan utama dalam menentukan kelayakan bangunan.

    Ia pun meminta agar dilakukan kajian teknis secara menyeluruh untuk memastikan keamanan struktur.

    “Saya sudah memberi tugas untuk melakukan analisa kelayakan bangunan karena ini menyangkut aspek teknis dan tidak bisa hanya dilihat dari pengamatan biasa,” ujar Andi Harun.

    Selain itu, menginstruksikan agar dilakukan perhitungan cepat terkait kebutuhan anggaran perbaikan. Proses ini akan melibatkan konsultan profesional guna menghitung estimasi biaya restorasi terhadap ruang kelas yang terdampak kebakaran.

    Tak hanya itu inventarisasi terhadap barang-barang yang mengalami kerusakan juga menjadi bagian dari langkah awal penanganan.

    “Kami menagetkan seluruh hasil analisis ini dapat dilaporkan dalam waktu singkat agar proses rehabilitasi dapat segera ditentukan,” jelasnya.

    Dalam rapat terbatas bersama pihak sekolah, turut dibahas keberlanjutan kegiatan belajar mengajar. Meskipun sebagian ruang di lantai satu terlihat tidak terdampak parah, pihak pemerintah memutuskan untuk tidak menggunakan seluruh delapan ruang kelas tersebut sementara waktu, demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

    “Sebagai solusi proses belajar mengajar tetap dilanjutkan dengan pengaturan ulang ruang kelas yang tersedia di lingkungan sekolah. Ini memungkinkan karena area sekolah cukup luas untuk menampung kegiatan belajar secara sementara,” tuturnya.

    Sementara itu, untuk penanganan pascakebakaran, wali kota juga menugaskan instansi terkait seperti Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan pembersihan area terdampak.

    Namun, proses tersebut baru dapat dilakukan setelah pihak kepolisian menyelesaikan rangkaian penyelidikan di lokasi kejadian.

    “Langkah cepat ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan serta memastikan keamanan siswa dan tenaga pengajar di SMP 2 Samarinda,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026

    Gandeng Distributor Grosir, Bazar Sekolah Samarinda Ulu Permudah Wali Murid Penuhi Kebutuhan Sekolah

    Juli 10, 2026

    Satpol PP Akui Tak Bisa Bergerak Sendiri, Dukungan Polresta Dinilai Krusial Saat Penegakan Perda

    Juli 1, 2026

    Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Samarinda Komitmen Tingkatkan Profesionalisme

    Juli 1, 2026

    PT PSB Persilakan Sengketa Ketenagakerjaan hingga Dugaan Pelanggaran Diuji di Pengadilan

    Juni 30, 2026

    Blasting PT PSB Disorot, Warga Keluhkan Debu Ganggu Kesehatan Anak hingga Air Hujan

    Juni 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Akan Tarik Kios Pasar Pagi yang Tak Kunjung Ditempati Pedagang Hingga Akhir Agustus

    R’syaJuli 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Meski revitalisasi pasar telah rampung, penataan kios di Pasar Pagi Samarinda masih…

    Aduan Warga Berbuah Hasil, PT REA Lanjutkan Kerja Sama Angkutan Sawit dengan 13 BUMDes

    Juli 14, 2026

    Kedekatan Helmi dan Budisatrio Jadi Jembatan Aspirasi Kaltim ke Senayan

    Juli 14, 2026

    Inflasi Samarinda Capai 3,53 Persen, Pemkot Perkuat Pengawasan Pangan dan Distribusi

    Juli 14, 2026

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026
    1 2 3 … 3,214 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.