Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    Mei 30, 2026

    Terowongan Samarinda Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pengujian Segera Dimulai

    Mei 30, 2026

    Fenomena FOMO Kafe Baru di Samarinda, Datang karena Kopi atau Konten?

    Mei 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Debat Ketiga, Andi Harun Janjikan Samarinda Jadi “Surga” Bagi Konten Kreator Muda
    Politik

    Debat Ketiga, Andi Harun Janjikan Samarinda Jadi “Surga” Bagi Konten Kreator Muda

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 21, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pasangan calon Pilkada Samarinda 2024 nomor urut dua Andi Harun dan Saefuddin Zuhri. (Tangkapan layar YouTube KPU Kota Samarinda)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

     

    Insitekaltim, Samarinda – Di panggung debat publik terakhir Pilkada Samarinda 2024, yang digelar megah di Grand Studio Metro TV Jakarta, Kamis (21/11/2024) pertanyaan tajam meluncur, memantik diskusi soal masa depan ekonomi kreatif di Kota Tepian.

    Di tengah sorotan kamera dan sorak penonton, pasangan calon nomor urut dua, Andi Harun dan Saefuddin Zuhri, tampil percaya diri dengan visi mereka.

    Dengan nada tegas, Andi Harun menjawab tantangan tentang bagaimana mendorong potensi generasi Z dalam ekonomi kreatif. “Ekonomi kreatif tumbuh pesat, tapi kita butuh fondasi yang kokoh agar ini tidak hanya jadi euforia sesaat. Kami siap membangun generasi kreatif yang tidak hanya adaptif, tapi juga jadi pemain utama di tingkat nasional,” ujarnya.

    Pertanyaan debat mengungkap fakta menarik: industri konten kreator di Indonesia kini bernilai Rp7 triliun dan diproyeksikan tumbuh lima kali lipat pada 2027. Gen Z, yang sejak kecil akrab dengan teknologi, menjadi ujung tombak. Namun, pertanyaannya: bagaimana memastikan talenta mereka terasah dan tersalurkan untuk membuka peluang kerja baru?

    Andi Harun menawarkan solusi konkret. “Kami memulai dari dasar: pendidikan coding sejak sekolah dasar. Anak-anak Samarinda harus siap menghadapi teknologi masa depan tanpa rasa gagap. Ini bukan hanya tentang keterampilan, tapi juga keberanian menciptakan inovasi,” paparnya penuh semangat.

    Dalam jawabannya, Andi Harun memperkenalkan Samarinda Youth Creative Hub, sebuah pusat inovasi yang ia sebut sebagai “kawah candradimuka” generasi kreatif Samarinda. Tempat ini dirancang untuk mengumpulkan para konten kreator, pelaku ekonomi kreatif dan UMKM di satu wadah kolaborasi.

    “Di sini, mereka tidak hanya berkumpul. Kami akan memberikan pelatihan, mentoring, hingga akses ke narasumber bersertifikasi dan berkualitas tinggi. Tujuan kami jelas: menciptakan pelaku ekonomi kreatif yang tidak hanya bertahan, tapi juga memimpin pasar nasional,” tegas Andi Harun.

    Selain itu, ia memastikan bahwa riset berkelanjutan terhadap ekonomi GIG (ekonomi berbasis pekerjaan digital) akan terus didorong agar para pelaku tidak punah akibat perkembangan zaman.

    Andi Harun juga menyinggung pentingnya membangun konten berkualitas tinggi. “Kami tidak ingin anak-anak Samarinda hanya memproduksi konten biasa-biasa saja. Dengan pelatihan dan fasilitas yang memadai, mereka akan mampu menciptakan karya yang high level, bahkan menjadi pemain global,” katanya optimisme.

    Komitmen pasangan ini tak hanya soal visi besar, tapi juga eksekusi yang terukur. Dengan dukungan balai latihan kerja Kementerian Tenaga Kerja yang sudah ada di Samarinda, mereka yakin bisa melahirkan generasi kreatif yang tangguh.

    Debat pamungkas ini tak hanya menjadi ajang penyampaian gagasan, tetapi juga momen pembuktian bahwa masa depan Samarinda sedang dipertaruhkan. Jika visi Andi Harun terealisasi, bukan tidak mungkin Samarinda akan menjelma sebagai pusat kreativitas di Kalimantan, bahkan Indonesia.

    “Ekonomi kreatif adalah jalan untuk membuka lapangan kerja baru, menggerakkan inovasi dan membangun masa depan Samarinda. Kami akan memastikan ini tidak sekadar wacana, tapi benar-benar menjadi kenyataan,” tutup Andi Harun.

    Panggung debat telah usai, tapi janji besar ini masih terngiang di benak publik Samarinda. Kini, bola ada di tangan mereka untuk memilih masa depan Kota Tepian.

    Andi Harun-Saefuddin Zuhri Debat Publik Pilkada Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Jelang Musda VI di Samarinda, Demokrat Kaltim Resmi Buka Seleksi Ketua Baru

    Mei 29, 2026

    Potensi PHK Massal, Sri Puji Saran Pekerja Tambang Menabung dan Alih Sektor

    Mei 26, 2026

    Kursi Sekwan Kaltim Belum Bertuan, DPRD Masih Tunggu Usulan Nama dari Gubernur

    Mei 26, 2026

    Wagub Kaltim Diseret dalam Isu Aksi Demonstrasi, Gerindra Imbau Publik Tidak Terprovokasi

    Mei 26, 2026

    Polemik Grup Chat DPRD Kaltim Masuk Ranah Etik, BK Siapkan Pemanggilan dan Mediasi

    Mei 26, 2026

    Sawit Warga Loa Janan Rusak Diterjang Lumpur, Tiga Perusahaan Tambang Didesak Bertanggung Jawab

    Mei 26, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    SittiMei 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Iduladha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga momentum syukur dan…

    Terowongan Samarinda Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pengujian Segera Dimulai

    Mei 30, 2026

    Fenomena FOMO Kafe Baru di Samarinda, Datang karena Kopi atau Konten?

    Mei 30, 2026

    Mengapa Bekas Luka Bisa Menonjol dan Tak Hilang? Ini Penjelasan Medis tentang Keloid

    Mei 30, 2026

    Dompet Aman, Saldo Menipis: Fenomena Belanja Impulsif di Era QRIS

    Mei 30, 2026
    1 2 3 … 3,111 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.