Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemprov Kaltim Lelang Aset Tidak Terpakai, Tambah Kas Daerah Rp475 Juta

    Juni 19, 2026

    Pangkas Waktu Tempuh, Jalur Udara Samarinda–Melak Diharapkan Jadi Magnet Investor Kubar

    Juni 19, 2026

    Rute Penerbangan Samarinda-Melak Kembali Dibuka, Jawab Kebutuhan Mobilitas Warga Kubar

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Daya Beli Lesu, Realisasi PAD Kaltim Tersendat dan Jauh dari Target di Pertengahan Tahun
    Pemerintah

    Daya Beli Lesu, Realisasi PAD Kaltim Tersendat dan Jauh dari Target di Pertengahan Tahun

    SittiBy SittiJuni 19, 2026Updated:Juni 19, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Indikator kelesuan ekonomi mulai memukul ketahanan fiskal Pemerintah Provinsi Kaltim. Memasuki pertengahan tahun 2026, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bumi Etam tercatat macet di angka 34 persen, jauh dari target ideal semester pertama.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mengonfirmasi, melemahnya daya beli masyarakat menjadi pemicu utama seretnya setoran kas daerah. Penurunan daya beli ini berdampak langsung pada merosotnya kepatuhan dan kemampuan warga dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah.

    “Memang sedikit banyak situasi sekarang ini berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Kemampuan masyarakat untuk membayar pajak juga ikut terpengaruh,” ungkap Sri Wahyuni beberapa hari lalu.

    Sri Wahyuni membeberkan bahwa capaian 34 persen saat ini menjadi alarm evaluasi bagi tim anggaran pemerintah daerah. Secara akumulatif, pos pendapatan daerah mengalami koreksi tajam karena gagal mendekati batas aman pertengahan tahun.

    “Sampai sekarang PAD kita baru 34 persen. Sebenarnya kalau melihat periode pertengahan tahun seperti ini, idealnya sudah sekitar 50 persen. Jadi memang ada koreksi,” urainya.

    Meski enggan merinci sektor perpajakan atau retribusi mana saja yang mengalami kemerosotan paling dalam, macetnya PAD ini dipastikan mempersempit ruang manuver fiskal daerah dalam mendanai program-program strategis.

    Menyikapi defisit target tersebut, Pemprov Kaltim kini dipaksa melakukan kalkulasi ulang pada semester kedua guna memastikan stabilitas fiskal tetap terjaga. Sri menegaskan, fokus utama pemerintah saat ini adalah melakukan evaluasi berkala dan memperketat optimalisasi pendapatan agar tidak mengorbankan belanja pelayanan publik.

    “Kita terus berupaya supaya target itu bisa terpenuhi. Meskipun mungkin tidak sampai 100 persen, paling tidak PAD kita bisa mengimbangi kebutuhan belanja daerah,” tambah Sri optimistis.

    Tantangan bagi Pemprov Kaltim di sisa tahun anggaran 2026 ini dipastikan melipat ganda. Di tengah pemulihan ekonomi regional yang belum merata, birokrasi dituntut super cermat dalam menyusun skala prioritas agar program pembangunan infrastruktur maupun subsidi masyarakat tidak mandek akibat seretnya likuiditas kas daerah.

    “Yang penting bagi kami bagaimana pendapatan daerah tetap terjaga sehingga kebutuhan belanja dan pelayanan kepada masyarakat bisa tetap berjalan,” pungkasnya.

     

    PAD Kaltim Sekda Kaltim Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Pemprov Kaltim Lelang Aset Tidak Terpakai, Tambah Kas Daerah Rp475 Juta

    Juni 19, 2026

    Masuji Tahap Akhir, Geopark Sangkulirang-Mangkalihat, Jadi Harapan Pariwisata Berkelanjutan Kaltim

    Juni 18, 2026

    Hoaks Kian Mengancam, Faisal Minta KIM Jadi Garda Terdepan Literasi Informasi di Daerah

    Juni 18, 2026

    Sangkulirang-Mangkalihat Selangkah Lagi Jadi Geopark Nasional

    Juni 17, 2026

    Instansi Diminta Siapkan Data Dukung untuk Evaluasi SAKIP Berbasis AI

    Juni 17, 2026

    Fahmi: Kaltim Tak Sekadar Berpartisipasi, Targetkan Prestasi di PENAS Petani Nelayan XVII Gorontalo

    Juni 16, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemprov Kaltim Lelang Aset Tidak Terpakai, Tambah Kas Daerah Rp475 Juta

    R’syaJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Melalui mekanisme lelang yang dilaksanakan secara daring, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)…

    Pangkas Waktu Tempuh, Jalur Udara Samarinda–Melak Diharapkan Jadi Magnet Investor Kubar

    Juni 19, 2026

    Rute Penerbangan Samarinda-Melak Kembali Dibuka, Jawab Kebutuhan Mobilitas Warga Kubar

    Juni 19, 2026

    Daya Beli Lesu, Realisasi PAD Kaltim Tersendat dan Jauh dari Target di Pertengahan Tahun

    Juni 19, 2026

    Jalur Samarinda Bontang Lumpuh Diterjang Banjir, Truk dan Tronton Terjebak Antrean Panjang

    Juni 18, 2026
    1 2 3 … 3,154 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.