Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tak Sekadar Nyaman, Gaya Casual Kini Jadi Identitas Anak Muda

    Juni 3, 2026

    Benarkah Pendidikan Gratis Bisa Menghapus Angka Putus Sekolah?

    Juni 3, 2026

    Raperda Reklame Masuk Tahap Krusial, DPRD Upayakan Keseimbangan PAD dan Iklim Investasi

    Juni 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Dari Satu Gerobak Meracik Asa, Kisah Kopi Sepeda Listrik di Sudut Kota
    Samarinda

    Dari Satu Gerobak Meracik Asa, Kisah Kopi Sepeda Listrik di Sudut Kota

    RidhoBy RidhoFebruari 15, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gerobak Kopi Senara saat berjualan (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Berawal dari satu gerobak kopi berbasis sepeda listrik, Rifiki, warga Loa Bakung, perlahan menapaki jalan usaha dengan penuh harapan. Meski baru sekitar dua bulan berjualan, kopi racikannya mulai dikenal dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

    Gerobak kopi tersebut menjadi satu-satunya aset yang ia miliki. Sepeda listrik dimodifikasi secara sederhana agar mampu membawa peralatan seduh dan bahan minuman. Setiap hari hingga malam, Rifiki berpindah-pindah titik di kawasan keramaian, menyesuaikan situasi dan jumlah pengunjung.

    Pilihan menggunakan sepeda listrik bukan tanpa pertimbangan. Selain menekan biaya operasional, konsep ini dinilai lebih fleksibel dan ramah lingkungan. Dengan satu gerobak, ia bisa berpindah lokasi tanpa perlu memikirkan ongkos bahan bakar.

    “Baru satu gerobak saja. Ini benar-benar usaha awal, masih belajar dan merintis untuk awalan,” ujar Rifiki, Minggu, 15 Februari 2026.

    Meski masih seumur jagung, antusiasme pembeli terbilang menggembirakan. Banyak warga tertarik mencoba, baik karena konsep yang unik maupun harga yang relatif terjangkau. Mayoritas pelanggan datang dari kalangan pelajar, mahasiswa, hingga pekerja.

    Menu yang ditawarkan pun cukup beragam. Mulai dari kopi hitam, kopi susu gula aren, hingga pilihan minuman nonkopi. Semua disajikan secara sederhana, namun tetap mengutamakan rasa. Dalam sehari, penjualan bisa mencapai puluhan gelas, meski jumlahnya fluktuatif tergantung cuaca dan lokasi berjualan.

    Rifiki menyadari, keterbatasan peralatan dan minimnya pengalaman menjadi tantangan tersendiri. Namun hal itu tak menyurutkan semangatnya untuk terus bertahan dan belajar.

    “Yang penting jalan dulu. Dari satu gerobak ini saya belajar banyak,” tuturnya.

    Di balik usaha kecil tersebut, tersimpan harapan besar. Rifiki berharap gerobak kopi sepeda listrik yang kini ia jalani dapat menjadi pijakan menuju usaha yang lebih stabil. Ke depan, ia berencana memperbaiki perlengkapan, menambah variasi menu, serta meningkatkan kualitas pelayanan.

    “Harapannya satu gerobak ini bisa terus hidup dan cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau berkembang, itu bonus,” pungkasnya.

    Kisah kopi gerobak sepeda listrik ini menjadi bukti bahwa usaha tidak selalu harus dimulai dari modal besar. Dari satu gerobak sederhana, tumbuh mimpi, kerja keras, dan keyakinan bahwa langkah kecil hari ini bisa menjadi fondasi bagi masa depan yang lebih baik.

     

    Kopi Kopi Sepeda UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Pajak UMKM Naik, Dana untuk Ekspansi Usaha Terancam Habis untuk Kewajiban Fiskal

    Juni 2, 2026

    Tak Semata Hafalan, Pancasila Jadi Pedoman Generasi Muda dalam Bersikap

    Juni 1, 2026

    Tambang Mulai Lesu, Samarinda Siaga Antisipasi Gelombang PHK dan Pelemahan Daya Beli

    Juni 1, 2026

    DLH Masih Temukan Limbah Kurban Dibuang ke Sungai, Tiga Karung Jeroan Dievakuasi dari Karang Mumus

    Juni 1, 2026

    Di Balik Layar Ada Manusia, Dosen Ilkom Ingatkan Nilai Pancasila di Ruang Digital

    Juni 1, 2026

    Pancasila Tak Hanya Pemersatu Bangsa, tetapi Fondasi Perdamaian Global

    Juni 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tak Sekadar Nyaman, Gaya Casual Kini Jadi Identitas Anak Muda

    R’syaJuni 3, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Mulawarman (Unmul) angkatan 2020, Ale menjadikan fashion sebagai…

    Benarkah Pendidikan Gratis Bisa Menghapus Angka Putus Sekolah?

    Juni 3, 2026

    Raperda Reklame Masuk Tahap Krusial, DPRD Upayakan Keseimbangan PAD dan Iklim Investasi

    Juni 3, 2026

    Tiga Jemaah Haji Lansia Asal Kaltim Meninggal di Tanah Suci, Dua Akibat Serangan Jantung

    Juni 3, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Turun, Dipicu Pelemahan Harga CPO dan Kernel

    Juni 3, 2026
    1 2 3 … 3,118 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.