Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Pastikan Distribusi Aman, Renovasi SMP 2 Dikebut Usai Insiden

    April 19, 2026

    Jejak Semangat Mohammad Sukri: Pesan Sederhana yang Kini Menjadi Amanah

    April 19, 2026

    Pemkot Samarinda Matangkan Sistem WFH Digital, Sudah Uji Coba Tanpa Bug

    April 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Pasuruan»Dana Transfer Dipangkas, Pemkot Pasuruan Siapkan Efisiensi Ketat di APBD 2026
    Pasuruan

    Dana Transfer Dipangkas, Pemkot Pasuruan Siapkan Efisiensi Ketat di APBD 2026

    Rahmat FGBy Rahmat FGNovember 7, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Pasuruan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan tengah memutar otak menghadapi tantangan besar dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.

    Pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) oleh pemerintah pusat memaksa Pemkot melakukan efisiensi besar-besaran di hampir semua sektor.

    Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, mengatakan kondisi fiskal daerah tahun depan akan jauh lebih ketat dibanding tahun sebelumnya.

    “Pemangkasan TKD ini sangat berdampak pada struktur keuangan daerah. Kami harus melakukan rasionalisasi dan efisiensi di berbagai pos anggaran,” ujar Adi Wibowo kepada wartawan Jumat, 7 November 2025.

    Berdasarkan rancangan APBD 2026, dana bagi hasil (DBH) yang diterima Pemkot Pasuruan turun drastis dari Rp88 miliar menjadi hanya Rp39 miliar.

    Sementara total belanja daerah yang semula mencapai Rp1 triliun, dipangkas menjadi sekitar Rp905 miliar.

    Secara keseluruhan, Pasuruan mengalami pengurangan anggaran sekitar Rp139 miliar akibat kebijakan tersebut.

    Tak hanya berdampak pada program pembangunan, pengetatan anggaran juga menyentuh tunjangan kinerja (tukin) aparatur sipil negara (ASN) yang akan dipotong hingga 20 persen.

    “Langkah ini tidak mudah, tapi kami harus realistis menyesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah,” kata Adi.

    Program Universal Health Coverage (UHC) juga ikut terdampak. Program yang menjamin pembiayaan kesehatan bagi warga belum terdaftar di BPJS Kesehatan itu kini terancam tak dapat berjalan penuh sepanjang tahun.

    Menurut sumber internal Pemkot, bila tidak ada tambahan dana transfer dari pemerintah pusat di pertengahan tahun, pembiayaan UHC hanya akan mampu menutup kebutuhan hingga sembilan bulan pertama 2026.

    Adi menegaskan, Pemkot Pasuruan akan memprioritaskan program yang benar-benar mendesak dan berdampak langsung pada masyarakat.

    “Kami akan memastikan pelayanan dasar tetap berjalan, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial,” ujarnya.

    Sebagaimana diketahui, pemerintah pusat tahun ini memangkas TKD secara nasional. Menteri Keuangan menjelaskan, kebijakan itu diambil untuk mendorong daerah agar tidak menimbun dana transfer di perbankan tanpa realisasi optimal.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Rahmat FG

    Related Posts

    DPRD dan Kejari Pasuruan Perkuat Sinergi Hukum Demi Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel

    Maret 3, 2026

    Udeng dan Kaweng Tengger Dikukuhkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional

    Februari 27, 2026

    Selama Ramadan, Wali Kota Pasuruan Pastikan Stok Bahan Pokok Aman dan Harga Terkendali

    Februari 20, 2026

    RSUD Grati Luncurkan Smart Operating Theatre, Layanan Bedah Kian Aman dan Terintegrasi

    Februari 19, 2026

    Jelang Ramadan 1447 H, Ketua DPRD Pasuruan Ajak Warga Jaga Kondusivitas dan Kebersamaan

    Februari 18, 2026

    Sambut Ramadan dan Hari Jadi Kota, Dispendikbud Pasuruan Gelar Lomba Mewarnai Anak TK

    Februari 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Pastikan Distribusi Aman, Renovasi SMP 2 Dikebut Usai Insiden

    Ratu ArifanzaApril 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan aktivitas distribusi bahan pokok tetap berjalan normal…

    Jejak Semangat Mohammad Sukri: Pesan Sederhana yang Kini Menjadi Amanah

    April 19, 2026

    Pemkot Samarinda Matangkan Sistem WFH Digital, Sudah Uji Coba Tanpa Bug

    April 18, 2026

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    April 18, 2026

    Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci

    April 18, 2026
    1 2 3 … 3,061 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.