Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Dampak Musibah Tambang, Besok PMII Samarinda Akan Turun Aksi
    Daerah

    Dampak Musibah Tambang, Besok PMII Samarinda Akan Turun Aksi

    MartinusBy MartinusDesember 16, 201803 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim Samarinda-Dampak musibah tambang yang terjadi di Kaltim, membuat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia(PMII) Kota Samarinda Besok akan turun aksi
    Hal ini disampaikan Fadhullah ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Samarinda yang disampaikan kepada redaksi  insitekaltim, Minggu, (16/12/2018)
    Menurut Fadhullah bahwa PMII Cabang Kota Samarinda akan turun aksi besok sehubungan dengan banyaknya korban musibah tambang sampai 32 orang. Hal ini tentu membuat kami prihatin tidak adanya langka kongkrit Pemerintah Kota Samarinda maupun Pemerintah Prov. Kaltim .
    “Setelah kejadian musibah putusnya jalan Sanga-Sanga Muara Jawa yang di duga karena Tambang yang terlalu dekat dengan jalan tersebut. Dari kejadian Sanga-Sanga semua melek termasuk reaksi cepat yang dilakukan Pemprov, Kaltim. Tapi  kalau kami menilai hanya sementara sedangkan korban- korban yang diakibatkan tambang sampai sekarang kami belum mendengar ada yang dijadikan tersangka,”kata Fadhullah
    Saat hari Hak Asasi Manusia (HAM) yang jatuh setiap 10 Desember  dan diperingati di seluruh dunia, nasib anak-anak di Kaltim sesuram wajah sawah-sawah yang ada di kaltim.Setiap hari menghilang dan berganti menjadi tambang. Di tahun 2018 kami melihat ada  4 anak yang tewas di lubang tambang, menjadikan jumlah korban sejak tahun 2011 hingga 2018 bertambah menjadi 32 korban,”ungkapnya
    Selain itu, anak-anak tidak lagi bebas bermain, hampir setiap sudut ruang di kota-kota dan kabupaten di Kaltim terdapat lubang-lubang tambang. Keberadaan lubang tambang yang di telantarkan oleh para pengusaha rakus tak ubahnya bagaikan ranjau dimedan peperangan. Tidak peduli anak-anak atau orang dewasa, keberadaan lubang yang dibiarkan terbuka kapanpun siap merengut nyawa manusia.
    “Sudah lebih dari 7 tahun, keadilan atas tewasnya korban yang mayoritas adalah anak-anak (27 Jiwa) tak kunjung mendapatkan kabar memuaskan. Nasib penegakkan hukum atas kasus anak-anak yang meninggal di lubang tambang seakan tenggelam bersama lumpur kejahatan 21 konsesi tambang di provinsi ini,’cetusnya
    Sementara beberapa rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Komnas HAM tak kunjung dilaksanakan. Ini tentunya menjadi pertanyaan bagi banyak pihak apa yang menyebabkan Polda Kaltim, Gubernur dan Dinas ESDM Kaltim tak kunjung menjalankan rekomendasi Komnas HAM. Inilah yang terjadi jika pemerintah bertekuk lutut dibawah kendali korporasi tambang, keselamatan rakyat sepertinya tidak lagi berarti.
    “Bagi para oligarki politik yang terpenting pengerukan dan penjarahan sumber daya alam terus berlangsung. Warga yang menghalang-halangi masuknya tambang akan di hadapi dengan pembungkaman dengan bentuk kriminalisasi dan kekerasan,”bebernya
    Lebih lanjut, komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim melindungi warganya dari ancaman lubang tambang hanya sebatas retorika pencitraan yang selalu berlindung di balik alasan “kami percayakan pada proses hukum” mintanya
    Kejahatan lingkungan yang dilakukan korporasi tentu tidak akan terlaksana jika pihak yang bertanggung jawab dalam hal pengawasan hadir dan bertindak tegas. Pihak yang dimaksudkan adalah institusi pemerintahan dan termasuk juga kepolisian.
    Untuk itu, kami besok (17/12/2018) akan turun aksi di kantor gubernur Kaltim, meminta agar korban selanjutnya tidak terjadi dan terulang lagi. Dan pemerintah Kota Samarinda dan Pemerintah Prov Kaltim agar serius menangani masalah tambang. Ada 100 orang anggota PMII Kota Samarinda,yang akan terlibat aksi diacara besok,”paparnya
    Wartawan sukri

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Keluarga Edianto Wongso Laporkan Dokter RSUD AWS ke Polisi Dugaan Kelalaian Medis

    Oktober 7, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026

    Sengketa Lahan di Samarinda Seberang, Dokumen Era 1990-an Kembali Dipersoalkan

    September 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah menilai pengembangan sektor ekonomi non-tambang perlu…

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.