Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    September 14, 2026

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kutim»Bupati Kutim: Puncak Perjuangan Aldera 1998 Bukan Perjuangan Terakhir Penegakan Demokrasi
    Diskominfo Kutim

    Bupati Kutim: Puncak Perjuangan Aldera 1998 Bukan Perjuangan Terakhir Penegakan Demokrasi

    MartinusBy MartinusFebruari 28, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menghadiri Kuliah Umum dan Bedah Buku Aldera Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999 di GOR 27 September Kampus Unmul, Samarinda, Selasa (28/2/2023).

    Ditemui pasca kegiatan, Ardiansyah mengatakan kehadirannya pada kegiatan tersebut merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan karena mendapat motivasi dari hasil beda dari para akademisi.

    “Alhamdulillah hari ini saya menghadiri undangan Pak Rektor terkait dengan bedah buku Aldera. Saya tidak paham hari ini saya seperti di luar kemampuan. Nah intinya adalah Aldera mengingatkan tentang peristiwa yang terjadi waktu itu dan ini luar biasa,” ungkapnya.

    Ia menceritakan pada 15 Februari 1974 silam, terjadi peristiwa yang luar biasa. Para pemuda pro demokrasi bangkit melawan rezim otoriter. Perlawanan terhadap rezim otoriter tersebut berlanjut hingga puncaknya pada tahun 1998 orde reformasi.

    Dikatakannya, puncak perjuangan 1998 bukanlah perjuangan terakhir untuk menegakan demokrasi di bangsa ini.

    “Saya katakan tahun 1998 itu puncak pergerakan tetapi puncak kegiatan kita untuk menegakkan demokrasi itu terus berjalan,” tuturnya.

    Lebih lanjut, ujar Ardiansyah mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus melihat sejarah, dimana dalam sejarah reformasi dan menjadikannya sebagai tonggak untuk memperkokoh demokrasi agar tidak runtuh.

    Menurutnya, salah satu contoh upaya untuk memperkeruh demokrasi di Indonesia adalah pemilihan umum tertutup.

    “Kalau itu terjadi maka kembali ke dulu lagi. Dan demokrasi tidak berjalan seutuhnya. Ini suara kita hanya suara biasa. Mudah-mudahan nanti Mahkamah Konstitusi bisa menganulir keinginan elit,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Bencana di Sumatera Jadi Peringatan, Kaltim Tegaskan Komitmen Jaga Hutan dan Tekan Deforestasi

    Desember 15, 2025

    Bupati Ardiansyah Beri Dukungan PWI Kutim Berlaga di Porwada Kaltim

    Desember 14, 2023

    Pemkab Kutim Akselerasi Peningkatan Program KB Melalui SDM Kompeten

    November 25, 2023

    Pemkab Kutim Gagas Aplikasi Stunting Untuk Percepatan Penanganan

    November 23, 2023

    Disnakertrans Kutim Kebut Program Pengembangan Transmigran

    November 22, 2023

    Muhammad Syarif: 100.000 Blangko E-KTP Tersedia, Kutai Timur Bebas Isu Blanko Kosong

    November 21, 2023
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    Ratu ArifanzaSeptember 14, 2026

    Insitekaltim, Jakarta — Pemerintah resmi memperbarui aturan penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Skema baru…

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026

    Beras Kaltim Masih Tebal, Serapan Gabah Petani Justru Melambat

    September 14, 2026

    59 Cabor Dipastikan Bertanding di Porprov Kaltim 2026, Lima Digelar Mandiri

    September 14, 2026
    1 2 3 … 3,340 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.