Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jogging Pagi Bukan Sekadar Tren, Ini 6 Penyakit yang Bisa Dicegah

    Mei 10, 2026

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Mei 9, 2026

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Bukit Layang Kembangkan Pertanian Apung dan Perikanan
    Diskominfo Kukar

    Bukit Layang Kembangkan Pertanian Apung dan Perikanan

    Nur AjijahBy Nur AjijahApril 10, 2025Updated:Mei 31, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Persawahan Layang Apung
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Di tengah gempuran modernisasi pertanian berbasis mesin dan digital, Desa Bukit Layang di Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), memilih jalur berbeda.

    Desa ini menggagas inovasi berbasis kearifan lokal, yakni sawah apung dan perikanan keramba, sebagai solusi berkelanjutan menghadapi tantangan pangan dan iklim.

    Sejak 2023, teknologi sawah apung telah menjadi bagian dari sistem pertanian Bukit Layang. Pada tahun anggaran 2025, Pemerintah Desa kembali mengalokasikan dana desa untuk memperluas program tersebut. Teknologi ini memungkinkan penanaman padi di atas permukaan air, memanfaatkan lahan rawa atau genangan air yang selama ini tidak produktif.

    Kepala Desa Bukit Layang, Silferius Sudi, menyampaikan bahwa program ini terus dikembangkan, termasuk melalui proses penambahan media taman padi apung yang kini tengah berlangsung.

    “Saat ini masih proses penambahan media taman padi apung,” kata Silferius melalui sambungan telepon, Kamis 10 April 2025.

    Ia menjelaskan bahwa konsep ini sudah berjalan tiga tahun, dan tahun 2025 menjadi fase perluasan dengan target jangkauan yang lebih besar. Teknologi ini terbukti mampu menjadi alternatif saat lahan pertanian tradisional terendam akibat hujan dan banjir.

    “Ini target kami untuk mendukung ketahanan pangan,” ujar Silferius.

    Sawah apung mengubah lahan tidak produktif menjadi sumber pangan. Ketika musim hujan tiba dan sawah konvensional tak bisa ditanami, sistem apung ini tetap berfungsi, menjaga ketahanan panen warga.

    Meski menghadapi kendala biaya media tanam yang cukup tinggi, Pemerintah Desa tetap berkomitmen mendampingi kelompok tani agar sistem ini menjadi kebiasaan jangka panjang, bukan sekadar proyek musiman.

    “Pendampingan kepada kelompok tani terus dilakukan agar teknologi ini tak berhenti sebatas proyek tahunan, melainkan menjadi gaya hidup pertanian yang adaptif terhadap zaman,” jelas Silferius.

    Selain pertanian, Desa Bukit Layang kini juga mengembangkan sektor perikanan. Budidaya ikan menggunakan keramba mulai dijalankan sebagai penguatan ekonomi lokal dan penyangga konsumsi pangan masyarakat.

    “Sekarang sedang proses pembuatan keramba ikan,” tambahnya.

    Langkah ini diambil untuk menciptakan integrasi antara pertanian dan perikanan sebagai sistem pangan yang menyatu. Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya besar desa dalam merancang ketahanan pangan yang mandiri dan sesuai karakter wilayah.(Adv)

    Desa Bukit layang kades Bukit Layang padi Sawah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Manfaatkan Combine Harvester, Petani Loa Kulu Percepat Panen Padi di Musim Puasa

    Februari 20, 2026

    Kukar Terdepan Tekan Stunting di Kaltim, Rendi Soroti Peran Ketahanan Fiskal Daerah

    November 18, 2025

    Aulia-Rendi Undang Media, Silakan Kritik Kami No Baper

    Juli 2, 2025

    Aulia Resmi Dilantik, Kukar Idaman akan Jadi Prioritas di 100 Hari Pertama

    Juni 23, 2025

    Kurban Bukan Sekadar Simbol Pengorbanan Spritual, Tapi Cermin Solidaritas

    Juni 7, 2025

    Kepala Desa Segihan: Infrastruktur Pertanian Jadi Program Prioritas Tahun Ini

    Juni 4, 2025
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jogging Pagi Bukan Sekadar Tren, Ini 6 Penyakit yang Bisa Dicegah

    Ratu ArifanzaMei 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah rutinitas yang padat dan gaya hidup serba cepat, banyak orang…

    Pasar Segiri Belum Direvitalisasi, DPRD Samarinda Soroti Prioritas Anggaran

    Mei 9, 2026

    Penertiban Parkir di Halaman Warga Disorot, DPRD Nilai Protokol Tidak Tepat

    Mei 9, 2026

    Kala Fest 2026 Dibuka, Kaltim Siapkan Ekonomi Syariah Jadi Penopang Baru Pasca Batu Bara

    Mei 9, 2026

    Tak Hanya Bunga Bank, DPRD Samarinda Dorong Kebijakan Keuangan Berbasis Manfaat Sosial

    Mei 8, 2026
    1 2 3 … 3,090 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.