Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Anggaran Perkim Samarinda Turun Drastis, 700 Laporan Kerusakan Lampu Jalan Tertahan

    Juli 7, 2026

    Messi Pimpin Argentina Hadapi Mesir, Tiket Delapan Besar Jadi Taruhan

    Juli 7, 2026

    Jejak Laut Purba di Tangga Bidadari Jadi Modal Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

    Juli 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Bukan Pesaing Ritel Modern, Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa
    Ekonomi

    Bukan Pesaing Ritel Modern, Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuli 7, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Salah satu Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Samarinda (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, bukan untuk menyaingi jaringan ritel modern seperti Alfamart maupun Indomaret.

    Hal ini ditegaskan, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Kalimantan Timur (Kaltim), Heni Purwaningsih dalam keterangannya, Selasa, 7 Juli 2026.

    Sebaliknya kata Heni, koperasi desa diproyeksikan menjadi instrumen untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa. Melalui penyediaan kebutuhan pokok, dengan harga terjangkau serta meningkatkan nilai tambah hasil produksi lokal.

    Menurut Heni, berbagai anggapan yang menyebut Kopdes akan menjadi pesaing ritel modern merupakan penafsiran yang keliru terhadap tujuan pembentukan koperasi desa.

    “Kehadiran Kopdes bukan untuk menyaingi Indomaret atau Alfamart. Pastinya, pemerintah Kopdes memberikan akses kepada masyarakat terhadap sumber daya yang dibutuhkan dan meningkatkan nilai tambah ekonomi desa,” ujarnya.

    Menurut Heni, salah satu fungsi utama Kopdes adalah menyediakan kebutuhan pokok masyarakat sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

    Dengan demikian, masyarakat desa dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

    Ia mencontohkan, komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, telur hingga LPG diharapkan tersedia di Kopdes sehingga masyarakat tidak kesulitan memperoleh kebutuhan dasar

    “Koperasi desa harus hadir menyediakan kebutuhan itu. Barang-barang pokok dijual sesuai HET, bukan untuk bersaing dengan ritel modern,” katanya.

    Selain penyediaan sembako, Kopdes juga diharapkan mampu memperkuat posisi tawar petani dalam memasarkan hasil pertanian. Selama ini, kata Heni, banyak petani masih bergantung kepada tengkulak sehingga nilai jual produknya tidak optimal.

    Ia mencontohkan, petani kakao di Kabupaten Kutai Timur yang selama ini belum memperoleh harga sesuai kualitas produk karena minimnya akses pasar. Di sinilah peran Kopdes maupun BUMDes, dibantu pemerintah, untuk mempertemukan petani dengan pembeli atau eksportir secara langsung agar posisi tawar mereka meningkat.

    Heni menegaskan, pemerintah ingin menjadikan Kopdes sebagai motor penggerak ekonomi desa yang mampu memotong rantai distribusi, memperkuat akses pasar, sekaligus melindungi kepentingan masyarakat desa.

    “Fungsinya jauh lebih besar daripada sekadar dianggap menjadi pesaing Alfamart atau Indomaret,” tegasnya.

    Menurutnya, ada cita-cita besar agar masyarakat desa lebih mudah memperoleh kebutuhan pokok dan mendapatkan manfaat ekonomi yang lebih baik dari potensi desanya.

     

    Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (DPPKUKM) Kaltim DPPKUKM Kaltim Heni Purwaningsih Koperasi Merah Putih
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Efisiensi Baru Sebatas Slogan, Pengamat Soroti Belanja dan Fasilitas Pejabat

    Juli 6, 2026

    BI Pastikan Kondisi Kaltim Tetap Terkendali, Inflasi Juni 2026 Capai 3,20 Persen

    Juli 5, 2026

    Produktivitas Padi Kaltim Ditarget Naik Jadi 7 Ton per Hektare Lewat PMAAS

    Juli 5, 2026

    Pendidikan Masih Jadi Korban, Pengamat Kritik Prioritas Anggaran Pemerintah

    Juli 5, 2026

    BPS Kaltim Perbarui Potensi Ekonomi Lewat Sensus Ekonomi 2026

    Juli 3, 2026

    Petani Plasma Nikmati Kenaikan hingga Harga TBS Sawit Rp3.469 per Kilogram

    Juli 3, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Anggaran Perkim Samarinda Turun Drastis, 700 Laporan Kerusakan Lampu Jalan Tertahan

    SittiJuli 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Alokasi anggaran belanja untuk Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Samarinda mengalami…

    Messi Pimpin Argentina Hadapi Mesir, Tiket Delapan Besar Jadi Taruhan

    Juli 7, 2026

    Jejak Laut Purba di Tangga Bidadari Jadi Modal Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

    Juli 7, 2026

    Bukan Pesaing Ritel Modern, Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa

    Juli 7, 2026

    Sudah 28 Ribu Peserta, Dinkes Ajak Warga Manfaatkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Samarinda

    Juli 7, 2026
    1 2 3 … 3,197 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.