Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    September 27, 2026

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    September 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Bukan Kota Mati, Neni Tawarkan Bontang Jadi Poros Maritim Indonesia
    Daerah

    Bukan Kota Mati, Neni Tawarkan Bontang Jadi Poros Maritim Indonesia

    AdminBy AdminNovember 7, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Angel – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Debat pertama Pilkada Bontang tengah berlangsung pada Sabtu (7/11/2020) malam ini. Acara yang dimulai pukul 20.00 Wita itu satu di antaranya menyampaikan visi dan misi masing-masing calon wali kota baik nomor urut 01 Basri Rase dan calon wali kota 02 Neni Moerniaeni.

    Calon wali kota Bontang nomor urut 02, Neni Moerniaeni menyampaikan sejumlah program unggulan guna mewujudkan Bontang maju dan sejahtera.

    Salah satunya, Neni menghendaki Kota Bontang unggul di bidang maritim. Neni optimis akan membangun Kota Bontang agar tidak menjadi kota mati, ketika sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui habis.

    “Bontang ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai kota industri gas kondensat dan petrochemical. Artinya apa? Industri ini suatu saat akan habis karena ketergantungan dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui,” jelas Neni.

    Oleh karena itu pihaknya akan menjadikan Kota Bontang menjadi kota yang berkelanjutan, dengan cara mewujudkan Kota Bontang smart city berbasis kemaritiman dengan industri yang maju dan modern, SDM yang berkualitas dan lingkungan yang tetap lestari.

    “Bontang tidak boleh menjadi kota yang mati. Bontang harus menjadi kota yang berkelanjutan. Oleh karena itu kami akan mewujudkan Kota Bontang menjadi smart city berbasis kemaritiman dengan industri yang maju,” jelas Neni.

    Neni menerangkan, dengan ditetapkannya Perda Nomor 13 Tahun 2019, Kota Bontang sudah mempunyai kawasan yang diperuntukan untuk industri dan sudah dibangun industri hilir. Ke depan pihaknya akan membangun pelabuhan peti kemas sehingga menjadikan Bontang sebagai poros maritim Indonesia.

    “Kita bangun adalah industri. Alhamdulillah dengan ditetapkan Perda Nomor 13 Tahun 2019 sudah mempunyai kawasan peruntukan industri dan sudah dibangun industri hilir. Insyaallah Bontang tidak akan menjadi kota mati. Industri kemaritiman akan kita bangun. Begitu juga pelabuhan peti kemas. Bapak Jokowi akan menjadikan Indonesia poros maritim dunia dan saya akan menjadi Bontang poros maritim indonesia dengan visi misi Bontang tidak akan menjadi kota mati,” terangnya.

    Selain itu, salah satu program yang bakal menjadi fokus garapan Neni – Joni ke depan adalah mengembangkan sumber daya manusia (tenaga kerja lokal) yang terampil dan sejahtera. Dengan terciptanya SDM tenaga kerja lokal yang andal dan terampil, maka menurut Neni akan mampu bersaing dalam dunia industri di Bontang.

    “Paling penting dalam membangun sumber daya manusia berkualitas menjadi komitmen yang tidak hanya kaya dengan sumber daya alam, tapi Bontang juga harus mempunyai anak-anak yang cerdas intelektual dan emosionalnya,” tegas Neni.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Kuorum Rapat KUA-PPAS Kaltim Dipersoalkan, 15 Anggota Hadir Daring

    September 26, 2026

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    KPK Temukan Anomali Penganggaran Kaltim, Proposal Masyarakat Bakal Diperketat

    September 24, 2026

    Antrean BBM Kaltim Meningkat, DPRD Kaltim Singgung Produksi Energi yang Menurun

    September 24, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Belum Siap, DPRD Soroti Sistem dan Target Rp200 Miliar

    September 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    Ratu ArifanzaSeptember 27, 2026

    Insitekaltim, Kukar – Perjalanan darat dari Samarinda menuju Bontang atau sebaliknya kerap membutuhkan tempat untuk…

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    September 27, 2026

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026

    Dugaan Guide Wire Tertinggal di Jantung, Keluarga Pasien Desak RSUD AWS Bertanggung Jawab

    September 26, 2026
    1 2 3 … 3,366 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.