Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Juni 23, 2026

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Bukan Komoditas Politik, Agus Haris: Saya Tahu Kehidupan Guru Swasta
    DPRD Bontang

    Bukan Komoditas Politik, Agus Haris: Saya Tahu Kehidupan Guru Swasta

    AdminBy AdminSeptember 9, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Angel – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Agus Haris adalah wakil rakyat yang paling gigih menyuarakan kesejahteraan guru swasta di Kota Bontang.

    Berlatar belakang profesi guru swasta, Agus Haris menampik anggapan perjuangannya untuk kesejahteraan guru khususnya guru swasta sebagai komoditas politik.

    “Khusus untuk wilayah pendidikan, saya tidak pernah main-main. Tidak ada modus atau strategi politik. Guru dan guru swasta tidak ada urusan politik apa pun. Karena saya tahu betul kehidupan mereka,” tegas Agus Haris kepada insitekaltim dalam wawancara khusus, Selasa (8/9/2020)

    Ketua DPC Partai Gerindra Bontang ini membeberkan alasan kuat mengapa ia getol memperjuangkan kesejahteraan guru swasta sejak awal menjadi anggota DPRD 2014 hingga saat ini.

    Tugas pertama sebagai anggota DPRD 2014 ialah melahirkan pemberian insentif kepada guru swasta hingga saat ini.

    “Kenapa saya getol berjuang untuk penghasilan bagi guru swasta, karena saya pernah menjadi guru swasta dan tata usaha. Pernah juga jadi kepala sekolah. Jadi saya tahu persis kemampuan keuangan guru swasta,” bebernya.

    Ia menjelaskan bahwa salah satu faktor kurang berkembangnya sumber daya anak di sekolah, kerapkali karena masih banyak guru swasta yang tidak fokus pada satu sekolah, akibat penghasilan yang minim.

    “Nah, ternyata setelah beberapa saya pelajari, salah satu faktor penghambat tumbuh kembangnya sumber daya anak sekolah itu karena guru-guru tidak fokus pada satu sekolah. Kenapa guru-guru tidak fokus pada satu sekolah, karena persoalan penghasilan. Jangankan untuk makan, untuk anak dan istri diri sendiri saja tidak cukup. Belum lagi kalau guru itu juga menyewa rumah atau kost, tentu banyak biayanya, “ jelasnya.

    Agus akan selalu berupaya agar kesejahteran guru khususnya guru swasta di Kota Bontang bisa meningkat.

    “Saya selalu berusaha bagaimana penghasilan guru, khususnya guru-guru swasta bisa mendekati Upah Minimum Kota (UMK) Bontang untuk menopang keberlangsungan hidupnya sendiri. Karena peran guru sangat penting bagi generasi penerus, salah satunya menransfer ilmu kepada anak-anak,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Ambisi Politik Menguat, Ketua DPC PDIP Samarinda Siap Tarung di Pilwali hingga Pilgub

    Juni 23, 2026

    Gerindra-PDIP Samarinda Buka Peluang Bangun Komunikasi Politik Menuju Pilwali 2029

    Juni 22, 2026

    Tak Satu Pun Pejabat Hadir, DPRD Kaltim Tunda Paripurna Jawaban APBD 2025

    Juni 22, 2026

    Kaesang Sentil Kader PSI Kaltim: Foto Jokowi Dua, Ketua Umum Hanya Satu

    Juni 21, 2026

    Sasar Suara Anak Muda, PSI Kaltim Jadikan Isu IKN Komoditas Politik Utama

    Juni 21, 2026

    Jelang Pilwali Samarinda, Gerindra Beri Sinyal Kuat Probebaya Tetap Dilanjutkan

    Juni 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Nur AjijahJuni 23, 2026

    Insifekaltim, Samarinda – Geliat pembangunan yang semakin masif, termasuk dampak kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).…

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026
    1 2 3 … 3,166 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.