Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Empat Bulan Listrik Samarinda Padam Bergilir, PLN Belum Bisa Jelaskan Penyebabnya

    Oktober 29, 2026

    HUT ke-62 Golkar Bontang, Siapkan 1.000 Paket Sembako dan Hadiah 4 Motor

    Oktober 29, 2026

    Budaya Pampang Berpotensi Dongkrak Wisata dan PAD Samarinda

    Oktober 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Pariwisata»Budaya Pampang Berpotensi Dongkrak Wisata dan PAD Samarinda
    Pariwisata

    Budaya Pampang Berpotensi Dongkrak Wisata dan PAD Samarinda

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaOktober 29, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, saat ditemui awak media pada Kamis, 29/10/2026. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie menyoroti pentingnya sinergi sektor pariwisata dan kebudayaan untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pendapatan asli daerah (PAD).

    Menurutnya, pengembangan kedua sektor tersebut perlu dilakukan secara terintegrasi, mulai dari pengenalan budaya lokal hingga penyediaan fasilitas pendukung bagi wisatawan. Hal itu disampaikannya saat ditemui di Gedung DPRD Kota Samarinda, Jalan Basuki Rahmat Kamis, 29 Oktober 2026.

    Novan menilai, pariwisata dan kebudayaan memiliki keterkaitan erat sehingga pelaksanaan tugas organisasi perangkat daerah (OPD) perlu diarahkan agar lebih terfokus dan saling mendukung.

    Ia mencontohkan keberadaan budaya masyarakat Pampang yang rutin menggelar acara adat setiap tahun. Kegiatan tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata, tidak hanya bagi masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan dari luar daerah.

    “Bagaimana kaitannya bukan hanya melaksanakan kebudayaan tersebut, tetapi juga menarik minat masyarakat, dalam artian turis, agar mampu memberikan dampak signifikan terhadap pengenalan budaya Pampang,” ujarnya.

    Menurutnya, pengembangan kegiatan budaya sebagai daya tarik wisata juga berpeluang memberikan kontribusi terhadap PAD. Namun, potensi tersebut perlu diimbangi dengan kesiapan berbagai fasilitas penunjang.

    Ia menyebut akses menuju lokasi wisata, tempat penginapan, hingga ketersediaan kuliner menjadi bagian penting yang harus diperhatikan pemerintah.

    Dengan demikian, penyelenggaraan kegiatan budaya tidak berhenti pada pelaksanaan acara, tetapi dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

    “Kalau kita memang menarik minat wisatawan di luar Kota Samarinda, berarti akses, tempat penginapan dan lain-lain, belum lagi bicara kulinernya. Nah, ini kan sangat berkorelasi,” katanya.

    Novan juga menilai Samarinda perlu mengoptimalkan potensi yang dimiliki untuk memperkuat sektor pariwisata. Sebagai kota yang bergerak di bidang perdagangan dan jasa, Samarinda dinilai memiliki keterbatasan dari sisi objek wisata alam.

    Karena itu, pengembangan ruang publik dan penguatan budaya lokal dapat menjadi alternatif untuk menarik kunjungan wisatawan.

    Ia mencontohkan Citra Niaga dan Teras Samarinda sebagai ruang yang dapat mendukung aktivitas masyarakat sekaligus menggerakkan kegiatan ekonomi, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

    Sementara itu, keberadaan kawasan budaya di Jalan Kadrie Oening juga dinilai penting sebagai wadah bagi berbagai kelompok masyarakat untuk menampilkan dan mengembangkan kebudayaan di Kalimantan Timur.

    Novan menegaskan, pengembangan pariwisata dan kebudayaan membutuhkan perencanaan yang matang serta koordinasi antar sektor agar berjalan optimal.

    Menurutnya, pembagian tugas antar-OPD seharusnya tidak justru membuat pelaksanaan program berjalan sendiri-sendiri. Sinergi diperlukan agar potensi budaya yang dimiliki Samarinda dapat dikenal lebih luas dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

     

    Desa Budaya Pampang DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie PAD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    UMKM Teras Samarinda Tuntut Ganti Rugi, DPRD Pertanyakan Dasar Pembubaran

    Oktober 27, 2026

    DPRD Samarinda Bahas Revisi Perda Perubahan Susunan OPD

    Oktober 27, 2026

    Konflik Lahan hingga Ketimpangan Harga TBS Bayangi Pekebun Sawit Kaltim

    Oktober 26, 2026

    Orado Samarinda Jajaki Peluang Tembus Kompetisi Olahraga Tingkat Daerah

    Oktober 26, 2026

    Helmi Abdullah Dorong Sanggar Seni Jadi Ruang Pengembangan Keterampilan Pemuda

    Oktober 26, 2026

    Soal Isu Pencurian Kabel di Samarinda, Deni: Kurangnya Pengawasan Pemerintah dan Warga

    Oktober 26, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Empat Bulan Listrik Samarinda Padam Bergilir, PLN Belum Bisa Jelaskan Penyebabnya

    AminahOktober 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemadaman listrik bergilir di Kota Samarinda yang berlangsung sekitar empat bulan belum…

    HUT ke-62 Golkar Bontang, Siapkan 1.000 Paket Sembako dan Hadiah 4 Motor

    Oktober 29, 2026

    Budaya Pampang Berpotensi Dongkrak Wisata dan PAD Samarinda

    Oktober 29, 2026

    55 Persen Penduduk Miskin Kaltim Tak Bekerja, Rata-Rata Tanggung 5 Anggota Keluarga

    Oktober 29, 2026

    Bantuan untuk Warga Miskin Kaltim Perlu Disesuaikan dengan Mata Pencaharian

    Oktober 29, 2026
    1 2 3 … 3,415 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.