Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Agustus 24, 2026

    Teras Samarinda Segmen 2-4 Siap Diresmikan, Pemkot Masih Benahi Sejumlah Bagian

    Agustus 24, 2026

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Blasting PT PSB Disorot, Warga Keluhkan Debu Ganggu Kesehatan Anak hingga Air Hujan
    Samarinda

    Blasting PT PSB Disorot, Warga Keluhkan Debu Ganggu Kesehatan Anak hingga Air Hujan

    R’syaBy R’syaJuni 29, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Situasi lapangan PT PSB yang operasionalnya dikeluhkan warga (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Warga yang bermukim di sekitar PT Prima Surya Bahari (PSB), kawasan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda mengaku aktivitas blasting perusahaan telah berdampak terhadap lingkungan dan kehidupan sehari-hari mereka.

    Salah seorang warga Perdiansyah mengatakan, debu hasil blasting beterbangan hingga ke permukiman dan mencemari penampungan air hujan yang selama ini menjadi sumber air bagi sebagian warga.

    “Debunya berdampak ke masyarakat sekitar. Banyak kerugian yang kami rasakan sejak perusahaan ini beroperasi. Sosialisasi kepada warga juga tidak pernah ada saat perusahaan mulai berdiri,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin, 29 Juni 2026.

    Menurutnya, warga telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada perusahaan. Namun setiap kali menyampaikan aspirasi, warga hanya ditemui perwakilan perusahaan tanpa ada penyelesaian yang jelas.

    “Kami sudah sering melapor ke perusahaan, tetapi tidak pernah bertemu langsung dengan pihak yang bisa mengambil keputusan. Hanya perwakilan saja dan tidak ada hasil dari tuntutan yang kami sampaikan,” ungkapnya.

    Ia menuturkan, debu blasting tidak hanya mengotori lingkungan sekitar, tetapi juga berdampak pada kualitas air hujan yang ditampung warga untuk kebutuhan sehari-hari.

    “Debu blasting itu terbang ke mana-mana. Kami masih mengandalkan air hujan. Tandon berada di atap rumah sehingga debu menempel di atap. Saat hujan turun, debu itu ikut masuk ke tandon yang kami gunakan untuk mandi dan memasak,” terangnya.

    Perdiansyah mengaku kondisi tersebut memaksa keluarganya membeli air bersih untuk kebutuhan tertentu. Bahkan, anaknya yang berusia tiga tahun disebut mengalami gangguan pada kulit yang diduga dipicu penggunaan air dari penampungan hujan.

    “Anak saya sampai gatal-gatal. Sekarang mandi harus menggunakan air yang kami beli untuk minum karena tidak bisa lagi memakai air dari tandon. Tidak semua warga mampu berlangganan PDAM,” tuturnya.

    Selain persoalan debu, warga juga mengeluhkan aktivitas blasting yang disebut berlangsung tanpa mengenal waktu maupun memperhatikan arah angin sehingga debunya kerap terbawa ke permukiman.

    Keluhan warga tersebut turut menjadi salah satu perhatian Komisi IV DPRD Kaltim saat melakukan supervisi lapangan di PT Prima Surya Bahari.

    DPRD menyatakan akan menindaklanjuti berbagai aduan masyarakat bersama instansi terkait.

     

    Blasting keluhan masyarakat PT Prima Surya Bahari (PSB)
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Sungai Mahakam Hadapi Masalah Alur hingga Tata Kelola, Pengelolaan Terpadu Dinilai Mendesak

    Agustus 7, 2026

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026

    Rooftop Pasar Pagi Bakal Jadi Kafe Panorama Sungai Mahakam

    Juli 19, 2026

    42 Calon Paskibraka Samarinda Digembleng Disiplin, Integritas, dan Jiwa Bela Negara

    Juli 17, 2026

    Kemiskinan Samarinda Turun, Serapan Anggaran Dinsos Baru 31 Persen

    Juli 15, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Ratu ArifanzaAgustus 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong Mall Lembuswana Samarinda dapat menjadi salah satu…

    Teras Samarinda Segmen 2-4 Siap Diresmikan, Pemkot Masih Benahi Sejumlah Bagian

    Agustus 24, 2026

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026

    Kemenpora: Partisipasi Olahraga Jadi Kunci Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026
    1 2 3 … 3,295 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.