Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    Mei 20, 2026

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Bicara di RDP Komisi II DPR, Harum : Jalan Perbatasan Harus Bagus
    Diskominfo Kaltim

    Bicara di RDP Komisi II DPR, Harum : Jalan Perbatasan Harus Bagus

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 30, 2025Updated:Juni 3, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pembangunan jalan perbatasan menjadi isu pertama yang disampaikan Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud saat hadir pada Rapat Dengar Pendapat di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa 29 April 2025.

    “Jalan perbatasan kita harus bagus,” buka, sapaan akrabnya di depan  Anggota Komisi II DPR.

    Jalan perbatasan harus bagus karena
    termasuk dalam pemerataan pembangunan. Pasalnya, soal buruknya kondisi jalan di perbatasan hingga saat ini masih menjadi  keluhan tentang masyarakat.

    Harum mendapat kabar jika Menteri Pertahanan sudah berencana membangun akses jalan di kawasan perbatasan tersebut. Panjangnya sekitar 1.038 km.

    “Mengapa ini sangat penting, karena kita akan menghubungkan trans Kalimantan, mulai Kalimantan Utara (Kaltara), Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng),”  ucapnya.

    Lantas mengapa pembangunan akses jalan negara ini sangat penting, sebab kawasan perbatasan merupakan simbol kedaulatan negara. Maka sudah semestinya negara hadir membangun koneksi yang baik di daerah perbatasan negara.

    Kalimantan Timur sendiri lanjut politikus Partai Golkar itu memiliki potensi yang luar biasa, ditambah lagi dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).

    “Tapi 80 tahun merdeka, secara insfratruktur kita belum memadai,” kritik Gubernur Harum.

    Gubernur Harum memaparkan kawasan perbatasan di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) Kaltim, berada satu tanah dengan Malaysia dan Brunei Darussalam.  Perbatasan adalah wajah dan beranda depan Indonesia, maka sepantasnya mendapat sentuhan lebih untuk pembangunan insfratruktur.

    Demi meyakinkan paparannya, Gubernur Harum bahkan tak ragu menampilkan video dan foto-foto terkait kondisi buruk insfratruktur jalan di perbatasan Kalimantan Timur.

    “Pembangunan jalan perbatasan ini penting juga untuk menghubungkan Kaltim, Kaltara dan Kalteng,” sebut Harum.

    Pembangunan jalan perbatasan itu juga akan membuka akses penting dari Kalteng dan Kaltara melalui jalur Kutai Barat (Kubar) menuju Ibu Kota Nusantara.

    Lebih dari itu, lanjut Harum, khusus daerah perbatasan wajib dalam kondisi bagus demi memperlancar distribusi barang dan jasa di kawasan perbatasan.

    “Termasuk memperlancar pengiriman logistik dan prajurit untuk menjaga wilayah perbatasan kita,” tandasnya.

    RDP sendiri mendengarkan penyampaian sejumlah gubernur terkait transfer dana pusat ke daerah, kinerja BUMD dan penataan kepegawaian di daerah.

    Sejumlah gubernur yang hadir antara lain Gubernur Jawa Barat, Sulawesi Tengah, Sumatera Utara, Lampung, NTB, Sulawesi Utara, Kalimantan Selatan dan DI Yogyakarta.

    Rapat dipimpin Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda. Hadir juga Wakil Ketua Komisi II DPR Aria Bima, Dede Yusuf, Zulfikar Arse Sadikin dan Bahtra Banong. Sedangkan dari Pemprov Kaltim tampak mendampingi Gubernur Harum, Sekda Sri Wahyuni, Plt Asisten Administrasi Umum Deni Sutrisno, Kepala Bapenda Kaltim Ismiati, Kepala Biro POD Siti Sugianti dan Kepala Biro Perekonomian Iwan Darmawan. (ADV/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    DPR Gubernur Kaltim Pemprov Kaltim Rudy Mas'ud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    Mei 20, 2026

    Bantuan Seragam Gratispol Tuai Banyak Pujian, Siswa Nyaman Orang Tua Bahagia

    Mei 20, 2026

    Terima Audiensi Massa Konflik Agraria, Rudy Mas’ud Janji Bentuk Tim Khusus dan Evaluasi Perizinan

    Mei 19, 2026

    Konflik Agraria di Kaltim Meletus di 20 Titik, Masyarakat Desak Pemprov Kaltim Bantu Selesaikan

    Mei 19, 2026

    35 Tahun Tanpa Kepastian, Warga Korpri Loa Bakung Tagih SHM, Gubernur Siap Cari Jalan Hukum

    Mei 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Ratu ArifanzaMei 21, 2026

    Insitekaltim, Tangerang – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melontarkan peringatan keras…

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    Mei 20, 2026

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026

    Kejati Kaltim Sita Lagi Rp57 Miliar Kasus Tambang Kukar, Total Uang Diselamatkan Capai Rp271 Miliar

    Mei 20, 2026
    1 2 3 … 3,099 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.