Artikel ini telah dilihat : 418 kali.
by

Belum Memenuhi Kuota, KPU Perpanjang Tanggal Pendaftaran PPS

Reporter: Nada – Editor: Redaksi

Insitekaltim, Samarinda – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda memperpanjang tanggal akhir untuk pendaftaran Panitia Pemungutan Suara (PPS). Hal ini dilakukan karena jumlah pendaftar yang ada di 59 kelurahan masih kurang.

Komisioner KPU Najib mengatakan sejak tahapan penerimaan berkas, dari tanggal 15 Februari sampai tanggal 24 Februari, total pendaftar ada sebanyak 307. Namun, KPU memerlukan 354.

“Jika minimal 1 kelurahan itu 6 orang, maka akan tercukupi. Tetapi ada 38 kelurahan yang kurang dari 2 kali kebutuhan, artinya kurang dari 6. Makanya perpanjangan berlaku bagi kelurahan yang kurang dari 6 itu, tersebar di 10 kecamatan. Perpanjangan berlaku dari tanggal 24,25,26,27. Itu juga kita maksimalkan sampai jam 12 malam,” ungkapnya yang ditemui wartawan Insitekaltim.com di Kantor KPU, Jalan Wijaya Kusuma 1, Rabu (26/2/2020).

Najib mengaku dari 307 yang sudah mendaftar itu memang tidak merata.

“Ada yang jumlah pendaftar terbanyak itu di satu kelurahan tertentu. Sementara minimal seleksi tertulis itu bisa dilaksanakan pada tanggal 1 Maret jika semua kelurahan se-Samarinda terpenuhi minimal 6. Karena molor, otomatis seleksi tertulis dimundurkan tanggal 4 Maret,” katanya.

Baca Juga :  Fahrian Nur Hasilkan 15 Baju APD Perhari, Banyak Pesanan Bisa Request Warna

Ia menyampaikan ada beberapa yang telah masuk namun tidak signifikan dan masih ada sekitar 10 pelamar tambahan.

“Iya. Otomatis itu belum cukup lah yah. Kita berharap 3 hari ini pendaftar betul-betul maksimal, kemudian kita tidak harus menunda lagi atau berkoordinasi lagi dengan institusi atau lembaga pendidikan. Karena apa? Mana kala tidak mampu memenuhi 6 kuota 2 kali kebutuhan, maka KPU diminta koordinasi ke lembaga pendidikan, institusi kursus atau Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), kampus dan beberapa perguruan tinggi untuk memenuhi kebutuhan yang kurang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Najib mengatakan bahwa ada opsi lain.

“Kita bisa mengambil penyelenggara dari kelurahan terdekat. Ada mutasi dari beberapa kelurahan untuk mengisi kekosongan. Tapi kita berharap opsi-opsi itu tidak dilakukan. Jadi di tanggal 27 betul-betul 38 kelurahan terpenuhi kuotanya,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed