Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026

    Kemenpora: Partisipasi Olahraga Jadi Kunci Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Belum Berdampak Signifikan, Pemkot Samarinda Perketat Pemantauan Inflasi Kenaikan BBM
    Ekonomi

    Belum Berdampak Signifikan, Pemkot Samarinda Perketat Pemantauan Inflasi Kenaikan BBM

    IraBy IraJuni 19, 2026Updated:Juli 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Samarinda, Marnabas Patiroy (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, mengatakan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Telah diinstruksikan untuk terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok pasca kenaikan BBM.

    Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, terus memantau dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), non-subsidi terhadap inflasi daerah.

    Hingga saat ini, kenaikan harga sejumlah komoditas dinilai masih dalam batas wajar dan belum memberikan dampak signifikan terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

    “Tentu kami sebagai pemerintah daerah mempersiapkan dampaknya. Pasti ada potensi kenaikan harga barang, tetapi sampai saat ini perkembangan inflasi masih normal dan masih bisa dikendalikan,” kata Marnabas, Jumat, 19 Juni 2026.

    Pernyataan itu disampaikan menyusul aksi demonstrasi, yang digelar Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Kaltim di kawasan Simpang Jembatan Mahakam, Samarinda, Kamis, 18 Juni 2026.

    Salah satu tuntutan massa aksi adalah meminta pemerintah menurunkan harga BBM.

    Menurutnya, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga saat ini antara lain bawang merah, bawang putih, dan ikan layang. Namun kenaikan tersebut masih tergolong fluktuasi yang biasa terjadi di pasar.

    “Yang mengalami kenaikan saat ini baru beberapa komoditas. Kami masih terus memantau perkembangannya,” ujarnya.

    Berdasarkan data pada aplikasi MyPertamina, harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan signifikan di Kalimantan Timur.

    Harga Pertamax yang sebelumnya Rp12.600 per liter kini menjadi Rp16.650 per liter atau naik Rp4.050 per liter per 10 Juni 2026. Kenaikan ini menjadi salah satu penyesuaian harga BBM nonsubsidi terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

    Selain Pertamax, harga Pertamax Green 95 juga mengalami kenaikan. Secara nasional, BBM jenis tersebut naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Sementara di Kalimantan Timur, harga Pertamax Turbo kini mencapai Rp21.200 per liter, Dexlite Rp23.500 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.350 per liter.

    Meski demikian, pemerintah masih mempertahankan harga BBM subsidi. Pertalite dan solar subsidi hingga kini belum mengalami penyesuaian harga.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Beri Kelonggaran Sopir Truk ODOL, Andi Harun Berikan Tenggat 3 Bulan Jelang Pemblokiran BBM

    Agustus 24, 2026

    Lebih dari 200 Titik Api Terdeteksi, Kaltim Tetapkan Status Siaga Bencana

    Agustus 24, 2026

    Andi Harun Ungkap Antrean BBM Subsidi Diduga Diperjualbelikan Rp100-150 Ribu

    Agustus 24, 2026

    BKS dan PKT Jalin Kerja Sama, BUMD Kaltim Didorong Genjot Bisnis untuk Tambah PAD

    Agustus 24, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Jadi Kabar Positif Bagi Perkebunan Sawit Kaltim

    Agustus 23, 2026

    Dipicu Unsur Kesengajaan, Karhutla Samarinda Capai 77 Kejadian, 104 Hektare Lahan Terbakar

    Agustus 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Ratu ArifanzaAgustus 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penanganan pasien ibu dan bayi yang membutuhkan rujukan lintas daerah menjadi salah…

    Kemenpora: Partisipasi Olahraga Jadi Kunci Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026

    Beri Kelonggaran Sopir Truk ODOL, Andi Harun Berikan Tenggat 3 Bulan Jelang Pemblokiran BBM

    Agustus 24, 2026

    Lebih dari 200 Titik Api Terdeteksi, Kaltim Tetapkan Status Siaga Bencana

    Agustus 24, 2026
    1 2 3 … 3,295 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.