Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    Agustus 13, 2026

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026

    Capaian SPM HIV Samarinda Tembus 99,8 Persen, Dinkes Ungkap Rahasianya

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Beduk Sahur, Festival Pembawa Berkah Bagi UMKM
    Lifestyle

    Beduk Sahur, Festival Pembawa Berkah Bagi UMKM

    LarasBy LarasApril 8, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Festival Beduk Sahur di Masjid Shiratal Mustaqiem Samarinda
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Festival Beduk Sahur 2024 yang diinisiasi Ikatan Pemuda Remaja Masjid (IPRM) Shiratal Mustaqiem Samarinda Seberang berjalan lancar dan meriah, pada Sabtu (6/4/2024) malam.

    Sebanyak 60 peserta yang terlibat semakin menyemarakkan bulan Ramadan dengan musik kreasi yang mereka ciptakan melalui alat musik sederhana seperti galon, panci, botol kaca, kaleng, ember cat.

    Pengunjung dan penonton kala itu membeludak. Trotoar, sisi jalan, meja, kursi, bahkan di atas kendaraan penuh sesak dengan antusias warga.

    Adapun rute yang dilewati dari Masjid Shiratal Mustaqiem – Jalan Pangeran Bendahara – Jalan Hos Cokroaminoto – Jalan Pattimura – Jalan Mas Penghulu, kemudian kembali ke Masjid Shiratal Mustaqiem.

    Acara bertajuk “Menyambut Tradisi dengan Sepenuh Hati” atau sering dikenal sebagai Dung Dung Ce ini berlangsung pukul 22.00 – 04.00 Wita.

    Panjangnya waktu yang berlangsung membuat masyarakat turut larut dalam festival setahun sekali hingga tembus pagi. Situasi ini dimanfaatkan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

    Teks: Kumpulan pedagang di Festival Beduk Sahur

    Terlihat di sepanjang rute terdapat para pedagang yang menjual makanan berat, makanan ringan, minuman, mainan anak dan kue kering. Ada juga toko kelontong yang nekat buka demi memanfaatkan situasi tersebut.

    Salah satu pelaku usaha mie hijau bernama Elsa (34) menyebutkan bahwa itu jadi kali pertamanya membuka kedai sampai dini hari karena ingin menonton festival sekaligus berjualan.

    Tidak disangka pukul 22.00 Wita saja, Elsa sudah menjual puluhan mangkuk mie hijau. Ciri khas mie ini yakni pada warna hijau mudanya yang ia dapat dari perasan daun katuk. Hanya Rp12 ribu per mangkuknya, Elsa tak henti-hentinya melayani pembeli yang terus berdatangan.

    “Awalnya mau buka di sini karena ada pasar malam di situ. Kebetulan ada beduk sahur juga kan jadi sekalian saya buka. Ini pertama saya buka sampai semalam ini, biasanya selesai sore sudah,” ujarnya sembari melayani pembeli.

    Kesempatan ini juga ditunggu-tunggu oleh Nita (32) yang berjualan es teh kemasan. Hanya buka sekitar tiga jam mulai dari pukul 20.00 – 23.00 Wita, Nita mengaku dagangannya ludes tak bersisa.

    Ia berhenti menjual walau bisa membuat ulang teh tersebut, namun karena terkendala es batu yang tidak bisa ia dapatkan di toko akibat penuh sesaknya rute, Nita terpaksa menyudahinya.

    “Sebentar saja (sudah habis), tiga jam saja habis. Ini saya mau buat ulang (teh) tapi tidak dapat es batu, kalau dapat sudah saya jualan lagi, lanjut,” kata Nita.

    Pelaku UMKM pun merasa senang dan mensyukuri hal itu. Pelaksanaan Dung Dung Ce ini menjadi salah satu cara untuk mensejahterakan UMKM secara tidak langsung. Kebiasaan masyarakat yang harus makan camilan atau minum ketika menonton festival membawa berkah tersendiri bagi pedagang.

    Beduk Sahur IPRM UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026

    Capaian SPM HIV Samarinda Tembus 99,8 Persen, Dinkes Ungkap Rahasianya

    Agustus 13, 2026

    DORAMI Kumpulkan 300 Kantong Darah, Kejar Target 500 Kantong per Bulan

    Agustus 13, 2026

    Skirining Serta Menjamin Ketersediaan Obat TBC dan HIV, Upaya Pemerintah Tekan Penyaku Menukae

    Agustus 13, 2026

    Tak Banyak Diketahui, BPJS Ketenagakerjaan Bantu Pekerja Beli Rumah hingga Rp500 Juta

    Agustus 12, 2026

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Guru Masih Kurang 500 Orang, Disdikbud Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sarpras Sekolah

    R’syaAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda memprioritaskan perbaikan sarana dan prasarana…

    Penjangkauan HIV di Samarinda Makin Sulit, PKBI Soroti Pemangkasan Anggaran dan Penolakan Sosial

    Agustus 13, 2026

    Capaian SPM HIV Samarinda Tembus 99,8 Persen, Dinkes Ungkap Rahasianya

    Agustus 13, 2026

    PSG Juara UEFA Super Cup Dua Kali Beruntun, Tundukkan Aston Villa 2-1

    Agustus 13, 2026

    DORAMI Kumpulkan 300 Kantong Darah, Kejar Target 500 Kantong per Bulan

    Agustus 13, 2026
    1 2 3 … 3,276 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.