Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tanggapi Kadinkes dan Sudarno, Andi harun: Polemik JKN Bukan Soal Kemampuan Daerah

    April 11, 2026

    Andi Harun Bantah Pernyataan Kadinkes Kaltim, Sebut Tidak Ada Pembahasan Soal JKN

    April 11, 2026

    TWAP Samarinda Tanggapi Sudarno, Tegaskan Pernyataan Andi Harun Soal JKN Bukan Hoaks

    April 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kutim»Basti: Pelaku UMKM Berusia Tua di Kutim Kesulitan Gunakan Aplikasi Online
    DPRD Kutim

    Basti: Pelaku UMKM Berusia Tua di Kutim Kesulitan Gunakan Aplikasi Online

    SeliBy SeliJuni 3, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah menjalankan program Rp50 juta per RT. Dari anggaran ini 80 persen atau Rp40 juta untuk pembangunan fisik dan 20 persen atau Rp10 juta diarahkan bagi pengembangan UMKM.

    Anggaran Rp10 juta dikeluhkan oleh para pengurus RT sebab dianggap terlalu besar untuk kegiatan peningkatan SDM UMKM. Sementara itu pascamengikuti pelatihan pun belum berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

    “Masyarakat dan pengurus RT mereka keluhkan ini, bagaimana ada pelatihan-pelatihannya. Setelah menghasilkan produk bagaimana untuk bisa memasarkan juga,” kata Sekretaris Komisi A DPRD Kutim Basti Sangga Langi kepada Insitekaltim.

    Basti mengaku masyarakat pun menanyakan terkait cara atau tehnik untuk bisa memasarkan produk hasil buatan lewat media sosial atau lewat jejaring internet. Sebab sebagian yang mengikuti pelatihan adalah orang-orang tua yang masih minim pemahaman terhadap teknologi.

    “Maksud mereka bagaimana agar produk bisa dipasarkan lewat aplikasi seperti toko online, facebook atau aplikasi lokal khusus produk Kutim,” jelasnya.

    Ia menyebutkan bahwa UMKM Kutim sejauh ini sudah menghasilkan produk lokal seperti kripik singkong dan pisang serta amplang. Namun yang menjadi kendala adalah ketersediaan alat.

    Basti meminta pemerintah untuk memberikan bantuan alat produksi atau cetak kripik dan amplang, karena ketersediaan alat masih langka di pasaran.

    “Nah bagaimana mereka bisa meningkatkan kemampuan setelah mengikuti pelatihan jika tidak ada alat yang tersedia untuk mereka cetak sendiri di rumah. Maka dari itu perlu pemerintah untuk beri bantuan alat-alat yang dibutuhkan,” tuturnya.

    Lebih lanjut menurutnya alangkah lebih baik pemerintah pun menyediakan tempat khusus yang menjajakan produk lokal, sehingga wisatawan atau orang-orang yang berkunjung ke Kutim bisa diarahkan ke tempat tersebut untuk bisa membeli hasil karya masyarakat untuk dijadikan oleh-oleh.

    “Kalau mereka membeli produk kita, tentu UMKM kita bakal lebih hidup,” tandasnya.

    DPRD SDM UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    DPRD Samarinda Ingatkan Standar SPPG, Kualitas Program MBG Harus Diutamakan

    April 8, 2026

    Pemkot Samarinda Investigasi Kenaikan Harga Plastik, UMKM Diminta Gunakan Alternatif

    April 8, 2026

    IMM Kaltim Soroti Isu Lingkungan Hingga SDM, Tegaskan Peran Strategis Mahasiswa dalam Kebijakan Daerah

    April 4, 2026

    Helmi Soroti Pelayanan MPP, Dorong Kemudahan Izin bagi UKM

    April 1, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Lahan Kosong untuk Dukung Program MBG dan Ketahanan Pangan

    April 1, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tanggapi Kadinkes dan Sudarno, Andi harun: Polemik JKN Bukan Soal Kemampuan Daerah

    Andika SaputraApril 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun memberikan tanggapan tegas atas pernyataan dari Kepala…

    Andi Harun Bantah Pernyataan Kadinkes Kaltim, Sebut Tidak Ada Pembahasan Soal JKN

    April 11, 2026

    TWAP Samarinda Tanggapi Sudarno, Tegaskan Pernyataan Andi Harun Soal JKN Bukan Hoaks

    April 11, 2026

    Legislasi Didominasi Eksekutif, Andi Harun Peringatkan Bahaya Penyalahgunaan Kekuasaan

    April 11, 2026

    Soroti Pengalihan JKN 49 Ribu Warga, DPRD Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tinjau Ulang

    April 11, 2026
    1 2 3 … 3,050 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.