Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Agustus 24, 2026

    Teras Samarinda Segmen 2-4 Siap Diresmikan, Pemkot Masih Benahi Sejumlah Bagian

    Agustus 24, 2026

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Banjir dan Sampah Masih Jadi Persoalan, Normalisasi Drainase hingga Edukasi Warga Diperkuat
    Pemerintah

    Banjir dan Sampah Masih Jadi Persoalan, Normalisasi Drainase hingga Edukasi Warga Diperkuat

    R’syaBy R’syaJuli 12, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gerakan Samarinda Bersih di sejumlah kecamatan saat akhir pekan (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitkaltim, Samarinda – Persoalan sampah yang menyumbat saluran air dan memicu banjir masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah Kota Samarinda.

    Karena itu, penanganan kini tidak lagi hanya difokuskan pada aksi bersih-bersih lingkungan, tetapi juga diperluas melalui normalisasi drainase dan peningkatan kedisiplinan masyarakat dalam mengelola sampah.

    Upaya tersebut dilakukan melalui Gerakan Samarinda Bersih yang digelar serentak di berbagai kecamatan dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, dan sektor swasta.

    Di Kecamatan Loa Janan Ilir, normalisasi drainase menjadi prioritas utama khususnya di kawasan sekitar RS Bhayangkara, Kelurahan Simpang Tiga. Saluran yang mengalami sedimentasi dinilai menghambat aliran air sehingga kawasan tersebut kerap dilanda genangan saat hujan.

    Lurah Simpang Tiga, Yulian mengatakan, pengerukan sedimentasi dilakukan untuk memperlancar aliran air menuju muara sekaligus mengurangi banjir yang selama ini berdampak pada permukiman dan tempat usaha warga.

    “Harapannya aliran air menjadi lebih lancar sehingga dapat mengurangi potensi genangan yang selama ini terjadi,” ujarnya.

    Penanganan tersebut turut mendapat dukungan PT Aryanto Karya Samawa yang menyediakan alat berat, tenaga kerja, serta pembiayaan pembangunan dinding drainase dan perbaikan jembatan. Perusahaan juga berencana membersihkan jalur aliran air di kawasan Jalan H.A.M. Rifaddin melalui penyemprotan gorong-gorong.

    Menurut Yulian, keterlibatan dunia usaha menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan banjir, terutama di wilayah yang selama ini menjadi langganan genangan.

    Sementara itu, di Kecamatan Samarinda Ilir, perhatian diarahkan pada rendahnya disiplin masyarakat dalam membuang sampah. Selain kerja bakti di kawasan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Jalan Jelawat, pemerintah juga mengedukasi warga agar membuang sampah sesuai ketentuan, yakni pukul 18.00–06.00 Wita sebagaimana diatur dalam Peraturan Wali Kota Samarinda Nomor 18 Tahun 2022.

    Di Kecamatan Samarinda Utara, persoalan sampah yang masih berserakan di jalur poros Samarinda–Bontang juga menjadi perhatian. Pembersihan dilakukan di kawasan Kebun Raya Samarinda, Kelurahan Tanah Merah, sebagai tindak lanjut arahan Wali Kota Samarinda agar seluruh kecamatan membersihkan jalur utama sesuai wilayah masing-masing.

    Camat Samarinda Utara, Mohammad Joni, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan keterlibatan aparatur sipil negara dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menciptakan wajah kota yang lebih tertata, terutama di akses menuju Bandara APT Pranoto.

    Berbagai langkah tersebut menunjukkan persoalan sampah dan drainase masih menjadi pekerjaan rumah di Samarinda.

    Selain membutuhkan penanganan infrastruktur melalui normalisasi saluran, keberhasilannya juga bergantung pada meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah secara tertib agar tidak kembali menyumbat aliran air dan memicu banjir.

     

    Banjir Gerakan Samarinda Bersih Kebersihan Lurah Simpang Tiga Yulian Sampah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Teras Samarinda Segmen 2-4 Siap Diresmikan, Pemkot Masih Benahi Sejumlah Bagian

    Agustus 24, 2026

    Beri Kelonggaran Sopir Truk ODOL, Andi Harun Berikan Tenggat 3 Bulan Jelang Pemblokiran BBM

    Agustus 24, 2026

    Lebih dari 200 Titik Api Terdeteksi, Kaltim Tetapkan Status Siaga Bencana

    Agustus 24, 2026

    Andi Harun Ungkap Antrean BBM Subsidi Diduga Diperjualbelikan Rp100-150 Ribu

    Agustus 24, 2026

    BKS dan PKT Jalin Kerja Sama, BUMD Kaltim Didorong Genjot Bisnis untuk Tambah PAD

    Agustus 24, 2026

    Dipicu Unsur Kesengajaan, Karhutla Samarinda Capai 77 Kejadian, 104 Hektare Lahan Terbakar

    Agustus 23, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Ratu ArifanzaAgustus 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong Mall Lembuswana Samarinda dapat menjadi salah satu…

    Teras Samarinda Segmen 2-4 Siap Diresmikan, Pemkot Masih Benahi Sejumlah Bagian

    Agustus 24, 2026

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026

    Kemenpora: Partisipasi Olahraga Jadi Kunci Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026
    1 2 3 … 3,295 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.