Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim di Titik Penentuan, Hak Angket Bergantung Hasil BANMUS

    April 30, 2026

    Aklamasi Tanpa Penantang, Sri Wahyuni Kembali Pimpin KORPRI Kaltim

    April 30, 2026

    Tegas Lawan Narkoba, Polresta Samarinda Musnahkan Barang Bukti dari 13 Tersangka

    April 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Pendidikan»Aplikasi Pendidikan Didorong Lebih Stabil dan Ramah Pengguna
    Pendidikan

    Aplikasi Pendidikan Didorong Lebih Stabil dan Ramah Pengguna

    RidhoBy RidhoMaret 16, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda, Asli Nuryadin menjelaskan saat ditemui awak media (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda mendorong penguatan sistem aplikasi pendidikan agar lebih stabil, ramah pengguna, serta mampu mencegah terjadinya kesalahan data di masa mendatang.

    Hal ini disampaikan Kepala Disdikbud Kota Samarinda Asli Nuryadin saat menanggapi kendala teknis yang sempat terjadi dalam penggunaan aplikasi pendidikan yang digunakan oleh tenaga pendidik di sekolah.

    Menurutnya, pihaknya akan memberikan masukan kepada penyedia sistem agar aplikasi yang digunakan dapat memiliki sistem perlindungan yang lebih baik, khususnya dalam hal pendataan guru maupun jabatan di sekolah.

    “Nanti sama seperti aplikasi yang lain, bisa saja aplikasinya nasional juga, yang penting kita ingin supaya dia user friendly dan sistemnya kuat. Jadi nanti itu menjadi masukan kepada penyedia sistem agar bisa lebih terproteksi,” ujar Asli, Senin, 16 Maret 2026.

    Ia menjelaskan, salah satu contoh yang perlu diperbaiki adalah sistem pendataan guru yang mengajar di lebih dari satu sekolah atau kepala sekolah yang merangkap jabatan. Menurutnya, data tersebut seharusnya dapat terkunci pada satu sekolah utama sehingga tidak menimbulkan kesalahan administrasi.

    “Kalau guru itu di dua sekolah, harusnya satu saja yang dipatenkan dulu. Misalnya kepala sekolah yang merangkap, itu nanti dipastikan dulu di satu sekolah agar datanya tidak tumpang tindih,” jelasnya.

    Selain faktor sistem, Asli juga menyoroti persoalan jaringan internet yang kerap memengaruhi kinerja aplikasi pendidikan.

    Ia mencontohkan, pada pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang berskala nasional sebelumnya sempat mengalami kendala akibat jaringan yang lambat.

    “Tes kemampuan akademik saja kemarin sempat digeser ke hari lain karena jaringannya lelet. Padahal itu ujian berskala nasional. Jadi kita tentu berharap ke depan jaringan bisa lebih stabil,” katanya.

    Meski demikian, kendala jaringan tidak boleh dijadikan alasan pribadi jika sistem berjalan normal di tempat lain.

    “Kalau jaringannya bagus dan teman-teman yang lain normal, kenapa dia tidak? Itu juga harus kita klarifikasi. Jadi jangan sampai jaringan dijadikan alasan pembenaran,” tegasnya.

    Lebih lanjut, saat ini berbagai aktivitas masyarakat sangat bergantung pada jaringan internet, mulai dari transaksi keuangan hingga layanan administrasi pendidikan. Oleh karena itu, stabilitas jaringan menjadi hal penting dalam mendukung digitalisasi layanan publik.

    “Sekarang hampir semua aktivitas kita sudah bergantung pada jaringan, mulai dari beli tiket, belanja online, sampai transfer uang. Termasuk juga sistem pendidikan seperti absensi dan aplikasi lainnya,” ujarnya.

    Ia pun berharap ke depannya kualitas jaringan internet dapat semakin kuat sehingga sistem digital di sektor pendidikan dapat berjalan optimal dan meminimalkan adanya kendala teknis.

    “Yang paling penting mudah-mudahan jaringan kita bisa lebih stabil dan lebih kuat. Itu yang menjadi harapan kita agar sistem yang sudah berbasis digital ini bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.

     

    Asli Nuryadin Disdikbud Samarinda Pendidikan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Akademisi Soroti Diskusi Publik sebagai Rujukan Kebijakan Nasional

    April 30, 2026

    750 Guru PAUD dan TK Samarinda Ikuti Pelatihan, Pemkot Tekankan Penguatan Empati dan Kompetensi Pengajar

    April 27, 2026

    SDN 007 Samarinda Ulu Rayakan HUT ke-10, Tampilkan Inovasi dan Peluncuran Program Digital

    April 23, 2026

    Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Dilaunching, Kampus di Kaltim Didorong Maksimalkan Kuota

    April 23, 2026

    Wawali Samarinda Tekankan Pentingnya Literasi dan Karakter Siswa Sekolah Dasar

    April 23, 2026

    Erlangga Gandeng BINUS, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi AI di Samarinda

    April 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim di Titik Penentuan, Hak Angket Bergantung Hasil BANMUS

    Andika SaputraApril 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda– Arah kelanjutan penggunaan hak angket di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur…

    Aklamasi Tanpa Penantang, Sri Wahyuni Kembali Pimpin KORPRI Kaltim

    April 30, 2026

    Tegas Lawan Narkoba, Polresta Samarinda Musnahkan Barang Bukti dari 13 Tersangka

    April 30, 2026

    Aliansi Masyarakat Kaltim Desak DPRD Segera Gunakan Hak Angket, Soroti Dugaan KKN

    April 30, 2026

    Wacana Pilkada Dipilih DPRD, Akademisi Ingatkan Potensi Money Politics

    April 30, 2026
    1 2 3 … 3,082 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.