Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tak Sekadar Jaga Lingkungan, Mendikdasmen: Menanam Mangrove Bagian Dari Ibadah

    Juni 21, 2026

    Sekolah Rakyat Ubah Kepercayaan Diri Siswa, Wali Murid Berharap Program Terus Berlanjut

    Juni 21, 2026

    Tak Lagi Sekadar Olahraga, Tenis Menjelma Jadi Gaya Hidup Modern

    Juni 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»APBD 2027 Belum Dibahas, DPRD Samarinda Waspadai Dampak Gelombang Efisiensi Anggaran
    DPRD Samarinda

    APBD 2027 Belum Dibahas, DPRD Samarinda Waspadai Dampak Gelombang Efisiensi Anggaran

    SittiBy SittiJuni 21, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah (insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Menurunnya kekuatan fiskal daerah secara drastis pada tahun anggaran 2026 rupanya belum memberikan kepastian bagi proyeksi belanja daerah di tahun-tahun mendatang.

    Hingga pertengahan tahun 2026, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda mengaku belum menyentuh dokumen rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk tahun anggaran 2027.

    APBD Kota Samarinda tahun 2026 baru saja mengalami hantaman pemangkasan yang cukup signifikan. Target pendapatan murni daerah merosot tajam ke angka Rp3,18 triliun, turun drastis dari capaian tahun 2025 yang sempat menyentuh angka Rp5,8 triliun.

    Bahkan setelah ditopang estimasi Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemprov Kaltim, total kelolaan anggaran tahun ini hanya bertahan di kisaran Rp3,5 triliun akibat kebijakan efisiensi dan pemangkasan dana transfer pusat.

    Saat dikonfirmasi mengenai arah kebijakan makro dan potensi pemangkasan lanjutan pada pos-pos strategis di tahun 2027, Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah menyatakan pihak legislatif masih menunggu draf resmi dari tim anggaran pemerintah daerah.

    “Kita belum bahas tunggu aja nanti, ini masih menunggu penyusunan dari pemerintah kota,” kata Helmi Abdullah saat diwawancarai, Sabtu, 20 Juni 2026.

    Helmi menegaskan bahwa pembahasan baru bisa bergulir secara akuntabel apabila Pemerintah Kota Samarinda telah merampungkan penggodokan nota keuangan dan menyerahkan lembar dokumen anggaran secara formal ke meja parlemen.

    “Nanti pemerintah kota nanti akan menyampaikan buku anggarannya. Nanti kalau sudah ada, itu baru kita bahas,” tambahnya.

    Selain menunggu usulan dari Pemkot Samarinda, kelanjutan tren efisiensi anggaran di ibu kota Kaltim ini juga sangat bergantung pada kebijakan fiskal nasional. Jatuhnya postur APBD Samarinda pada periode berjalan menjadi bukti nyata betapa rentannya keuangan daerah terhadap fluktuasi dana transfer dari pusat.

    Ditanya mengenai kemungkinan adanya pengetatan atau restrukturisasi anggaran yang lebih ekstrem untuk tahun 2027, politisi Gerindra ini mengakui bahwa daerah belum menerima petunjuk teknis atau regulasi baru dari pusat.

    “Yang jelas kita nunggu juga ini dari pusat. Sampai saat ini sih belum ada instruksi apakah efisiensi atau tidak,” jelas Helmi.

    Kendati demikian, pihak legislatif menyadari roda anggaran daerah tidak bisa bergerak otonom tanpa menyelaraskan diri dengan prioritas pembangunan nasional. Helmi memastikan bahwa arah belanja Samarinda pada 2027 mendatang akan langsung disesuaikan begitu instruksi pusat diturunkan ke daerah.

    “Tapi nanti pada saat pembahasan, mungkin nanti ada arahan-arahan dari termasuk dari pemerintah pusat juga, nanti kan kita ikut aja,” tandasnya.

     

    APBD APBD 2027 DPRD Samarinda Helmi Abdullah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Mayoritas Guru Sekolah Rakyat Samarinda dari Luar Kaltim, DPRD: Yang Dinilai Kualitasnya

    Juni 21, 2026

    DPRD Samarinda Pastikan Polemik THR Tenaga Kependidikan Tuntas, Guru Tak Perlu Takut Melapor

    Juni 20, 2026

    Jelang Pilwali Samarinda, Gerindra Beri Sinyal Kuat Probebaya Tetap Dilanjutkan

    Juni 20, 2026

    SPMB Dikawal Jaksa hingga Polisi, DPRD Samarinda Pastikan Tak Ada Ruang bagi Gratifikasi dan Titipan

    Juni 20, 2026

    Dulu Terpinggirkan, Kini Punya Kesempatan yang Sama: Setahun Perjalanan Sekolah Rakyat Samarinda

    Juni 20, 2026

    Lahan Pemakaman Menyusut, Pengembang Perumahan Akan Wajib Sediakan Area Makam

    Juni 17, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tak Sekadar Jaga Lingkungan, Mendikdasmen: Menanam Mangrove Bagian Dari Ibadah

    R’syaJuni 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan gerakan menanam mangrove…

    Sekolah Rakyat Ubah Kepercayaan Diri Siswa, Wali Murid Berharap Program Terus Berlanjut

    Juni 21, 2026

    Tak Lagi Sekadar Olahraga, Tenis Menjelma Jadi Gaya Hidup Modern

    Juni 21, 2026

    APBD 2027 Belum Dibahas, DPRD Samarinda Waspadai Dampak Gelombang Efisiensi Anggaran

    Juni 21, 2026

    Mayoritas Guru Sekolah Rakyat Samarinda dari Luar Kaltim, DPRD: Yang Dinilai Kualitasnya

    Juni 21, 2026
    1 2 3 … 3,160 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.