Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    Oktober 4, 2026

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Dulu Terpinggirkan, Kini Punya Kesempatan yang Sama: Setahun Perjalanan Sekolah Rakyat Samarinda
    DPRD Samarinda

    Dulu Terpinggirkan, Kini Punya Kesempatan yang Sama: Setahun Perjalanan Sekolah Rakyat Samarinda

    AminahBy AminahJuni 20, 2026Updated:Juli 5, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Peserta didik Sekolah Rakyat Samarinda 24 menampilkan kemampuan mereka dalam kegiatan Open House, Sabtu, 20/6/2026. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Jelang Satu tahun berjalan Sekolah Rakyat (SRT 24) Samarinda mulai mengikis sekat sosial yang selama ini memisahkan anak-anak marginal dengan fasilitas pendidikan berkualitas.

    Melalui sistem asrama penuh, sekolah ini berupaya mencetak generasi yang mandiri dan siap bersaing, sekaligus menjadi jaring pengaman sosial bagi keluarga miskin ekstrem di ibu kota Kaltim.

    Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah mengatakan, perkembangan karakter dan mentalitas anak didik dalam setahun terakhir merupakan pembuktian dari tema Cerdas Bersama, Tumbuh Setara.

    “Sekarang adik-adik sekolah rakyat juga melaksanakan open house. Berarti sesuai temanya, tumbuh setara. Jadi adik-adik sudah tumbuh setara dengan pejabat-pejabat yang katanya pernah melaksanakan open house. Ini bentuk dari kesetaraan kita bersama,” ujar Helmi dalam Open House SRT 24 di Aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kaltim, Sabtu, 20 Juni 2026.

    Helmi membeberkan bahwa gagasan sekolah rakyat dan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang kini berjalan masif di daerah, berakar dari komitmen ideologis Presiden Prabowo Subianto.

    Ia menceritakan kilas balik saat Prabowo bertugas di Timor Leste dan menemukan seorang anak bernama Eliana yang telantar karena kemiskinan, sementara sang ayah lumpuh. Eliana kemudian diangkat anak, disekolahkan, dan kini berhasil menjadi Staf Ahli Presiden.

    Doktrin ini yang kemudian direplikasi ke daerah, termasuk kewajiban bagi legislator untuk menjadi orang tua asuh bagi anak-anak tidak mampu.

    “Itu ceritanya kenapa Pak Prabowo mendirikan sekolah rakyat. Beliau tahu banyak anak di Indonesia yang tidak bisa sekolah, bahkan jangankan sekolah, makan pun tidak,” lanjutnya.

    Meski program jaminan sosial mulai berjalan, Helmi memberikan catatan kritis mengenai realitas kemiskinan struktural yang masih bercokol di sudut-sudut Kota Samarinda.

    Ia mengungkapkan temuan memilukan saat peluncuran perdana program MBG di kawasan Sempaja beberapa waktu lalu, di mana potret kemiskinan ekstrem di depan mata justru tersingkap lewat program tersebut.

    “Kemarin waktu pertama kali MBG launching, kami diundang menyaksikan. Pada saat makan, ada tiga orang anak yang tidak makan, cuma menangis saja. Saya tanya, apakah makanan ini tidak enak? Kepala sekolahnya ngomong, bukan tidak enak, Pak. Makanan ini mau dibawa pulang, dia mau makan sama ibu dan adiknya. Bapaknya lumpuh, ibunya kerja pembantu, dan tidak pernah makan pagi. Di Samarinda ini saja masih ada yang seperti itu,” ungkap Helmi.

    Temuan itu menjadi tamparan keras sekaligus penegas bahwa kehadiran sekolah dengan fasilitas penuh seperti SRT 24 bukan lagi sekadar program pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk memotong rantai kemiskinan antargenerasi.

    Satu tahun berjalan dengan segala keterbatasan fasilitas, SRT 24 dinilai berhasil membawa perubahan struktural pada kedisiplinan dan keterampilan siswa, mulai dari penguasaan bahasa asing hingga pembentukan karakter.

    Namun, tantangan terbesar keberlanjutan program ini justru beralih ke komitmen horizontal dari orang tua murid. Helmi menyayangkan fenomena di beberapa daerah di mana orang tua menarik kembali anaknya dari asrama karena tidak tahan berpisah secara fisik.

    “Butuh perjuangan. Ibu-ibu harus rela menyerahkan kepada sekolah ini untuk anaknya di didik. Jangan tidak ikhlas, nanti kasihan anak-anaknya. Ada di daerah lain, sudah sebulan sekolah karena lama pisah ditarik kembali. Yakinlah sekolah ini pasti akan mencetak yang berkualitas,” tegas Helmi.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    AminahOktober 4, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Apa yang diminum setelah makan malam sering dianggap sepele. Padahal, pilihan minuman…

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026
    1 2 3 … 3,373 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.