Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Akhir Pekan Berakhir, Kecemasan Datang? Kenali Fenomena Sunday Blues

    Mei 31, 2026

    Dari Tanah ke Kehidupan, Seni Bertani yang Menghidupi Negeri

    Mei 31, 2026

    Muswil KKSS Kaltim Kian Sengit, Ridwan Tasa dan Muhammad Nasir Adu Kuat Rebut Dukungan BPD

    Mei 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Antrean Panjang dan BBM Langka di Samarinda : DPRD Kaltim Warning Pemerintah
    DPRD Kaltim

    Antrean Panjang dan BBM Langka di Samarinda : DPRD Kaltim Warning Pemerintah

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 13, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Samarinda kian dirundung polemik dengan langkanya pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang kini menjadi masalah akut. Anggota DPRD Kaltim Fuad Fakhruddin menyoroti peran pedagang eceran ilegal yang bak bara api dalam tumpukan jerami, memperburuk ketidakseimbangan distribusi BBM di lapangan.

    Fuad meminta pemerintah segera mengambil tindakan tegas dengan menggandeng aparat penegak hukum, agar distribusi BBM khususnya subsidi dapat kembali merata dan tepat sasaran.

    Politikus Partai Gerindra itu memaparkan bahwa regulasi untuk penyaluran BBM sejatinya sudah ada, tetapi celah dalam pelaksanaan membuka jalan bagi oknum untuk mengeruk keuntungan pribadi dengan memperjualbelikan BBM secara ilegal.

    “Sebenarnya sudah ada regulasi untuk mencegah penjualan BBM tanpa izin. Sayangnya, ada oknum yang memanfaatkan kesempatan ini untuk mencari keuntungan pribadi,” terang Fuad, menggarisbawahi bahwa praktik ilegal ini tidak bisa lagi dibiarkan.

    Fuad mengungkapkan fenomena lain yang lebih memprihatinkan adanya dugaan kolusi di SPBU. Bahkan, beberapa oknum pembeli menawarkan imbalan kepada operator SPBU untuk mendapatkan jatah BBM lebih dari batas yang telah ditetapkan. Akibatnya, antrean panjang tak terhindarkan dan ketersediaan BBM terus tergerus.

    “Inilah yang membuat stok BBM cepat habis di SPBU, mengakibatkan antrean panjang dan kelangkaan yang dirasakan oleh masyarakat luas,” tegasnya.

    Tak hanya masalah distribusi, menjamurnya pedagang eceran ilegal juga menghadirkan risiko keamanan yang besar. Fuad menyebutnya sebagai hal yang berpotensi menciptakan bencana. Pedagang eceran yang tidak memenuhi standar keamanan, seperti penyimpanan yang tak layak dan jarak yang terlalu dekat, menambah risiko kebakaran yang mengintai masyarakat sekitar.

    “Kondisi ini menjadi ancaman serius yang harus segera ditangani, karena jika dibiarkan dapat menyebabkan bencana yang tidak diinginkan,” lanjutnya, menggambarkan potensi bahaya yang ada.

    Demi menekan risiko dan menormalisasi kembali distribusi BBM, Fuad mendesak pemerintah agar lebih ketat mengawasi penjualan BBM eceran ilegal. Evaluasi menyeluruh dan penegakan aturan perlu digencarkan agar keamanan dan kelancaran distribusi BBM kembali terjamin.

    “Kami mendorong pemerintah untuk lebih tegas dalam menindak pedagang BBM eceran yang tidak mengikuti standar keamanan, demi melindungi keselamatan warga,” tutup Fuad.

    Dengan desakan yang kian kuat dari DPRD Kaltim, masyarakat berharap distribusi BBM di Samarinda segera membaik, tidak lagi hanya menjadi ‘ladang api’ bagi mereka yang mencari keuntungan pribadi, melainkan kembali menjadi sumber energi yang aman dan merata.

    BBM DPRD Kaltim Fuad Fakhruddin Pemkot Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Dari Tanah ke Kehidupan, Seni Bertani yang Menghidupi Negeri

    Mei 31, 2026

    Kursi Sekwan Kaltim Belum Bertuan, DPRD Masih Tunggu Usulan Nama dari Gubernur

    Mei 26, 2026

    Wagub Kaltim Diseret dalam Isu Aksi Demonstrasi, Gerindra Imbau Publik Tidak Terprovokasi

    Mei 26, 2026

    Polemik Grup Chat DPRD Kaltim Masuk Ranah Etik, BK Siapkan Pemanggilan dan Mediasi

    Mei 26, 2026

    Lahan Sawit 2 Hektare Hancur Diterjang Lumpur, Warga Tolak Tawaran Ganti Rugi Rp70 Juta dari Perusahaan

    Mei 26, 2026

    Sawit Warga Loa Janan Rusak Diterjang Lumpur, Tiga Perusahaan Tambang Didesak Bertanggung Jawab

    Mei 26, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Akhir Pekan Berakhir, Kecemasan Datang? Kenali Fenomena Sunday Blues

    R’syaMei 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Akhir pekan menjadi waktu yang sangat disukai banyak orang karena setelah penat…

    Dari Tanah ke Kehidupan, Seni Bertani yang Menghidupi Negeri

    Mei 31, 2026

    Muswil KKSS Kaltim Kian Sengit, Ridwan Tasa dan Muhammad Nasir Adu Kuat Rebut Dukungan BPD

    Mei 31, 2026

    Telur Rebus Jadi Mulus dan Tidak Retak, Cukup Tambahkan Satu Sendok Bumbu Ini

    Mei 31, 2026

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    Mei 30, 2026
    1 2 3 … 3,112 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.