Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Anhar Desak Tes Urine Pelajar Samarinda Digelar Berkala, Bahkan Setiap Bulan
    DPRD Samarinda

    Anhar Desak Tes Urine Pelajar Samarinda Digelar Berkala, Bahkan Setiap Bulan

    Andika SaputraBy Andika SaputraAgustus 19, 2026Updated:Agustus 19, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ilustrasi pencegahan narkoba di lingkungan sekolah (Foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dinilai perlu diperkuat melalui pemeriksaan urine secara berkala di sekolah.

    Langkah tersebut dinilai penting menyusul ditemukannya belasan pelajar di salah satu SMP negeri di Samarinda yang dinyatakan positif narkoba.

    Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Anhar mengatakan, pemeriksaan urine dapat menjadi bagian dari deteksi dini sekaligus langkah pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan.

    Menurutnya, ancaman narkoba saat ini telah menyentuh berbagai kelompok masyarakat, sehingga lingkungan sekolah juga perlu mendapatkan perhatian serius.

    “Jangankan anak-anak, pejabat dan publik figur saja banyak yang terjerat. Jadi penanganannya harus serius,” ujar Anhar, Selasa, 18 Agustus 2026.

    Ia mengusulkan pemeriksaan urine dilakukan secara rutin. Bahkan, apabila memungkinkan dari sisi anggaran dan teknis pelaksanaan, tes tersebut dapat dilakukan setiap bulan.

    “Kalau memang memungkinkan, tes urine dilakukan setiap bulan. Ini salah satu langkah pencegahan,” katanya.

    Namun Anhar menyadari pelaksanaan pemeriksaan secara berkala membutuhkan dukungan anggaran, khususnya untuk proses pemeriksaan laboratorium. Karena itu, ia mendorong Pemerintah Kota Samarinda membangun kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) serta lembaga terkait.

    Selain pemeriksaan Anhar menilai pencegahan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan tes dan pemberian sanksi. Pembinaan terhadap pelajar melalui pendidikan serta pendekatan keagamaan juga perlu diperkuat.

    “Semua sektor harus terlibat. Pendekatannya juga persuasif melalui pendidikan dan pendalaman agama,” tuturnya.

    Anhar juga mengusulkan agar pemeriksaan urine dipertimbangkan dalam rangkaian proses penerimaan peserta didik baru. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi salah satu bentuk deteksi dini sebelum siswa mengikuti proses pendidikan.

    Ia menekankan siswa yang nantinya diketahui positif narkoba juga perlu mendapatkan penanganan sesuai kondisi masing-masing. Menurutnya, rehabilitasi dapat menjadi salah satu pilihan agar persoalan tidak berhenti pada pemberian hukuman.

    “Kalau terbukti bagaimana penanganannya? Tidak mungkin kita biarkan. Perlu dilihat apakah harus direhabilitasi atau ada penanganan lainnya,” jelasnya.

    Lebih lanjut Anhar menilai persoalan narkoba membutuhkan keterlibatan lintas sektor. Pemerintah, sekolah, BNN, orang tua, hingga masyarakat perlu memiliki peran dalam memperkuat pengawasan terhadap anak-anak dan remaja.

    Ia berharap kerja sama tersebut dapat membangun sistem pencegahan yang lebih kuat sehingga penyalahgunaan narkoba di lingkungan pelajar Samarinda dapat ditekan.

    “Maka perlu kerja sama dengan BNN dan pihak terkait lainnya,” pungkas Anhar.

     

    Anhar DPRD Samarinda Pelajar Tes Urin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026

    DPRD Samarinda Belum Terima Update Progres SLF Terowongan

    Oktober 1, 2026

    Dukungan APBN 2027 untuk Transportasi Massal Samarinda Masuk Finalisasi

    Oktober 1, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026

    Gratispol Pendidikan dan Kesehatan Jadi Sorotan, Arah Pembangunan SDM Kaltim Dapat Pengakuan Nasional

    September 26, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Ratu ArifanzaOktober 3, 2026

    Insitekaltim, Kukar – Hutan kerap dipandang sebatas hamparan pepohonan yang menghijau. Padahal, keberadaannya memiliki fungsi…

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026
    1 2 3 … 3,372 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.