Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Disiplin Berlatih Berbuah Prestasi, Atlet Cilik Taekwondo Samarinda Terus Ukir Pencapaian

    Juli 3, 2026

    Anggaran Pariwisata Samarinda Mengenaskan, Komisi II DPRD Usul Pemisahan OPD

    Juli 3, 2026

    Disdikbud Samarinda Sebut 32 Siswa Aduan TRC PPA Belum Tentu Masuk SMP Negeri Dekat Rumah

    Juli 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Anggaran Pariwisata Samarinda Mengenaskan, Komisi II DPRD Usul Pemisahan OPD
    DPRD Samarinda

    Anggaran Pariwisata Samarinda Mengenaskan, Komisi II DPRD Usul Pemisahan OPD

    SittiBy SittiJuli 3, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Joha Fajal (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Anggaran sektor pariwisata di Kota Samarinda pada tahun 2026 ini tercatat sangat minim bahkan tidak menyentuh angka Rp500 juta.

    Kondisi fiskal yang kritis ini memicu desakan kuat dari parlemen, agar Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda segera dipisahkan menjadi dua instansi yang berdiri sendiri.

    Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Joha Fajal menilai sebagai ibu kota Provinsi Kaltim, Samarinda membutuhkan dinas pariwisata yang fokus melahirkan inovasi guna mendongkrak kunjungan pelancong dari luar daerah, bukan instansi yang ruang geraknya terpasung akibat keterbatasan anggaran.

    “Anggaran pariwisata kalau tidak salah tadi itu sangat kecil, tidak sampai sekitar Rp400 juta. Bagaimana pariwisata kita bisa berkembang dan bekerja dengan baik kalau kondisi anggarannya saja sekecil itu,” kritik Joha Fajal di Gedung DPRD Samarinda, Rabu, 1 Juli 2026.

    Pihaknya menganggap dalih efisiensi tidak boleh mengorbankan potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

    Menurut pemahaman legislatif, jika urusan pariwisata tetap menempel dan menjadi anak tiri di bawah bayang-bayang urusan olahraga, Samarinda akan terus kehilangan momentum emas untuk bersaing dengan daerah lain.

    “Kami memberikan masukan kepada kepala dinas agar ada pemisahan antara pariwisata dengan dinas pemuda dan olahraga. Samarinda ini butuh inovasi agar kunjungan dari luar daerah bisa masuk. Jika dinasnya tidak mandiri, fungsi itu tidak akan berjalan maksimal,” tegas Joha Fajal.

    Gagasan pemisahan ini langsung direspons oleh Kepala Disporapar Kota Samarinda Muslimin. Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan Bagian Organisasi Sekretariat Kota Samarinda untuk menyusun kajian akademis serta menelaah payung hukum terkait wacana pembentukan organisasi perangkat daerah (OPD) baru tersebut.

    Meski demikian, Muslimin mengingatkan penggabungan urusan pemuda, olahraga, dan pariwisata pada masa lalu sengaja dilakukan pemerintah daerah demi efisiensi anggaran.

    Jika hari ini kebijakan tersebut ingin dibongkar kembali, maka pemerintah harus siap menghadapi konsekuensi pembengkakan biaya operasional dan kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) baru.

    “Kami sudah menyampaikan kepada bidang organisasi untuk membuat kajian mendalam guna melihat sejauh mana aturan-aturan menyangkut pemisahan itu. Dulu penggabungan dilakukan dalam rangka efisiensi. Kalau sekarang dipisahkan, tentu harus ada SDM dan anggaran baru yang disiapkan,” kata Muslimin dalam kesempatan terpisah.

    Hingga saat ini, usulan pemisahan OPD tersebut masih tertahan di meja kajian dinas terkait dan Bagian Organisasi Pemkot Samarinda untuk menghitung kelayakan anggaran serta kesiapan personel sebelum disodorkan ke meja wali kota.

     

    Anggaran Pariwisata DPRD Samarinda Joha Fajal
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Sempat Tertunda, DPRD dan Pemkot Samarinda Kejar Target Pengesahan Raperda Kepemudaan Tahun Ini

    Juli 2, 2026

    Kuota SMP Negeri Minim, DPRD Samarinda Ambil Alih Jalur Darurat Manual dan Usut Oknum Manipulasi Koordinat

    Juli 2, 2026

    Ismail Latisi Minta Pemerintah Tak Hanya Obati HIV Tapi Cegah Kasus Baru

    Juli 2, 2026

    Rencana Konversi LPG 3 Kg ke CNG Merah Putih, Joha: Jangan Bebani Warga dengan Kesulitan Baru

    Juli 1, 2026

    Istilah Pendidikan Makin Keren tapi Masuk Sekolah Makin Susah

    Juli 1, 2026

    Ungkap 3 Temuan Krusial di BPKAD, DPRD Beberkan Utang Daerah Bengkak Rp600 Miliar

    Juli 1, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Disiplin Berlatih Berbuah Prestasi, Atlet Cilik Taekwondo Samarinda Terus Ukir Pencapaian

    R’syaJuli 3, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Latihan rutin yang dijalani atlet-atlet usia dini taekwondo di Dojang Taekwondo mulai…

    Anggaran Pariwisata Samarinda Mengenaskan, Komisi II DPRD Usul Pemisahan OPD

    Juli 3, 2026

    Disdikbud Samarinda Sebut 32 Siswa Aduan TRC PPA Belum Tentu Masuk SMP Negeri Dekat Rumah

    Juli 3, 2026

    Jelang Paripurna Hak Angket 13 Juli, Hamas Isyaratkan Ikuti Sikap Fraksi Golkar

    Juli 3, 2026

    Petani Plasma Nikmati Kenaikan hingga Harga TBS Sawit Rp3.469 per Kilogram

    Juli 3, 2026
    1 2 3 … 3,188 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.