Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Antrean SPBU Dinilai Dipicu Selisih Harga BBM, Dishub Usulkan Penataan Distribusi Pertalite

    Juli 22, 2026

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    Juli 22, 2026

    Musim Kemarau Bergeser, Kaltim Waspadai Lonjakan Karhutla hingga November

    Juli 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Ananda Emira Moeis: Pemerintah Harus Prioritaskan Distribusi Air Bersih Samarinda
    DPRD Kaltim

    Ananda Emira Moeis: Pemerintah Harus Prioritaskan Distribusi Air Bersih Samarinda

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 9, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Samarinda, kota di tepian Sungai Mahakam, tampaknya masih menghadapi ironi tersendiri. Meski air mengalir deras di bawah jembatannya, tak semua warga merasakan air bersih yang mengalir ke rumah mereka.

    Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Timur Ananda Emira Moeis mengangkat isu krusial ini dalam reses yang berlangsung Kamis (8/11/2024). Masalah distribusi air bersih, menurutnya, bukan lagi sekadar keluhan biasa, melainkan soal prioritas pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

    Dalam keterangannya, Nanda menyebutkan bahwa jaringan pipa induk sudah terpasang di banyak titik kota. Namun, pipa-pipa sekunder yang berfungsi membawa air hingga ke pemukiman belum menjangkau sejumlah wilayah, membuat banyak warga merasakan kekeringan dalam arti yang sesungguhnya.

    “Setiap kali reses, keluhan tentang sambungan air bersih selalu muncul. Pipa induk memang sudah terpasang, tetapi distribusi melalui pipa sekunder belum menjangkau banyak wilayah,” ungkap Nanda.

    Situasi ini tidak hanya memengaruhi kenyamanan, tetapi juga kesehatan dan kesejahteraan warga. Ketiadaan akses air bersih yang merata membuat sejumlah warga harus membeli air atau mengandalkan sumber air lain yang mungkin kurang higienis.

    Ketidakmerataan distribusi air bukan sekadar soal pipa, melainkan kualitas hidup. Nanda menyoroti bagaimana ketimpangan ini bisa memengaruhi kesejahteraan masyarakat. Dengan air bersih yang seharusnya mudah dijangkau, warga Samarinda dapat hidup lebih sehat dan produktif.

    “Pemerataan akses air harus menjadi prioritas pemerintah daerah. Ini soal keadilan akses yang sangat penting untuk kualitas hidup,” tegasnya.

    Untuk menjawab kebutuhan ini, Nanda berharap pemerintah daerah dapat mempercepat upaya distribusi dengan memperkuat jaringan pipa sekunder. Menurutnya, peningkatan infrastruktur ini memerlukan kerja sama antara pemerintah dan instansi terkait, dengan target yang jelas agar semua warga Samarinda dapat menikmati aliran air bersih yang merata.

    “Perbaikan ini memang tidak bisa instan, tetapi harus dijalankan agar seluruh warga bisa menikmati akses yang layak terhadap kebutuhan dasar mereka,” tambahnya.

    Mimpi akan distribusi air bersih yang merata bukan lagi harapan kosong bagi warga Samarinda. Pemerintah daerah dituntut untuk mewujudkan keadilan akses air bersih sebagai hak dasar bagi setiap warga kota ini.

    Dengan pemerataan yang terencana, masyarakat Samarinda dapat merasakan manfaat penuh dari aliran air bersih di kota ini, memastikan aliran kehidupan yang sehat dan setara di sepanjang bantaran Mahakam.

    Melalui dorongan Ananda Emira Moeis, DPRD Kalimantan Timur berkomitmen mendorong prioritas ini agar tak hanya menjadi wacana, tetapi hadir nyata di tiap sudut kota.

    Air Bersih Ananda Emira Moeis DPRD Kaltim Pemkot Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    Juli 22, 2026

    Pemda Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan, Sebagai Sumber PAD Baru

    Juli 21, 2026

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    Juli 21, 2026

    Kendaraan Mati KIR dan Pajak, Tak Bisa Beli Solar Subsidi

    Juli 21, 2026

    Pelaksanaan WFH Masih Dievaluasi, AI Deteksi Dugaan Manipulasi Presensi ASN Samarinda

    Juli 20, 2026

    Jembatan Mahakam Ulu Dikeluhkan Pengguna Jalan, DPRD Pastikan Masuk Agenda Pembahasan

    Juli 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Antrean SPBU Dinilai Dipicu Selisih Harga BBM, Dishub Usulkan Penataan Distribusi Pertalite

    Nur AjijahJuli 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Antrean kendaraan yang mengular di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)…

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    Juli 22, 2026

    Musim Kemarau Bergeser, Kaltim Waspadai Lonjakan Karhutla hingga November

    Juli 22, 2026

    Guru Kaltim Bisa Kuliah S2-S3 Tanpa Bayar UKT, Pemprov Prioritaskan Tenaga Pendidik

    Juli 22, 2026

    Rudy Mas’ud: Sengketa SMAN 10 Usai, Kini Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan

    Juli 22, 2026
    1 2 3 … 3,231 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.