Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    KONI Kaltim Kejar Tambahan Rp5 Miliar agar 64 Cabor Tetap Tampil di Porprov VIII Paser

    Agustus 17, 2026

    Menukar Lelah dengan Sunrise dan Sunset di Puncak Bukit Biru Tenggarong

    Agustus 17, 2026

    Andi Harun Minta Penanganan Kabut Asap Kaltim Dilakukan Bersama Lintas Daerah

    Agustus 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Ananda Dukung Fraksi DPRD Kaltim Tolak Pemangkasan Dana Bagi Hasil dari Pemerintah Pusat
    DPRD Kaltim

    Ananda Dukung Fraksi DPRD Kaltim Tolak Pemangkasan Dana Bagi Hasil dari Pemerintah Pusat

    GilangBy GilangNovember 12, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kaltim, Ananda Emira Moeis
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Ananda Emira Moeis mendukung Fraksi DPRD Kaltim yang menolak kebijakan pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) oleh pemerintah pusat.

    Ia mengatakan, langkah yang dilakukan Fraksi DPRD Kaltim merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian bersama untuk menjaga hak-hak daerah, khususnya Benua Etam sebagai salah satu daerah penghasil sumber daya alam (SDA) terbesar di Indonesia.

    Menurutnya, Fraksi DPRD Kaltim merupakan wadah yang menghimpun berbagai elemen masyarakat dengan satu tujuan yang sama yakni memperjuangkan keadilan fiskal antara pusat dan daerah.

    “Fraksi DPRD Kaltim ini adalah gabungan dari banyak ormas, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda yang bersatu untuk menolak pemangkasan dana bagi hasil,” ungkapnya.

    Sikap Fraksi DPRD Kaltim ini merupakan respons atas rencana kebijakan pemerintah pusat yang dianggap berpotensi merugikan daerah.

    “Penolakan ini bentuk komitmen untuk melindungi kepentingan masyarakat Kaltim, agar pembangunan di daerah tidak terhambat akibat berkurangnya dana transfer pusat,” jelasnya.

    Ia menjelaskan, DBH memiliki peran penting dalam mendukung berbagai sektor pembangunan.mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

    Karena itu, dengan pemangkasan terhadap DBH akan berdampak luas tidak hanya terhadap pembangunan fisik, tetapi juga terhadap stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

    “Fraksi DPRD Kaltim berusaha agar Kaltim mendapatkan hak-haknya sesuai dengan undang-undang dalam hal DBH, karena kalau dipotong yang terdampak banyak. Bukan hanya dari sisi pembangunannya, sisi ekonomi juga terdampak,” terangnya.

    Pihaknya pun akan terus mendukung langkah Fraksi DPRD Kaltim dalam memperjuangkan hal tersebut di tingkat nasional.

    Koordinasi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim akan dilakukan secara intens, agar suara masyarakat Kaltim benar-benar tersampaikan dan menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

    “DPRD Provinsi mendukung apa yang menjadi niat dari rekan-rekan Fraksi DPRD Kaltim dan kita akan berkoordinasi dengan gubernur yang nantinya apa yang diusulkan oleh rekan-rekan bisa kita dorong ke pemerintah pusat,” tuturnya

    Ia pun berharap perjuangan kolektif itu dapat menghasilkan keputusan yang berpihak kepada daerah.

    Sebab, Kaltim dengan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, dinilai pantas mendapatkan alokasi dana yang adil dan proporsional sebagai bentuk pengakuan terhadap perannya dalam pembangunan negara.

    “Langkah DPRD bersama Fraksi Kaltim ini juga diharapkan menjadi momentum memperkuat posisi tawar daerah penghasil terhadap kebijakan fiskal nasional, sehingga pembangunan di Kaltim dapat berjalan lebih cepat, berkeadilan, dan berkelanjutan,” pungkasnya

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Gilang

    Related Posts

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    KONI Kaltim Kejar Tambahan Rp5 Miliar agar 64 Cabor Tetap Tampil di Porprov VIII Paser

    R’syaAgustus 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur (Kaltim) masih mengupayakan tambahan anggaran…

    Menukar Lelah dengan Sunrise dan Sunset di Puncak Bukit Biru Tenggarong

    Agustus 17, 2026

    Andi Harun Minta Penanganan Kabut Asap Kaltim Dilakukan Bersama Lintas Daerah

    Agustus 17, 2026

    Dua Prodi IKIP PGRI Kaltim Masih Buka Pendaftaran hingga September, Ada Gratispol

    Agustus 17, 2026

    Menuju Generasi Emas, IKIP PGRI Kaltim Bekali Mahasiswa dengan Beragam Wawasan

    Agustus 17, 2026
    1 2 3 … 3,281 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.