Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Juni 23, 2026

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Alamak, Bangunan Warung Bucu Bernuansa Bali Terbuat dari Limbah Industri
    Daerah

    Alamak, Bangunan Warung Bucu Bernuansa Bali Terbuat dari Limbah Industri

    SeliBy SeliSeptember 17, 2021Updated:September 17, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Warung Bucu yang terletak di Jalan Cut Nyak Dien No.108, Bontang Kuala, Bontang Utara, Kota Bontang.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Warung Bucu tempat wisata kuliner bernuansa etnis Bali yang terletak di Jalan Cut Nyak Dien No.108, Bontang Kuala, Bontang Utara, Kota Bontang.

    Owner Warung Bucu Gede Astriawan saat memberikan keterangan kepada Insitekaltim.com, Jumat (17/9/2021).

    Owner Warung Bucu Gede Astriawan mengungkapkan, bangunan Warung Bucu yang didominasi oleh kayu ulin dan kayu jati tersebut berasal dari limbah industri.

    “Ini kayunya semua dari limbah. Ada yang dari palet bekas gudang pabrik, kayu sabitan ulin bekas bangun jembatan, dan lain-lain,” ungkapnya saat ditemui Insitekaltim.com, Jumat (17/9/2021).

    Meskipun bangunannya terbuat dari limbah industri, warung makan yang menyajikan berbagai menu khas Bali sebagai andalannya itu banyak peminatnya, baik dari kalangan masyarakat biasa hingga pejabat.

    “Pengunjung berasal dari berbagai kalangan, baik masyarakat biasa, jurnalis, hingga pejabat,” katanya.

    Gede menyampaikan, menu yang disajikan merupakan makanan khas Bali seperti ayam betutu, geprek ayam sambal matah, ayam suwir dan sambal matah. Selain itu juga menyediakan menu masakan khas Nusa Tenggara Barat (NTB) yakni ayam bakar taliwang dan plecing kangkung.

    “Kami juga tidak lupa menyediakan menu khas dari Kota Bontang yakni sambal gammi, ada gammi ayam dan ikan,” ucapnya.

    Di samping memanjakan lidah pengunjung, Warung Bucu juga menyediakan musik khas Bali ditambah dengan bangunan arsitektur khas Bali.

    Selain itu kata Gede, Warung Bucu menyediakan hasil kerajinan tangan, seperti celengan, kain Bali dan lain-lain. Targetnya, Warung Bucu akan didesain bernuansa Bali kombinasi Kalimantan Timur.

    Dia juga berharap ada perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terhadap penggiat pariwisata serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar bisa lebih maju dan berinovasi.

    Gede mengemukakan, selama pandemi Covid-19 merasakan penurunan omset. Namun saat Pemkot Bontang sudah memperbolehkan konsumen makan di tempat, kini perlahan-lahan omset kembali normal.

    “Agar perekonomian bisa pulih, jangan sampai warung makan ditutup semua dan tidak diperbolehkan makan di tempat,” pintanya.

    Sekadar informasi bahwa Warung Bucu buka setiap hari mulai pukul 10.00 Wita hingga 20.00 Wita. Menerima makan di tempat dengan kapasitas terbatas dan delivery order melalui kurir lokal atau Grabfood.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Pria di TTS Mengamuk Tikam Ibu dan Anak Hingga Tewas

    Februari 23, 2025

    ODGJ Tidur di Jalan Terlindas Motor di NTT

    Februari 23, 2025

    JMSI Go To School Dapat Dukungan Disdikbud

    Januari 25, 2025

    Hari Pertama, Pasar Ramadan Gor Segiri Kembali Jadi Magnet Pengunjung

    Maret 12, 2024

    Pertamina Luncurkan Bantuan Penanganan Karhutla Terampil di Muara Jawa

    September 22, 2023

    Kejari Kutai Timur Dukung Penuh Operasi Zebra Mahakam

    September 5, 2023
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Nur AjijahJuni 23, 2026

    Insifekaltim, Samarinda – Geliat pembangunan yang semakin masif, termasuk dampak kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).…

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026
    1 2 3 … 3,166 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.