Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026

    Efisiensi Anggaran Hambat Program Keluarga Berkualitas, DPPKB Samarinda Ajukan Tambahan Dana

    Juli 14, 2026

    Empat Final Ideal Piala Dunia 2026: Ada Ulangan Qatar 2022 hingga Duel Messi-Yamal

    Juli 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Akses Medan Berat, 30 Kampung di Mahulu Belum Terjangkau Internet Gratis Pemprov Kaltim
    Diskominfo Kaltim

    Akses Medan Berat, 30 Kampung di Mahulu Belum Terjangkau Internet Gratis Pemprov Kaltim

    GilangBy GilangNovember 26, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Biro Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim, Dasmiyah
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus mendorong pemerataan akses internet melalui Program Gratispol Internet Gratis yang menyasar 841 desa dan kampung. Namun, realisasi program tersebut masih menghadapi kendala di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

    Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Biro Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim, Dasmiyah mengungkapkan, hingga saat ini masih terdapat 30 kampung di Mahulu yang belum terjangkau layanan internet gratis.

    “Di Mahulu itu masih ada 30 kampung yang belum masuk dalam program dari total 841 desa yang menjadi sasaran internet gratis,” ungkapnya Rabu, 26 November 2025.

    Ia menjelaskan, kendala utama terletak pada faktor geografis dan kondisi alam Mahulu yang tergolong ekstrem. Medan yang sulit, akses transportasi terbatas, serta minimnya infrastruktur dasar membuat proses pembangunan jaringan internet berjalan lebih lambat dibandingkan daerah lain.

    “Yang jelas kondisi alam di Mahulu memang sangat sulit,” katanya.

    Menurut Dasmiyah, distribusi peralatan dan pemasangan jaringan di Mahulu membutuhkan waktu yang jauh lebih lama. Proses persiapan saja bisa memakan waktu hingga dua hari, sementara pemasangan memerlukan sekitar tiga hari atau lebih.

    “Di Mahulu itu bisa dua hari hanya untuk persiapan, lalu tiga hari baru pemasangan,” jelasnya.

    Bahkan, pekerjaan yang di daerah lain bisa diselesaikan dalam waktu sekitar lima hari, di Mahulu dapat berlangsung hingga dua sampai tiga minggu.

    “Infrastruktur yang harusnya di tempat lain hanya lima hari, di sana bisa sampai dua minggu, bahkan tiga minggu,” ucapnya.

    Meski dihadapkan pada tantangan berat, Pemprov Kaltim tetap menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan program tersebut di seluruh wilayah termasuk di Mahulu.

    “Pemerintah optimistis seluruh kampung yang belum terjangkau akan segera mendapat layanan sesuai target Program Gratispol,” tandasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Gilang

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Nur AjijahJuli 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Angka prevalensi stunting di Kota Samarinda terus menunjukkan tren penurunan, dari 20…

    Efisiensi Anggaran Hambat Program Keluarga Berkualitas, DPPKB Samarinda Ajukan Tambahan Dana

    Juli 14, 2026

    Empat Final Ideal Piala Dunia 2026: Ada Ulangan Qatar 2022 hingga Duel Messi-Yamal

    Juli 14, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026

    Efisiensi Anggaran Jangan Sampai Korbankan Mutu Pendidikan Kaltim

    Juli 14, 2026
    1 2 3 … 3,213 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.