Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Akmal Malik Jabarkan Perkembangan IKN Kepada CNN Indonesia
    Diskominfo Kaltim

    Akmal Malik Jabarkan Perkembangan IKN Kepada CNN Indonesia

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaNovember 24, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Jakarta – Bagian dari kegiatan kerjanya di Jakarta, Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik berkunjung ke CNN Indonesia di Kawasan Gedung Trans Media Mampang Prapatan Jakarta Selatan, Kamis (23/11/2023).

    Kedatangan Pj Gubernur Akmal Malik disambut Dirut dan Pimred CNN Indonesia Titin Rosmasari, bersama Wakil pemimpin Redaksi CNN Indonesia.com Ike Agestu, Kepala Divisi Produksi CNN Indonesia TV Dewi Artiwi, Kepala Divisi Event Niki Charles, Manager Liputan CNN ID TV Mufthi Akbar, Kepala Divisi Sales & Customer Relation Ahmad Cahyani, jajaran Redaksi CNN Indonesia TV dan Redaksi CNN Indonesia.com.

    Mendampingi Pj Gubernur Akmal Malik, Kepala Dinas Kominfo Kaltim Muhammad Faisal dan Tim Ahli Pj Gubernur Munandhir Mubarak.

    “Maaf agak terlambat ni. Tadi saya acara di DPR RI terkait IKN (Ibu Kota Nusantara). Jadi mohon maaf agak telat,” ucap Akmal kepada tuan rumah, jajaran CNN Indonesia.

    Di hadapan para awak CNN Indonesia, Akmal menceritakan sedikit agak runut terkait perkembangan IKN dan Kaltim sebagai mitra strategisnya.

    Selain pembangunan IKN yang terus berjalan karena mendapat dukungan penuh pemerintah dan masyarakat Kaltim, ternyata masih ada masalah krusial yang harus segera diselesaikan daerah lokasi dibangun IKN.

    Khususnya Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dimana sebut Akmal ada empat kecamatan, yakni Sepaku, Penajam, Waru dan Babulu.

    Namun khusus Kecamatan Sepaku ada 15 desa telah masuk kawasan IKN, yang berarti bukan wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara lagi, sebab wilayah administrasi dikelola Otorita IKN.

    Termasuk desa-desa yang berada di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, juga masuk ke dalam kawasan IKN, serta satu kelurahan Kota Balikpapan, yang berarti bukan wilayah Kalimantan Timur lagi.

    “Kami mendorong kabupaten dan kota yang bersentuhan langsung dengan IKN, agar segera merevisi tata ruang wilayahnya,” jelasnya.

    Menurut Akmal, meski berbeda tata kelola administrasi, namun secara sosial Kaltim pasti masih terhubung erat dengan IKN.

    Akmal mengaku kabupaten yang paling banyak diambil lahan atau kawasannya adalah Penajam Paser Utara, bahkan kawasan peruntukkan perdagangan dan jasa hanya seluas 3,3 persen.

    “Kalau hanya seluas 3,3 persen, mana bisa PPU mendongkrak perekonomiannya dan investor pasti tidak mau masuk sebab terkendala RTRW. Ini yang harus segera dituntaskan,” tegasnya.

    Karenanya, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri ini pun mendorong Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara merevisi tata ruang dan minimal 30 persen kawasannya untuk kegiatan jasa dan perdagangan (ekonomi).

    “Sebab teori ekonomi untuk mendongkrak pertumbuhan daerah hanya sektor jasa, perdagangan dan pemukiman. Itu sebabnya, saya minta Pemkab PPU agar segera merevisi RTRW-nya, sehingga tumbuh kawasan-kawasan satelit di sekitar IKN,” pungkasnya.

    Akmal Malik CNN Indonesia IKN Muhammad Faisal
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Mahakam Mask Carnival Jadi Ruang Belajar Seni dan Budaya Nusantara

    September 28, 2026

    IKN Dikebut Menuju Ibu Kota Politik 2028, Otorita Evaluasi Seluruh Proyek Strategis

    Juli 18, 2026

    Simpang Siur Kehadiran Presiden di IKN, Ini Respons Ketua Gerindra Samarinda

    Juli 17, 2026

    Kebutuhan Pangan Kawasan Penyangga IKN, Masih Bergantung pada Pasokan dari Luar Daerah

    Juli 16, 2026

    Pemprov Kaltim Dukung Pengembangan Bukit Steling Lewat Event Wisata

    Juli 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    AminahOktober 2, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polemik setelah pemilihan rektor Universitas Mulawarman (Unmul) periode 2026–2030 belum sepenuhnya berakhir.…

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026

    Inflasi Kaltim Tembus 3,98 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Beban Terbesar

    Oktober 2, 2026

    DPRD Samarinda Belum Terima Update Progres SLF Terowongan

    Oktober 1, 2026
    1 2 3 … 3,372 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.