Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026

    Pelaksanaan WFH Masih Dievaluasi, AI Deteksi Dugaan Manipulasi Presensi ASN Samarinda

    Juli 20, 2026

    Matangkan Persiapan Porprov, KONI Samarinda Butuh Anggaran Tembus Rp10 Miliar

    Juli 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Air Putih Bukan Sekedar Pelepas Dahaga tapi Sangat Penting bagi Tubuh
    Kesehatan

    Air Putih Bukan Sekedar Pelepas Dahaga tapi Sangat Penting bagi Tubuh

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuli 19, 2026Updated:Juli 19, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Manfaat minum air putih bagi kesehatan tubuh (Foto by AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Rendahnya kesadaran mengonsumsi air putih serta tingginya konsumsi makanan dan minuman manis, berdampak negatif terhadap kesehatan anak.

    Belakangan ini, berbagai masalah kesehatan semakin banyak ditemukan pada usia muda, bahkan anak-anak. Ini disebabkan pola hidup yang kurang sehat. Kondisi tersebut dikaitkan dengan meningkatnya risiko berbagai penyakit, termasuk diabetes dan gangguan ginjal.

    Dalam sejumlah kasus, penyakit ginjal kronis bahkan dapat membuat penderitanya harus menjalani cuci darah.

    Dokter sekaligus edukator kesehatan, Dokter Tirta melalui kanal Youtube @TirtaPengPengPeng yang dikutip Minggu, 19 Juli 2026, mengingatkan, air putih bukan sekadar minuman untuk menghilangkan dahaga. Melainkan komponen penting, yang menjaga seluruh sistem tubuh tetap bekerja dengan baik.

    Air Putih Menopang Fungsi Tubuh

    Sebagian besar tubuh manusia terdiri atas air. Cairan ini berperan dalam berbagai proses penting. Mulai dari peredaran darah, pencernaan, hingga sistem ekskresi atau pembuangan zat sisa.

    Salah satu cara sederhana, untuk mengetahui kondisi cairan tubuh adalah melalui warna urine. Urine yang berwarna kuning pekat, dapat menjadi tanda tubuh mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi.

    Jika kondisi ini semakin parah, seseorang berisiko mengalami syok hipovolemik, yaitu kondisi ketika volume cairan dalam tubuh menurun drastis. Sehingga, mengganggu fungsi organ.

    Kurang Minum Air Putih, Bisa Mengganggu Kinerja Jantung dan Otak

    Air juga berperan menjaga volume darah agar tetap optimal. Ketika tubuh kekurangan cairan, darah menjadi lebih sulit mengalir secara efektif ke seluruh tubuh, termasuk ke otak.

    Akibatnya, seseorang dapat merasa lemas, mudah mengantuk, sulit berkonsentrasi, bahkan berisiko pingsan akibat tekanan darah yang menurun.

    Selain itu, keseimbangan cairan tubuh sangat berpengaruh terhadap kerja jantung dan otak.

    Itulah sebabnya, kekurangan air putih sering kali membuat tubuh terasa tidak bertenaga meskipun tidak melakukan aktivitas berat.

    Minum air putih saat bangun tidur, menjadi kebiasaan sederhana yang bermanfaat.

    Banyak orang langsung menyikat gigi, setelah bangun tidur. Namun ada satu kebiasaan yang tak kalah penting, yakni minum air putih terlebih dahulu.

    Selama tidur, tubuh tetap melakukan proses metabolisme yang menyebabkan cairan berkurang, terlebih jika seseorang sempat buang air kecil pada malam hari.

    Minum air putih setelah bangun tidur, membantu menggantikan cairan yang hilang sehingga tubuh kembali terhidrasi sebelum memulai aktivitas.

    Selain cukup minum, kebiasaan menahan buang air kecil juga perlu dihindari. Menurut penjelasan Dokter Tirta, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih.

    Tak hanya itu, kristal yang terdapat di ginjal maupun kandung kemih dapat lebih mudah mengendap apabila tidak segera dikeluarkan melalui urine. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal.

    Terlalu Banyak Air Putih Juga Tidak Baik

    Meski penting, bukan berarti air putih harus dikonsumsi secara berlebihan. Asupan cairan yang terlalu banyak juga dapat membebani kerja jantung dan mengganggu keseimbangan elektrolit tubuh.

    Karena itu, kebutuhan air setiap orang tidak selalu sama. Jumlah cairan yang diperlukan dipengaruhi oleh berat badan, aktivitas fisik, kondisi kesehatan, hingga lingkungan tempat beraktivitas.

    Sebagai panduan sederhana, kebutuhan air harian dapat dihitung menggunakan rumus sekitar 30 mililiter dikalikan berat badan (kg). Misalnya, seseorang dengan berat badan 60 kilogram membutuhkan sekitar 1,8 liter air per hari. Namun, kebutuhan tersebut bisa meningkat jika banyak berkeringat, berolahraga, atau berada di lingkungan yang panas.

    Untuk itu disarakan, jadikan air putih sebagai pilihan utama.

    Di tengah maraknya konsumsi minuman manis, membiasakan diri memilih air putih merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan.

    Menjaga tubuh tetap terhidrasi tidak hanya membantu organ bekerja secara optimal, tetapi juga menjadi salah satu investasi terbaik untuk menjaga kesehatan dalam jangka panjang.

     

    Air Putih Dokter Tirta Kesehatan Konsumsi Air Putih lifestyle
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    BKKBN Kaltim Perkuat Intervensi Non-Nutrisi untuk Tekan Stunting

    Juli 20, 2026

    Antisipasi Percepat Penyelesaian KRIS, Gedung Pandurata Disiapkan Jadi Penopang

    Juli 20, 2026

    Alkes Belum Lengkap, Gedung Pandurata AWS Belum Bisa Layani Pasien

    Juli 20, 2026

    Digital Detox, Benarkah Baik untuk Kesehatan Mental?

    Juli 19, 2026

    Intensitas Skrining HIV Mampu Jaring Penderita Risiko Tinggi

    Juli 18, 2026

    Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Terhenti, Pemkot Samarinda Cari Solusi Atasi Hambatan Anggaran

    Juli 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    R’syaJuli 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah Samarinda Bambang Styawan mengungkapkan sedikitnya 150…

    Pelaksanaan WFH Masih Dievaluasi, AI Deteksi Dugaan Manipulasi Presensi ASN Samarinda

    Juli 20, 2026

    Matangkan Persiapan Porprov, KONI Samarinda Butuh Anggaran Tembus Rp10 Miliar

    Juli 20, 2026

    Jembatan Mahakam Ulu Dikeluhkan Pengguna Jalan, DPRD Pastikan Masuk Agenda Pembahasan

    Juli 20, 2026

    BKKBN Kaltim Perkuat Intervensi Non-Nutrisi untuk Tekan Stunting

    Juli 20, 2026
    1 2 3 … 3,227 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.