Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Weekend Sendiri, Kenapa Tidak?
    Lifestyle

    Weekend Sendiri, Kenapa Tidak?

    R’syaBy R’syaSeptember 5, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Akhir pekan tak selalu harus ramai, membaca buku sambil menikmati minuman di kafe bisa menjadi cara sederhana menikmati waktu sendiri (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Akhir pekan tak selalu harus diisi dengan agenda bersama teman. Bagi sebagian anak muda, Sabtu dan Minggu justru menjadi waktu untuk menikmati aktivitas sendiri, mulai dari ngopi, berburu makanan, hingga sekadar keluar rumah mencari suasana berbeda.

    Kebiasaan menghabiskan waktu seorang diri perlahan menjadi pilihan yang semakin biasa. Tidak harus ada teman yang bisa diajak pergi atau jadwal yang perlu disesuaikan. Selama ingin keluar dan melakukan sesuatu, aktivitas tersebut tetap bisa dinikmati sendiri.

    Salah satu pilihan yang sederhana adalah menghabiskan waktu di kafe. Dengan secangkir minuman, seseorang bisa duduk santai sambil mendengarkan musik, membuka media sosial, membaca, mengerjakan tugas, atau menyelesaikan pekerjaan.

    Suasana kafe yang ramai juga membuat aktivitas sendirian tidak selalu terasa sepi. Ada orang-orang lain di sekitar, tetapi tidak ada kewajiban untuk ikut dalam percakapan atau mengikuti agenda siapa pun.

    Bagi yang tidak ingin menghabiskan waktu di kafe, akhir pekan juga bisa diisi dengan aktivitas sederhana lainnya. Jalan-jalan, mencari makanan yang sedang ingin dicoba, berbelanja kebutuhan pribadi atau sekadar berkendara tanpa agenda khusus bisa menjadi cara untuk melepas penat.

    Makan sendiri juga bukan lagi sesuatu yang harus dianggap aneh. Begitu pula ketika seseorang datang ke tempat nongkrong tanpa ditemani. Aktivitas tersebut bisa dilakukan karena memang ingin menikmati waktu sendiri, bukan karena tidak memiliki teman.

    Ada pula yang memilih menjadikan akhir pekan sebagai waktu untuk beristirahat di rumah. Menonton film, bermain gim, membaca, mendengarkan musik hingga membereskan kamar bisa menjadi kegiatan sederhana untuk mengisi waktu luang.

    Pilihan tersebut memberikan satu hal yang sulit didapat ketika menjalani agenda bersama orang lain, yakni kebebasan menentukan semuanya sendiri. Mulai dari kapan ingin keluar, berapa lama ingin berada di suatu tempat hingga kapan harus pulang.

    Namun, menikmati waktu sendiri bukan berarti meninggalkan kehidupan sosial. Berkumpul dengan teman tetap menjadi bagian dari akhir pekan. Hanya saja, kebersamaan bukan satu-satunya cara untuk menikmati waktu luang.

    Setelah menjalani rutinitas kuliah, pekerjaan dan berbagai aktivitas sepanjang pekan, sebagian anak muda memilih memberikan ruang untuk dirinya sendiri ketika akhir pekan tiba.

    Weekend pun tidak harus selalu ramai. Kadang, secangkir minuman, makanan favorit, playlist kesukaan dan waktu tanpa tuntutan dari siapa pun sudah cukup untuk membuat hari libur terasa menyenangkan.

    Sebab, menghabiskan waktu sendirian tidak selalu berarti kesepian. Bisa jadi, seseorang hanya sedang menikmati kebebasan untuk menentukan bagaimana ia ingin menghabiskan waktunya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    Oktober 4, 2026

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026

    Mahakam Mask Carnival Jadi Ruang Belajar Seni dan Budaya Nusantara

    September 28, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    AminahOktober 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) membuka peluang mengusulkan status bencana nasional…

    Pemkot Samarinda Cari Dana Provinsi dan Pusat untuk Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

    Oktober 14, 2026

    Jaga Struktur Jembatan Mahkota II, Pemkot Samarinda Tegaskan Fungsi Portal Pembatas Ketinggian

    Oktober 14, 2026

    Penerimaan Retribusi Samarinda Belum Capai 40 Persen, Bapenda Petakan Potensi Pendapatan

    Oktober 14, 2026

    Perluas Jaminan BPJS Ketenagakerjaan, Pemkot Samarinda Bidik Dukungan CSR Perusahaan

    Oktober 14, 2026
    1 2 3 … 3,383 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.