Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    KONI Kaltim Kejar Tambahan Rp5 Miliar agar 64 Cabor Tetap Tampil di Porprov VIII Paser

    Agustus 17, 2026

    Menukar Lelah dengan Sunrise dan Sunset di Puncak Bukit Biru Tenggarong

    Agustus 17, 2026

    Andi Harun Minta Penanganan Kabut Asap Kaltim Dilakukan Bersama Lintas Daerah

    Agustus 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Abdunnur, Kalau Bukan Kita yang Merawat, Siapa Lagi?
    Kaltim

    Abdunnur, Kalau Bukan Kita yang Merawat, Siapa Lagi?

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaFebruari 14, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu: Ketua Umum DPP Pusaka, Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur saat menyampaikan sambutan (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Umum DPP Pusaka Abdunnur menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam merawat warisan budaya Kalimantan Timur (Kaltim) pada Seminar Budaya Warisan Budaya Kalimantan Timur: Pelestarian, Tantangan dan Regenerasi yang digelar di Ruang Mancong, Hotel Mesra Jalan Pahlawan, Sabtu, 14 Februari 2026.

    Dalam sambutannya, Abdunnur menyampaikan bahwa Pusaka atau Persekutuan Suku Asli Kalimantan (Pusaka) Kaltim hadir sebagai wadah pemersatu dalam menjaga identitas dan jati diri budaya daerah.

    “Kalau bukan kita yang merawat, siapa lagi?” tegasnya di hadapan peserta seminar.

    Ia menekankan menjaga bumi berarti membangun peradaban, dan merawat budaya sama halnya dengan mengembangkan peradaban itu sendiri sebagai bagian dari sistem pembangunan bangsa.

    Menurutnya, budaya tidak boleh dipandang sebagai pelengkap, melainkan fondasi dalam membentuk karakter dan arah pembangunan.

    Abdunnur juga menyinggung perubahan zaman yang berdampak pada pergeseran nilai di kalangan generasi muda. Jika dahulu masyarakat menjadi pelaku budaya dalam keseharian, kini anak-anak muda dinilai semakin banyak terpengaruh budaya luar hingga perlahan melupakan akar budayanya sendiri.

    Ia mengapresiasi kehadiran mahasiswa dalam seminar tersebut. Menurutnya, generasi muda khususnya Gen Z, memiliki peran sebagai agent of change yang mampu mengimbangi derasnya arus informasi dan budaya global.

    “Gen Z inilah yang bisa meng-counter dahsyatnya informasi dan budaya luar. Kalau yang lama tidak dijaga, akan hilang,” ujarnya.

    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan-kegiatan kebudayaan seperti seminar ini harus mendapat dukungan luas agar berjalan konsisten. Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah, termasuk dalam mendorong media untuk menyebarluaskan informasi terkait pelestarian budaya.

    “Ini menjadi komitmen kita bersama, dan Pusaka sebagai wadahnya. Mari saling menguatkan, bersama-sama pemerintah, untuk mempertahankan budaya kita,” pungkasnya.

    Sementara itu, Ketua Harian DPP Pusaka sekaligus ketua panitia Asia Muhiddin menyampaikan, seminar ini lahir dari rasa keprihatinan terhadap kondisi generasi saat ini yang dinilai semakin tidak mengenal budayanya sendiri.

    “Seiring berjalannya waktu generasi sekarang tidak tahu, tidak melihat, dan tidak mengenal budayanya sendiri,” terangnya.

    Meski demikian, ia menegaskan pelestarian budaya bukan berarti menolak modernisasi atau ingin memutar kembali masa lalu. Namun, masyarakat tidak boleh berdiam diri ketika modernisasi perlahan menggerus budaya lokal.

    “Bukan berarti kita ingin memutar jarum jam ke belakang. Tapi apakah kita harus berdiam diri saat modern menggerus budaya kita?” katanya.

    Asia juga menilai bahwa budaya memiliki potensi strategis apabila dikelola dengan baik. Selain tetap terjaga, budaya juga dapat menjadi daya tarik wisata yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.

    “Jika budaya bisa dikelola dengan baik, maka bisa menarik wisatawan dan budaya tetap dipertahankan,” jelasnya.

    Ia berharap seminar ini menjadi langkah awal untuk agenda-agenda kebudayaan berikutnya yang lebih berkelanjutan.

    “Yang paling penting adalah bagaimana menapakkan tangga hari ini untuk langkah-langkah seminar lainnya ke depan,” tutupnya.

     

    Abdunnur Budaya Kaltim Persekutuan Suku Asli Kalimantan (Pusaka)
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Impian Sejak SMP Terwujud, Beatrice Limbong Jadi Pembawa Baki HUT ke-81 RI di Kaltim

    Agustus 17, 2026

    BMKG Catat 78 Titik Panas di Kaltim, Puncak Kemarau Diprediksi Terjadi Agustus

    Juli 19, 2026

    Kaltim Bidik Pertahankan Juara Umum MTQN, LPTQ Tekankan Pembinaan Berbasis Pengabdian

    Juli 14, 2026

    Produksi Ikan Kaltim Meningkat, DKP Pastikan Pasok Bahan Baku MBG Aman

    Juli 13, 2026

    PT PSB Hanya Kirim Kuasa Hukum, Komisi IV DPRD Kaltim Tunda Pembahasan Hasil Supervisi

    Juni 29, 2026

    Supervisi DPRD Kaltim Temukan Dugaan Pengelolaan Limbah PT PSB Tak Sesuai Dokumen Lingkungan

    Juni 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    KONI Kaltim Kejar Tambahan Rp5 Miliar agar 64 Cabor Tetap Tampil di Porprov VIII Paser

    R’syaAgustus 17, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur (Kaltim) masih mengupayakan tambahan anggaran…

    Menukar Lelah dengan Sunrise dan Sunset di Puncak Bukit Biru Tenggarong

    Agustus 17, 2026

    Andi Harun Minta Penanganan Kabut Asap Kaltim Dilakukan Bersama Lintas Daerah

    Agustus 17, 2026

    Dua Prodi IKIP PGRI Kaltim Masih Buka Pendaftaran hingga September, Ada Gratispol

    Agustus 17, 2026

    Menuju Generasi Emas, IKIP PGRI Kaltim Bekali Mahasiswa dengan Beragam Wawasan

    Agustus 17, 2026
    1 2 3 … 3,281 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.