Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Empat Tersangka Pencurian Kabel Samarinda, Kerugian Pemkot Capai Rp72 Juta

    Oktober 28, 2026

    Pemkot Samarinda Tegaskan Tak Ada Pihak Ketiga dalam Pengelolaan UMKM Teras

    Oktober 28, 2026

    Tiga Sekolah Rakyat Diusulkan di Kaltim, Kepastian Pembangunan Masih Menunggu Pusat

    Oktober 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Hadapi Banjir Informasi Digital, Hetifah Minta Media Terapkan Smart Journalism
    Pemerintah

    Hadapi Banjir Informasi Digital, Hetifah Minta Media Terapkan Smart Journalism

    R’syaBy R’syaJuli 19, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian (tengah), Kepala Diskominfo Kaltim Ririn Sari Dewi (kanan), Kepala Brida Kaltim Fitriansyah (kiri) (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mendorong media untuk bertransformasi menuju smart journalism sebagai respons atas derasnya arus informasi digital yang kerap beredar tanpa sumber yang jelas.

    Menurutnya, jurnalisme harus mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas sekaligus memperkuat budaya verifikasi informasi di tengah masyarakat.

    Hetifah menilai penguatan literasi informasi tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Wartawan, media, pemerintah, hingga masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan informasi yang beredar dapat dipertanggungjawabkan.

    “Kita semua perlu memberikan edukasi dan literasi yang lebih luas agar masyarakat memiliki rasa penasaran ketika melihat informasi. Kalau ada sesuatu yang kurang pas, harus mencari sumber asalnya di mana. Sementara sekarang kita tahu sumber informasi sering tidak jelas, tetapi langsung dipercaya dan disebarkan,” ujarnya.

    Hal itu ia katakan pada kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi untuk Masyarakat bertajuk Penguatan Peran Radio dan Televisi Kaltim sebagai Media Informasi, Edukasi dan Hiburan Berkualitas di Era Digital di Hotel Mercure Samarinda, Sabtu, 18 Juli 2026.

    Ia meyakini Diskominfo tetap menjadi ujung tombak dalam membangun masyarakat yang semakin cerdas dalam memilah informasi. Namun, keberhasilan upaya tersebut membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk media.

    Lebih lanjut, Hetifah menegaskan jurnalisme juga harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pemanfaatan big data dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), kata dia, perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas kerja jurnalistik, bukan menggantikan peran jurnalis.

    “Jurnalisme juga harus menjadi smart journalism, tidak seperti jurnalisme yang konvensional lagi. Kita juga perlu menggunakan big data bahkan teknologi seperti AI, bukan sebaliknya mengandalkan AI tetapi tidak menggunakannya secara smart,” tegasnya.

    Selain menyampaikan informasi kepada publik, Hetifah menyebut media memiliki fungsi strategis sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah. Karena itu, Komisi X DPR RI terus mendorong keterlibatan pegiat media dalam menyampaikan informasi sekaligus mengawal aspirasi masyarakat.

    “Pegiat media menjadi jembatan untuk mengamplifikasi setiap informasi yang perlu diketahui masyarakat dan sebaliknya menjadi jembatan dari aspirasi maupun keluhan masyarakat agar sampai kepada para pembuat kebijakan. Di situlah peran penting media,” jelasnya.

    Sementara itu, Kepala Diskominfo Kaltim Ririn Sari Dewi mengatakan, penguatan literasi digital menjadi salah satu fokus pemerintah daerah di tengah tingginya arus informasi digital. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan sekolah tingkat SMP, SMA, hingga SMK.

    “Bagaimana masyarakat membaca sebuah informasi, bagaimana memberikan feedback, hingga memahami kaidah penyampaian informasi yang benar terus kami sosialisasikan. Kami juga mengimbau media online untuk membersamai menyampaikan informasi secara baik, tegas, dan akurat,” tuturnya.

    Ririn mengaku Diskominfo tidak antikritik. Namun, apabila terdapat pemberitaan yang dinilai tidak berimbang, pihaknya akan menggunakan mekanisme hak jawab sesuai ketentuan yang berlaku.

    Di sisi lain, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kaltim Fitriansyah berharap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk AI, dapat menjadi penguat bagi keberlangsungan media penyiaran.

    “Kami berharap pemanfaatan iptek mendukung penyiaran televisi dan radio, bukan mendisrupsi keberadaannya. Di era AI ini jangan sampai AI menggantikan fungsi televisi dan radio, tetapi justru menjadi pendukung utama untuk kemajuan penyiaran,” pungkasnya.

     

    Digitalisasi DPR RI Hetifah Sjaifudian Informasi Digital jurnalis
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Benih Tanpa Sertifikasi Terancam Tak Bisa Diedarkan di Kaltim

    Oktober 27, 2026

    BPBD Samarinda Catat 309 Kebakaran Lahan, Lima Orang Diproses Polisi

    Oktober 23, 2026

    Kaltim Raih Penghargaan TPAKD 2026, Gubernur dan Wagub Tak Hadir

    Oktober 23, 2026

    Hari Santri di Kaltim, 40 Santri Kurang Mampu Terima Santunan

    Oktober 22, 2026

    Titik Panas Karhutla Kaltim Turun dari 600 ke 300, Asap Masih Bertahan

    Oktober 21, 2026

    38 Hektare Lahan Terbakar, Disbun Kaltim Mulai Waspadai Api Merembet ke Perkebunan

    Oktober 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Empat Tersangka Pencurian Kabel Samarinda, Kerugian Pemkot Capai Rp72 Juta

    AminahOktober 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencurian dan perusakan…

    Pemkot Samarinda Tegaskan Tak Ada Pihak Ketiga dalam Pengelolaan UMKM Teras

    Oktober 28, 2026

    Tiga Sekolah Rakyat Diusulkan di Kaltim, Kepastian Pembangunan Masih Menunggu Pusat

    Oktober 28, 2026

    Kemiskinan Kaltim Masih 5,14 Persen, Angka di Desa Hampir Dua Kali Lipat Kota

    Oktober 28, 2026

    Kelurahan Bantuas Serah Terimakan Hasil Pembangunan Probebaya 2026, Dorong Manfaat bagi Warga

    Oktober 28, 2026
    1 2 3 … 3,412 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.