Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026

    Efisiensi Anggaran Hambat Program Keluarga Berkualitas, DPPKB Samarinda Ajukan Tambahan Dana

    Juli 14, 2026

    Empat Final Ideal Piala Dunia 2026: Ada Ulangan Qatar 2022 hingga Duel Messi-Yamal

    Juli 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen
    Kesehatan

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuli 14, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Samarinda, Ismid Kusasih (Insitelaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Angka prevalensi stunting di Kota Samarinda terus menunjukkan tren penurunan, dari 20 persen menjadi 17,13 persen pada 2025. Prevalensi stunting berhasil ditekan tersebut, lebih rendah dari target nasional sebesar 18 persen.

    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda Ismid Kusasih mengatakan, capaian tersebut menjadi indikator. Bahwa upaya penanganan stunting di Kota Tepian, berjalan sesuai jalur yang telah direncanakan.

    “Alhamdulillah angka stunting kita turun. Semoga, terus menurun,”ujarnya, Selasa, 14 Juli 2026.

    Ia menjelaskan, capaian tersebut berdasarkan data elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), yang digunakan sebagai acuan pemantauan kondisi stunting di daerah.

    Menurut Ismid, keberhasilan menurunkan angka stunting. Tidak hanya menjadi hasil kerja Dinas Kesehatan, tetapi merupakan buah kolaborasi lintas sektor di bawah koordinasi pemerintah daerah.

    “Penanganan stunting ini bukan hanya urusan Dinas Kesehatan. Semua perangkat daerah terlibat sesuai tugas masing-masing. Karena itu penanganannya harus dilakukan secara bersama-sama,” katanya.

    Berdasarkan data Dinkes Samarinda, tren prevalensi stunting dalam beberapa tahun terakhir terus membaik. Meski sempat mengalami fluktuasi, pada masa pandemi Covid-19.

    Pada 2020 angka stunting tercatat sebesar 24,7 persen, kemudian turun menjadi 21,6 persen pada 2021.

    Angka tersebut kembali meningkat menjadi 25,3 persen pada 2022, lalu menurun menjadi 24,4 persen pada 2023, 20,3 persen pada 2024, hingga mencapai 17,13 persen pada 2025.

    Ismid berharap, tren positif tersebut dapat terus dipertahankan melalui penguatan intervensi spesifik dan sensitif. Termasuk peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kota Samarinda.

    Dinkes Samarinda Ismid Kusasih PPGBM Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Program MBG Belum Bisa Jadi Tolok Ukur Penurunan Stunting di Samarinda

    Juli 13, 2026

    Cegah Anak Stunting, Kini Periksa Kehamilan Wajib Delapan Kali

    Juli 12, 2026

    Dinkes Kaltim Perkuat Skrining dan Pengobatan Terhadap Masyarakat yang Terpapar HIV

    Juli 11, 2026

    Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Pelayanan Kesehatan, SPM Tetap Sesuai Target

    Juli 10, 2026

    RSUD Abdul Wahab Sjahranie Bedah Fasilitas, Keluarga Pasien Hemodialisa Mulai Nikmati Ber-AC

    Juli 9, 2026

    Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, RSUD AWS Libatkan Publik Susun Standar Pelayanan

    Juli 8, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Nur AjijahJuli 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Angka prevalensi stunting di Kota Samarinda terus menunjukkan tren penurunan, dari 20…

    Efisiensi Anggaran Hambat Program Keluarga Berkualitas, DPPKB Samarinda Ajukan Tambahan Dana

    Juli 14, 2026

    Empat Final Ideal Piala Dunia 2026: Ada Ulangan Qatar 2022 hingga Duel Messi-Yamal

    Juli 14, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026

    Efisiensi Anggaran Jangan Sampai Korbankan Mutu Pendidikan Kaltim

    Juli 14, 2026
    1 2 3 … 3,213 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.