Insitekaltim, Samarinda – DPRD Kota Samarinda mendorong percepatan cakupan layanan air bersih oleh Perumdam Tirta Kencana, yang saat ini baru mencapai sekitar 84 persen.
Target 100 persen pada tahun 2029 dinilai perlu dipercepat agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, saat melakukan kunjungan lapangan bersama Pansus LKPj ke kantor Perumdam Tirta Kencana Selasa, 28 April 2026.
Menurut Ronal, percepatan perlu dilakukan mengingat masih banyak wilayah, terutama di kawasan pinggiran kota, yang belum mendapatkan layanan optimal.
“Kita tidak harus menunggu sampai 2029. Kalau bisa dipercepat ke 2027 atau lebih cepat, itu akan jauh lebih baik,” ujarnya.
Ia mencontohkan sejumlah wilayah seperti Bendang, Sambutan, hingga Samarinda Seberang yang masih membutuhkan perhatian serius dalam hal distribusi air bersih.
Bahkan, di beberapa lokasi, masyarakat masih mengandalkan sumber air alternatif. Salah satu isu yang mencuat adalah pemanfaatan bekas lubang tambang sebagai sumber air untuk pertanian dan peternakan.
DPRD menilai hal ini bisa menjadi solusi sementara, namun tetap perlu diimbangi dengan perluasan jaringan Perumdam.
“Ada aspirasi warga di Bendang terkait pemanfaatan lubang tambang sebagai sumber air. Tapi ke depan, Perumdam tetap harus hadir untuk menjangkau wilayah-wilayah tersebut,” jelasnya.
Selain perluasan jaringan, Ronal juga menekankan pentingnya menjaga kualitas air dan stabilitas distribusi.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pelayanan tidak hanya diukur dari jumlah sambungan, tetapi juga dari kelancaran aliran air ke rumah-rumah warga.
“Masih ada kasus di mana jaringan sudah ada, tapi airnya tidak mengalir dengan baik. Ini yang harus dibenahi,” katanya.
DPRD berharap Perumdam dapat segera melakukan pemetaan wilayah prioritas serta mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung.
Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Kunjungan lapangan ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi terhadap LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, di mana sektor pelayanan dasar menjadi perhatian utama.
Dengan dorongan dari DPRD, diharapkan Perumdam Tirta Kencana mampu mempercepat realisasi target layanan air bersih secara menyeluruh tanpa mengorbankan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

