Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif
    Samarinda

    4.500 Massa Diperkirakan Turun, Kesbangpol Samarinda Pastikan Kota Tetap Kondusif

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 20, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Kesbangpol Kota Samarinda, Yosua Laden saat memberikan keterangan kepada wartawan MSI Group. (Insitekaltim/ Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Menjelang rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar pada Selasa, 21 April 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memastikan berbagai langkah antisipasi telah dilakukan guna menjaga kondusivitas daerah.

    Kepala Kesbangpol Kota Samarinda Yosua Laden menyampaikan, pihaknya telah menerima informasi terkait rencana aksi yang melibatkan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) di Kota Tepian.

    Menurut Yosua, berdasarkan data yang masuk, jumlah massa yang diperkirakan akan turun mencapai sekitar 4.500 orang. Meski demikian, pihaknya berharap jumlah tersebut tidak sebanyak yang dilaporkan, mengingat aksi akan berlangsung pada hari kerja, di mana masyarakat tetap menjalankan aktivitas seperti biasa, termasuk anak-anak yang bersekolah.

    “Informasinya memang masih akan turun, dengan jumlah yang terdaftar sekitar 4.500 orang. Tapi kami berharap tidak sebanyak itu, karena ini juga hari kerja dan banyak aktivitas masyarakat yang harus tetap berjalan,” ujarnya saat ditemui di Kantor Bapperida Kota Samarinda, Senin, 20 April 2026.

    Selain itu, faktor cuaca juga menjadi perhatian. Yosua menilai kondisi cuaca panas berpotensi memicu emosi peserta aksi jika tidak diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, ia berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan menjaga situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung.

    Dalam rangka memastikan keamanan, Kesbangpol telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, ormas, serta instansi terkait lainnya. Imbauan juga telah disampaikan agar pelaksanaan aksi dapat berjalan secara tertib dan damai tanpa adanya tindakan anarkis.

    “Kami sudah berkomunikasi dengan pihak keamanan dan juga ormas, agar pelaksanaan besok bisa berjalan aman dan tertib. Kami juga menghimbau kepada aparat agar tidak terpancing dan tidak melakukan tindakan represif, karena itu bisa memicu situasi yang tidak diinginkan,” jelasnya.

    Lebih lanjut, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) turut disiagakan untuk mendukung kelancaran aksi. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Dinas Perhubungan (Dishub) telah diminta untuk standby guna mengantisipasi berbagai kemungkinan di lapangan.

    Tidak hanya itu, Kesbangpol juga menggandeng Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk turut berperan dalam menjaga situasi tetap damai. FKUB diminta menyampaikan doa di masing-masing rumah ibadah agar pelaksanaan aksi berjalan lancar dan tidak menimbulkan konflik.

    “Kami juga sudah menyampaikan kepada FKUB agar setiap agama dapat mendoakan pelaksanaan aksi besok, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan semuanya bisa berjalan dengan baik,” tutup Yosua.

    Dengan berbagai langkah yang telah dilakukan, pemerintah berharap aksi unjuk rasa dapat berlangsung damai tanpa mengganggu stabilitas dan aktivitas masyarakat di Kota Samarinda.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih mengkaji kemungkinan pembayaran insentif guru setiap bulan…

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.