Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Pengalihan 49 Ribu Peserta JKN, Dinkes Samarinda Pastikan Pelayanan Tetap Jalan
    Samarinda

    Pengalihan 49 Ribu Peserta JKN, Dinkes Samarinda Pastikan Pelayanan Tetap Jalan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 15, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dr. Ismed Kusasih saat memberikan keterangan pers.(Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Pemerintah Kota Samarinda masih menunggu keputusan Pemerintah Provinsi terkait rencana pengalihan sekitar 49 ribu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Meski demikian, Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan tanpa gangguan.

    Kepala Dinkes Kota Samarinda Ismed Kusasih mengatakan, pihaknya berpegang pada hasil komunikasi resmi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim yang telah disampaikan sebelumnya.

    “Kita tunggu saja keputusan dari provinsi. Yang jelas, dari sisi pelayanan kesehatan, kami pastikan tetap berjalan,” tegasnya di Kantor Dinkes Samarinda pada Rabu, 15 April 2026.

    Ia menjelaskan, meskipun persoalan pengalihan JKN merupakan ranah Dinas Sosial, sektor kesehatan tetap memiliki tanggung jawab dalam menjamin layanan kepada masyarakat.

    Ismed bahkan telah menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan, termasuk 26 puskesmas dan rumah sakit, untuk tetap memberikan pelayanan, khususnya bagi pasien dengan penyakit katastropik atau kronis.

    “Pasien seperti cuci darah itu tidak bisa ditunda. Jadi pelayanan harus tetap diberikan,” ujarnya.

    Sebagai langkah antisipasi, Rumah Sakit IA Moeis disiapkan sebagai buffer atau penyangga jika terjadi kendala administratif dalam proses layanan.

    Selain itu, ia juga menyebutkan rumah sakit milik provinsi tetap akan melayani pasien, meskipun skema pengalihan masih dalam pembahasan.

    Di sisi lain, RSUD IA Moeis juga tengah berproses menuju peningkatan status dari tipe C menjadi tipe B. Secara fasilitas dan kemampuan layanan, rumah sakit tersebut dinilai sudah memenuhi standar.

    “Tempat tidur sudah lebih dari 200, dan dari sisi tenaga medis juga sudah sangat memadai. Bahkan sudah mampu melakukan operasi tumor otak,” ungkapnya.

    Dengan berbagai kesiapan tersebut, Dinkes menegaskan komitmennya untuk menjaga akses layanan kesehatan tetap aman bagi masyarakat, terlepas dari dinamika kebijakan yang sedang berlangsung.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Tanggap Darurat Samarinda Diperpanjang hingga 19 Oktober, Karhutla Capai 643 Hektare

    Oktober 8, 2026

    Disnaker Samarinda Kembangkan Auto-Matching AK1 untuk Percepat Pencari Kerja Temukan Lowongan

    Oktober 7, 2026

    Dua Bulan Padamkan Karhutla, 15 Relawan Samarinda Mengeluh Sesak Napas

    Oktober 7, 2026

    Seluruh Buaya Muara di Taman Satwa Palaran Direlokasi, Kolam Kini Kosong

    Oktober 5, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih mengkaji kemungkinan pembayaran insentif guru setiap bulan…

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.